Integrasi dengan Commuter Line Dongkrak Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas dan Cikoko

- Editor

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan signifikan jumlah pengguna di stasiun integrasi dengan Commuter Line. Sepanjang 1 Januari hingga 14 September 2025, Stasiun Dukuh Atas BNI melayani 2,96 juta pengguna tap in (naik 32,3%) dan 2,65 juta tap out (naik 26,8%), sementara Stasiun Cikoko mencatat 1,53 juta pengguna tap in (naik 34,8%) dan 1,55 juta tap out (naik 33,6%). Lonjakan ini membuktikan integrasi antarmoda semakin mempermudah mobilitas harian masyarakat Jabodetabek.

Integrasi dengan Commuter Line Dongkrak Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas dan Cikoko

Bekasi, 22 September 2025 – LRT Jabodebek terus mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna, khususnya di stasiun-stasiun yang terintegrasi dengan layanan Commuter Line. Kemudahan berpindah moda menjadi alasan utama masyarakat semakin menjadikan LRT Jabodebek sebagai pilihan transportasi harian.

Salah satu titik tersibuk adalah Stasiun Dukuh Atas BNI, yang terkoneksi langsung dengan Stasiun Sudirman (Commuter Line Cikarang – Kampung Bandan) dan Stasiun BNI City (Commuter Line Basoetta menuju Bandara Soekarno-Hatta). Integrasi ini memberikan fleksibilitas perjalanan, memungkinkan masyarakat melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan dengan cepat, praktis, dan nyaman.

Baca Juga :  Vishnu, Perjalanan dari Penjaga Pos Parkir hingga Peraih Penghargaan Personal Development di JCI Badung Bali

Sepanjang 1 Januari hingga 14 September 2025, Stasiun Dukuh Atas BNI mencatat 2.963.837 pengguna tap in atau naik 32,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (2.240.147 pengguna). Untuk tap out, tercatat 2.659.403 pengguna, meningkat 26,8% dibandingkan tahun sebelumnya (2.097.494 pengguna). Lonjakan ini menegaskan bahwa semakin banyak masyarakat memanfaatkan kemudahan integrasi antarmoda.

Pertumbuhan serupa terlihat di Stasiun Cikoko, yang terkoneksi langsung dengan Stasiun Cawang Commuter Line. Dari titik ini, pengguna LRT Jabodebek dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menuju Bogor, Nambo, hingga Jakarta Kota. Fleksibilitas ini semakin memantapkan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi modern yang efisien untuk mobilitas sehari-hari.

Dalam periode yang sama, Stasiun Cikoko melayani 1.537.317 pengguna tap in, tumbuh 34,8% dari tahun sebelumnya (1.140.572 pengguna). Untuk tap out, jumlahnya mencapai 1.552.999 pengguna, meningkat 33,6% dibandingkan tahun 2024 (1.162.726 pengguna).

Baca Juga :  Desa Jatisari, Karawang Jadi Contoh Masa Depan Pertanian Berkelanjutan Berkat Kolaborasi Eratani dan Biokonversi

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyebut peningkatan ini sebagai bukti nyata kebutuhan masyarakat akan transportasi publik yang terintegrasi.

“Integrasi antarmoda adalah kunci untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. LRT Jabodebek hadir untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman, sekaligus mendukung mobilitas harian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pertumbuhan signifikan di dua stasiun integrasi ini mempertegas peran LRT Jabodebek, bukan hanya sebagai moda transportasi modern yang aman dan nyaman, tetapi juga sebagai penghubung utama antarmoda di Jakarta dan sekitarnya. Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:01 WIB

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

Berita Terbaru