Guna Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumatera Utara, Kementerian PU Terjunkan Tim Mahasiswa dari Politeknik PU

- Editor

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 24 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengintensifkan upaya perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Sebagai langkah konkret penguatan tim teknis di lapangan, Kementerian PU menerjunkan 21 mahasiswa magang dari Politeknik PU untuk mendukung percepatan rekonstruksi di wilayah terdampak.

Pelepasan tim mahasiswa ini dilaksanakan di
Balai Pengembangan Kompetensi Wilayah III Jakarta, Kamis (22/1/2026). Langkah
ini merupakan wujud nyata kontribusi Kementerian PU dalam memulihkan layanan
dasar infrastruktur bagi masyarakat dengan melibatkan sumber daya manusia (SDM)
muda yang kompeten.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo,
menegaskan bahwa pelibatan mahasiswa magang ini bukan sekadar pemenuhan
kebutuhan tenaga teknis, melainkan cerminan kesiapsiagaan Kementerian PU dalam
merespons bencana.

“Ini adalah wujud pengabdian Insan PU kepada
ibu pertiwi, tidak hanya membangun, tetapi juga membangun kembali dengan lebih
baik atau build back better pascabencana,” ungkap Menteri
Dody.

Sebanyak 21 mahasiswa yang diterjunkan
berasal dari tiga program studi (prodi) spesialis di Politeknik PU. Mereka
ditempatkan di lokasi-lokasi yang sesuai dengan kompetensi teknis yang
dibutuhkan untuk rehabilitasi infrastruktur. Lima mahasiswa Prodi Teknologi Konstruksi Bangunan Air
ditugaskan di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II. Sepuluh mahasiswa Prodi Teknologi
Konstruksi Jalan dan Jembatan ditempatkan di Balai Besar Pelaksanaan Jalan
Nasional (BBPJN) Sumatera Utara. Adapun enam mahasiswa Prodi
Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung bertugas di Satuan Kerja (Satker)
Prasarana Strategis Sumatera Utara.

Baca Juga :  Menteri PU : Laksanakan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto, Kementerian PU Percepat Penyerapan Anggaran Tahun 2025

Selama masa penugasan enam bulan, para
mahasiswa akan bersinergi dengan balai dan satuan kerja setempat. Lingkup tugas
mereka meliputi inventarisasi dan pendataan kerusakan infrastruktur,
pendampingan teknis lapangan, hingga mendukung proses perencanaan dan desain
cepat (quick design) untuk rekonstruksi bangunan yang terdampak bencana.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
(BPSDM), Apri Artoto, mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk membentuk
karakter SDM yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki
kepekaan sosial tinggi.

“Kehadiran mahasiswa magang diharapkan
memberikan kontribusi positif bagi proses pemulihan di lapangan. Ini bukan
hanya pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan integritas, kepekaan
sosial, dan bakti kepada negara,” ujar Apri.

Baca Juga :  Meriahkan Libur Nataru, KAI Services Percantik Loko Café dengan Nuansa Natal dan Tahun Baru

Senada dengan hal tersebut, Direktur
Politeknik PU, Brawijaya, menekankan pentingnya sikap profesionalisme selama
bertugas. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan bekerja dengan penuh
tanggung jawab, disiplin, serta menjaga nama baik institusi dan Kementerian
PU,” pesannya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi
mereka, mahasiswa yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini akan mendapatkan
pengakuan pembelajaran berupa 50 poin serta sertifikat kompetensi.

Salah satu peserta magang, Annisa Naila dari
Program Studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan, menyatakan kesiapannya
untuk terjun langsung.

“Kami siap ditugaskan untuk mendukung
pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara. Semoga kehadiran kami dapat
membantu proses pembangunan kembali dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutur
Annisa.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Intel Lampaui Ekspektasi Q4, Tapi Saham Tertekan oleh Outlook 2026
FLOQ Sukses Selenggarakan Media Gathering tentang Pasar Kripto Indonesia, Didukung oleh VRITIMES
Tips Menangani Kucing Berantem di Rumah
BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar
KAI Divre III Palembang Pastikan Keandalan Prasarana melalui Cek Lintas Jalan Kaki Wilayah Penimur.
KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal
KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta Api, Tegaskan Sanksi Hukum atas Aksi Vandalisme di Jalur Bagor–Nganjuk
KAI Daop 1 Jakarta Bersama Komunitas Railfans Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang JPL 38 Stasiun Kramat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:00 WIB

Intel Lampaui Ekspektasi Q4, Tapi Saham Tertekan oleh Outlook 2026

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:01 WIB

FLOQ Sukses Selenggarakan Media Gathering tentang Pasar Kripto Indonesia, Didukung oleh VRITIMES

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:01 WIB

Tips Menangani Kucing Berantem di Rumah

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:00 WIB

BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:01 WIB

Guna Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumatera Utara, Kementerian PU Terjunkan Tim Mahasiswa dari Politeknik PU

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:00 WIB

KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:01 WIB

KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta Api, Tegaskan Sanksi Hukum atas Aksi Vandalisme di Jalur Bagor–Nganjuk

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Bersama Komunitas Railfans Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang JPL 38 Stasiun Kramat

Berita Terbaru

Bisnis

Tips Menangani Kucing Berantem di Rumah

Minggu, 25 Jan 2026 - 10:01 WIB