Hilirisasi Grup MIND ID, Transformasi Sektor Pertambangan

- Editor

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berhasil mengoperasikan sekaligus mencatatkan kemajuan signifikan pada sejumlah proyek strategis hilirisasi sepanjang 2025. Capaian ini tidak hanya berdampak positif bagi penguatan kinerja bisnis perusahaan, tetapi juga menjadi penggerak transformasi model bisnis pertambangan nasional menuju industri berbasis nilai tambah.

Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Watch (ISEW), Ferdy Hasiman, menilai MIND ID berada pada jalur yang tepat dalam mentransformasi bisnis dari sekadar kegiatan tambang ekstraktif menjadi ekosistem industri terintegrasi.

Menurutnya, sepanjang 2025 MIND ID telah menunjukkan langkah progresif yang signifikan dalam meninggalkan paradigma lama sektor pertambangan.

“Di 2025, MIND ID sudah menunjukkan langkah progresif yang sangat berarti. Mereka mulai meninggalkan pola lama pertambangan ekstraktif dan tampil sebagai garda terdepan dalam menekan defisit neraca pembayaran melalui hilirisasi berbagai komoditas mineral,” ujar Ferdy, Senin (29/12/2025).

Ferdy menyoroti proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah sebagai salah satu game changer bagi kinerja Grup MIND ID. Melalui integrasi hilirisasi bauksit dari hulu hingga hilir, proyek yang digarap oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) tersebut mampu memenuhi kebutuhan alumina domestik yang selama ini masih bergantung pada pasokan impor.

Baca Juga :  Aset Diversifikasi Menguat, Bittime Resmi Listing DOOD, B, SAHARA, dan LA

Beroperasinya SGAR dinilai meningkatkan kapasitas produksi alumina nasional secara signifikan. Capaian ini tidak hanya berkontribusi pada substitusi impor, tetapi juga memperkuat struktur biaya serta menjamin kepastian pasokan bahan baku bagi industri strategis nasional, termasuk otomotif dan petrokimia.

Selain itu, Ferdy menilai keterlibatan Anggota Grup MIND ID, yakni PT Aneka Tambang Tbk dan PT Vale Indonesia Tbk, dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) menjadi tonggak penting dalam transformasi sektor pertambangan.

Investasi Antam bersama Indonesia Battery Corporation (IBC), serta progres proyek HPAL di Pomalaa yang telah mencapai 41,72 persen, menjadi katalis utama bagi percepatan industrialisasi berbasis mineral strategis.

Baca Juga :  Siap Sambut Nataru, KAI Sumut Ganti Ribuan Bantalan Rel di Jembatan Kereta Api

Dengan fondasi proyek yang semakin solid, Ferdy berpendapat MIND ID tengah bersiap melangkah menuju status perusahaan global dengan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian dunia. Menurutnya, MIND ID berpotensi menjadi pemain kunci dalam hilirisasi mineral terintegrasi dari hulu ke hilir, sekaligus role model bagi industri pertambangan di kawasan regional.

Namun demikian, di tengah kinerja yang dinilai positif, Ferdy mengingatkan pentingnya dukungan kebijakan pemerintah yang seimbang. Ia menilai kebijakan fiskal perlu dirancang secara hati-hati agar tidak membebani margin industri yang tengah berinvestasi besar dalam proyek hilirisasi.

“Pemerintah jangan hanya memberi perintah, tetapi juga harus memiliki desain industri yang jelas. Jangan sampai produk smelter MIND ID berhenti sebagai produk antara. Hilirisasi harus dilanjutkan hingga industri manufaktur seperti baja nirkarat atau komponen otomotif agar multiplier effect-nya benar-benar berlipat ganda,” pungkas Ferdy.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru