Kapan Saatnya Investasi Emas? Melihat Momentum yang Relevan Hari Ini

- Editor

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa tahun terakhir, emas kembali dibicarakan sebagai aset yang menarik. Bukan hanya karena harganya, tapi juga karena cara berinvestasinya yang berubah. Menurut laporan World Gold Council tahun 2025, minat terhadap emas digital dan emas berbasis platform meningkat seiring perubahan perilaku investor yang menginginkan akses praktis dan fleksibel. Emas tidak lagi identik dengan brankas dan toko emas, tapi hadir di genggaman lewat aplikasi.

Dari sini, pertanyaan yang muncul bukan lagi sekadar apakah emas masih relevan, melainkan kapan saat yang tepat untuk mulai berinvestasi dengan cara investasi emas digital aman.

Emas di Era Digital yang Lebih Mudah Diakses

Dulu, investasi emas sering tertunda karena dianggap ribet. Harus datang ke toko, memikirkan penyimpanan, dan menunggu waktu yang tepat untuk menjual kembali. Kini, emas digital mengubah banyak hal.

Kamu bisa membeli emas dalam nominal kecil, memantau harganya secara real time, dan menyimpannya tanpa perlu khawatir soal fisik. Kemudahan ini membuat emas lebih inklusif, terutama bagi generasi yang baru mulai membangun kebiasaan investasi.

Perubahan cara investasi emas digital aman dengan akses ini menjadi salah satu alasan kenapa emas kembali dilirik, bukan hanya oleh investor besar, tapi juga oleh individu dengan tujuan jangka panjang yang sederhana.

Kapan Sebenarnya Waktu yang Tepat?

Tidak ada tanggal khusus yang bisa disebut sebagai waktu terbaik untuk investasi emas. Harga emas bergerak mengikuti banyak faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, inflasi, hingga sentimen pasar. Mengejar waktu paling murah sering berujung pada penundaan tanpa akhir.

Pendekatan yang lebih realistis melihat kesiapan pribadi sebagai penentu utama. Saat kamu sudah punya ruang dalam keuangan untuk menyisihkan dana secara rutin, saat itulah emas mulai relevan untuk dipertimbangkan.Investasi emas lebih cocok dipandang sebagai proses bertahap, bukan keputusan sekali jalan.

Baca Juga :  Mengapa Batas Aman Cicilan Tidak Boleh Lebih dari 30% dari Penghasilan Bulanan?

Emas dan Perannya dalam Menjaga Nilai

Emas sering dipilih karena perannya dalam menjaga nilai kekayaan. Dalam jangka panjang, emas dikenal relatif stabil dibanding aset yang sangat fluktuatif. Nilainya cenderung bertahan di tengah perubahan ekonomi.

Bagi banyak orang, emas berfungsi sebagai penyeimbang. Saat aset lain bergerak naik turun, emas memberi rasa aman karena sifatnya yang lebih defensif. Di sinilah emas menemukan tempatnya dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Cocok untuk Tujuan Jangka Menengah dan Panjang

Emas bukan instrumen untuk kejar keuntungan cepat. Karakternya lebih cocok untuk tujuan yang tidak menuntut pencairan dalam waktu dekat. Dana pendidikan, persiapan masa depan, atau bagian dari portofolio jangka panjang sering menjadi alasan orang mulai berinvestasi emas.

Dengan emas digital, kamu bisa membangun kepemilikan secara perlahan. Setiap pembelian kecil berkontribusi pada tujuan besar yang sedang kamu siapkan.

Jangan Menunggu Kondisi Sempurna

Banyak orang menunda investasi karena merasa kondisi belum ideal. Gaji masih segini, kebutuhan masih banyak, atau belum merasa cukup paham. Padahal, investasi sering justru membantu membentuk kedisiplinan finansial.

Memulai dari jumlah kecil memberi ruang belajar tanpa tekanan. Dari sini, kamu bisa memahami pola harga, mengenal emosi saat nilai naik turun, dan membangun kebiasaan yang sehat.

Emas sebagai Pelengkap, Bukan Andalan Tunggal

Penting untuk melihat emas sebagai bagian dari strategi, bukan satu satunya pegangan. Setiap instrumen punya peran berbeda. Emas memberi stabilitas, bukan pertumbuhan agresif.

Dengan menempatkan emas di porsi yang sesuai, kamu bisa menyeimbangkan risiko tanpa mengorbankan potensi instrumen lain. Pendekatan ini membuat investasi terasa lebih tenang dan terarah.

Baca Juga :  BINUS @Malang Perkuat Pemberdayaan UMKM dan Kemitraan Sosial di Puncak Persahabatan 2025

Waktu Terbaik Versi Kamu Sendiri

Alih alih mencari waktu terbaik versi pasar, lebih bijak mencari waktu terbaik versi diri sendiri. Saat dana darurat sudah ada, pengeluaran lebih terkendali, dan tujuan mulai jelas, emas bisa menjadi langkah berikutnya.

Tidak masalah jika kamu memulai lebih lambat dari orang lain. Yang penting, kamu memulai dengan kesadaran dan tujuan yang sesuai kondisi hidupmu.

Investasi Emas Digital di neobank sebagai Opsi Praktis

Untuk kamu yang ingin mulai tanpa ribet, investasi emas di neobank dari Bank Neo Commerce bisa menjadi opsi Dengan Neo Emas, kamu bisa investasi emas digital mulai dari nominal kecil, melalui aplikasi, sesuai ketentuan yang berlaku. Jadikan kebiasaan kecil ini sebagai langkah mendukung perencanaan keuangan jangka panjang. 

Mulai investasi emas digital di neobank dari Bank Neo Commerce. Mulai beli emas digital dengan modal mulai dari Rp10 ribu. 

Jika ingin mempelajari emas digital yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Buka Neo Emas di neobank. Kunjungi link Neo Emas untuk info detail dan terbaru tentang Neo Emas.

Investasi emas digital mengandung risiko. Harga emas dapat berfluktuasi dan kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Calon investor disarankan memahami ketentuan produk sebelum berinvestasi.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:01 WIB

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025

Berita Terbaru