Thermax Percepat Efisiensi Energi dan Air di Asia Tenggara dengan Teknologi Closed-Loop Cooling Towers

- Editor

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 14 November 2025 — Thermax memperkuat perannya sebagai pemimpin solusi energi dan lingkungan dengan menghadirkan generasi terbaru closed-loop cooling towers yang dirancang untuk membantu industri di Asia Tenggara mengurangi konsumsi energi, menghemat air, dan menjaga stabilitas proses produksi. Di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap operasi yang berkelanjutan, teknologi ini menjadi alternatif modern yang lebih efisien dibandingkan sistem pendinginan konvensional.

Dengan pengalaman puluhan tahun dalam solusi pendinginan proses industri, Thermax menyediakan sistem yang menjaga kualitas air tetap bersih, mencegah kontaminasi, serta meminimalkan scaling dan korosi. Dengan menggantikan open-loop cooling tower yang boros air dan membutuhkan perawatan besar, perusahaan dapat menekan biaya operasional sekaligus memperpanjang umur peralatan produksi.

Mendorong Efisiensi Air dan Energi

Closed-loop cooling towers Thermax mampu mempertahankan suhu proses dengan presisi serta meminimalkan kehilangan air akibat evaporasi. Sistem ini juga mengurangi kebutuhan bahan kimia dan menekan gangguan operasional yang sering muncul pada sistem pendinginan terbuka.

Keunggulan utama meliputi penghematan air, efisiensi energi, keandalan operasional, kebutuhan perawatan yang rendah, serta dukungan kuat terhadap program keberlanjutan perusahaan. Manfaat tersebut menjadikan teknologi ini relevan untuk sektor manufaktur, petrokimia, pangan, dan pembangkit yang membutuhkan pendinginan stabil sepanjang tahun.

Baca Juga :  Sribu Catat Pertumbuhan 38% di Q2 2025, Perkuat Solusi Efisiensi Bisnis

Studi Kasus: Penghematan Besar bagi Pabrik Particle Board di Malaysia

Sebuah produsen particle board terkemuka di Malaysia sebelumnya menghadapi tingginya penggunaan air, biaya energi yang besar, serta kontaminasi pada sistem pendinginan mereka. Thermax kemudian menghadirkan solusi terintegrasi yang menggabungkan closed-loop cooling tower dengan absorption chiller berbasis panas buang.

Pendekatan ini berhasil mengurangi penggunaan air hingga 10.000 liter per jam serta menghemat energi listrik sebesar 172 kW per jam. Masalah kontaminasi dan scaling yang sebelumnya mengganggu kelancaran produksi juga dapat ditekan secara signifikan, sehingga biaya perawatan menurun dan efisiensi operasional meningkat.

Mendukung Pertumbuhan Industri yang Berkelanjutan

Seiring meningkatnya komitmen industri di Asia Tenggara terhadap efisiensi sumber daya dan pengurangan dampak lingkungan, teknologi pendinginan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang. Thermax terus mendukung perubahan ini dengan menghadirkan keahlian global dan dukungan teknis lokal, memastikan setiap solusi dirancang sesuai kebutuhan operasional sekaligus mendukung target keberlanjutan.

Baca Juga :  Hisense Merayakan Dimulainya FIFA Club World Cup 2025™ sebagai Mitra Resmi, Menandai Tonggak Baru dalam Perjalanan Olahraga Global

Closed-loop cooling towers tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membantu industri melakukan transformasi menuju operasi yang lebih bersih, cerdas, dan kompetitif.

Tentang Thermax

Thermax Limited (NSE: THERMAX) adalah perusahaan global terkemuka di sektor energi dan lingkungan serta mitra terpercaya dalam transisi energi industri. Portofolionya mencakup solusi udara bersih, energi bersih, air bersih, dan bahan kimia industri. Melalui kemitraan jangka panjang dengan berbagai sektor, Thermax telah membangun keahlian kuat dalam audit, konsultasi, pelaksanaan proyek, pemeliharaan, dan layanan digital. Dengan rekayasa teknologi yang maju dan pendekatan solusi terintegrasi, Thermax membantu pelanggan mengubah biaya menjadi keuntungan terukur sekaligus menurunkan jejak lingkungan. Thermax mengoperasikan 14 fasilitas manufaktur di India, Eropa, dan Asia Tenggara, serta memiliki 45 anak perusahaan di dalam dan luar negeri.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI
Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal
Pemesanan Tiket Lebaran Terus Meningkat, 178.897 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 1 Jakarta Telah Terjual
Antusiasme Mudik Lebaran Terus Meningkat, 149.442 Tiket Keberangkatan 11–18 Maret dari Daop 1 Jakarta Telah Terjual
Merawat Jalur, Investasi Keselamatan: KAI Daop 1 Jakarta Ganti 33,9 Kilometer Rel dan 30 Wesel Sepanjang 2025
ROA PalmCo Tembus 7,9 Persen, Sinyal Penguatan Kinerja Aset Holding Perkebunan Nusantara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemesanan Tiket Lebaran Terus Meningkat, 178.897 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 1 Jakarta Telah Terjual

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Merawat Jalur, Investasi Keselamatan: KAI Daop 1 Jakarta Ganti 33,9 Kilometer Rel dan 30 Wesel Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

ROA PalmCo Tembus 7,9 Persen, Sinyal Penguatan Kinerja Aset Holding Perkebunan Nusantara

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Rebranding KVB Indonesia: Langkah Strategis Menuju Masa Depan Trading Globa

Berita Terbaru