The Fed Tahan Suku Bunga, Dampak terhadap Harga Emas Global?

- Editor

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keputusan The Fed untuk menahan suku bunga cenderung mendukung kenaikan harga emas karena menurunnya daya tarik aset berbunga. Pasar melihat ini sebagai sinyal dovish yang mendorong minat terhadap aset safe haven seperti XAU/USD. Trader perlu mencermati reaksi pasar dan data ekonomi lanjutan untuk menentukan strategi emas ke depan.

Keputusan Federal Reserve (The Fed) untuk menahan suku bunga pada level saat ini membawa dampak signifikan terhadap berbagai instrumen keuangan, salah satunya adalah emas. Sebagai aset lindung nilai (safe haven), harga emas (XAU/USD) sangat sensitif terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Kenapa Keputusan Suku Bunga The Fed Berpengaruh pada Emas?

Emas tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga saat suku bunga tinggi, investor cenderung beralih ke aset berbunga seperti obligasi. Sebaliknya, ketika suku bunga ditahan atau diturunkan, daya tarik emas meningkat karena biaya peluang memegang emas menjadi lebih rendah.

Baca Juga :  Bitcoin atau Emas: Aset Mana yang Lebih Menjanjikan di Masa Depan?

Keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga bisa diartikan pasar sebagai sinyal bahwa inflasi mulai terkendali atau pertumbuhan ekonomi melambat. Kedua kondisi ini sering kali memicu permintaan emas sebagai pelindung nilai dan sarana diversifikasi risiko.

Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Dampaknya terhadap Harga Emas?

Reaksi Harga Emas Global

Setelah keputusan The Fed diumumkan, harga emas global biasanya mengalami lonjakan jangka pendek karena pasar merespons kemungkinan pelonggaran moneter di masa depan. Namun, pergerakan emas juga dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap keputusan suku bunga selanjutnya dan data ekonomi yang akan dirilis.

Trader emas perlu memperhatikan sinyal lanjutan seperti proyeksi inflasi, komentar dari pejabat The Fed, dan rilis data tenaga kerja AS. Semua ini bisa menjadi petunjuk arah pergerakan harga emas ke depan.

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Branch Bumiharjo Terima Penghargaan Kecelakaan Nihil

Strategi Trading Emas saat The Fed Dovish

Manfaatkan momentum awal breakout harga emas pasca pengumuman The Fed.

Gunakan analisis teknikal seperti support-resistance dan indikator RSI untuk menentukan titik entry dan exit.

Waspadai false breakout harga emas bisa koreksi jika data ekonomi berikutnya justru mendukung suku bunga lebih tinggi.

Trading Emas Aman dengan Broker Teregulasi

Di tengah volatilitas yang tinggi akibat kebijakan The Fed, penting untuk menggunakan platform trading yang cepat dan teregulasi. Broker Indonesia aman dan teregulasi – KVB Futures Indonesia menyediakan akses ke XAU/USD dan instrumen global lainnya dengan spread kompetitif dan fitur analisis teknikal lengkap.

Register Sekarang dan mulai trading emas secara profesional bersama KVB.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:01 WIB

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

Berita Terbaru