Tiga Inovasi GPOS Tingkatkan Penjualan Apotek di Indonesia

- Editor

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GPOS, sebuah perusahaan teknologi kesehatan di Indonesia, telah meluncurkan beberapa inovasi baru untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian di tanah air. Inovasi ini terutama ditujukan untuk apotek di Indonesia, baik yang berukuran besar maupun kecil. Inovasi ini diterapkan di seluruh wilayah di Indonesia di mana layanan GPOS tersedia. Peluncuran inovasi ini dilakukan secara bertahap, namun secara umum bertujuan untuk terus meningkatkan layanan GPOS seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Tujuan utama dari inovasi ini adalah untuk mempermudah akses masyarakat terhadap produk kesehatan, meningkatkan efisiensi operasional apotek, serta menjaga relevansi apotek di era digital yang semakin kompetitif. GPOS mencapai tujuan ini melalui beberapa cara, seperti meluncurkan kategori produk baru (Cosmetic, Beauty, and Baby), mempermudah proses pemesanan obat-obatan prekursor dengan SP Digital, serta meningkatkan kinerja sistem manajemen apotek GPOS Lite.

GPOS terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kefarmasian di Indonesia dengan menghasilkan tiga inovasi utama yang dapat mempermudah akses pada produk-produk kesehatan kategori baru; meningkatkan efisiensi; dan menjaga relevansi pasar bagi apotek dan pelaku industri farmasi.

Baca Juga :  VRITIMES dan Cirebonbagus.id Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Inovasi pertama adalah peluncuran kategori Cosmetic, Beauty, and Baby (CBB) dalam aplikasi GPOS B2B. Kategori ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang terhadap produk kecantikan dan perawatan bayi di apotek. Melalui aplikasi GPOS B2B, apotek dapat menyediakan produk-produk terbaru yang relevan untuk menarik lebih banyak konsumen dan menjaga daya saing mereka.

Produk-produk Cosmetic, Beauty, and Baby telah mengalami peningkatan permintaan, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan produk perawatan aman, berkualitas dan mudah diakses.

Kedua, GPOS menghadirkan SP Digital (Surat Pesanan Digital) di dalam GPOS B2B dan juga Aplikasi GPOS ID. Fitur SP Digital mempermudah pemesanan obat-obatan prekursor oleh apotek ke Pedagang Besar Farmasi (PBF). Apoteker Penanggung Jawab (APJ) dapat memberikan persetujuan pesanan secara digital melalui aplikasi GPOS ID. Hal ini sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 24 Tahun 2021.

Baca Juga :  School of Computer Science BINUS UNIVERSITY Persiapkan Karier Gen Z melalui Workshop Aplikasi Berbasis AI di PPTJ 2025

Fitur ini mempercepat proses pemesanan, meningkatkan efisiensi distribusi, serta mendukung transparansi dalam pengelolaan obat-obatan. Di sisi lain, apotek juga dapat dengan mudah melakukan pendataan histori pemesanan prekursor, pembayaran dan memantau pesanan. 

Inovasi terakhir adalah peningkatan pada sistem manajemen apotek GPOS Lite. GPOS Lite dirancang untuk membantu operasional apotek dengan fitur manajemen administrasi yang fleksibel dan terintegrasi dengan e-commerce. Kualitas server yang lebih baik membuat apotek dapat menunjang manajemen operasional apotek yang lebih akurat, efektif dan efisien sehingga dapat membantu operasional apotek yang keputusan bisnis yang lebih akurat.

Ketiga inovasi ini merupakan bagian dari komitmen GPOS mendukung transformasi digital kesehatan dan memastikan apotek di Indonesia tetap kompetitif di era digital.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kolaborasi Strategis Bittime dan Destiny Migration Company, Tingkatkan Literasi dan Perkembangan Ekonomi Kreatif
Akulaku Finance Raih Top Brand Awards 2025 untuk Kategori Fintech Pembiayaan
VRITIMES Jalin Kemitraan Strategis dengan Bengkulu24.com dan Sriwijaya24.com untuk Perluas Jangkauan Pemberitaan
deGadai dan Fresh Factory Umumkan Kerja Sama Strategis untuk Layanan Gadai Inventaris di Indonesia
KAI Bersama UMKM Binaan Turut Serta dalam Program Pelatihan “UMKM Naik Kelas” untuk Wujudkan Ekonomi Mandiri dan Berkelanjutan
Omada Pro Resmi Hadir! Solusi Jaringan Enterprise Andal dari TP-Link
Peluncuran Trade Expo Indonesia ke-40, Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global
Ramadan Hadir dengan Peluang di Tengah Guncangan Industri Perhotelan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Februari 2025 - 10:38 WIB

Kolaborasi Strategis Bittime dan Destiny Migration Company, Tingkatkan Literasi dan Perkembangan Ekonomi Kreatif

Rabu, 26 Februari 2025 - 09:42 WIB

Akulaku Finance Raih Top Brand Awards 2025 untuk Kategori Fintech Pembiayaan

Rabu, 26 Februari 2025 - 09:30 WIB

VRITIMES Jalin Kemitraan Strategis dengan Bengkulu24.com dan Sriwijaya24.com untuk Perluas Jangkauan Pemberitaan

Rabu, 26 Februari 2025 - 09:19 WIB

deGadai dan Fresh Factory Umumkan Kerja Sama Strategis untuk Layanan Gadai Inventaris di Indonesia

Rabu, 26 Februari 2025 - 08:39 WIB

KAI Bersama UMKM Binaan Turut Serta dalam Program Pelatihan “UMKM Naik Kelas” untuk Wujudkan Ekonomi Mandiri dan Berkelanjutan

Rabu, 26 Februari 2025 - 07:01 WIB

Peluncuran Trade Expo Indonesia ke-40, Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Global

Rabu, 26 Februari 2025 - 06:50 WIB

Ramadan Hadir dengan Peluang di Tengah Guncangan Industri Perhotelan

Rabu, 26 Februari 2025 - 06:35 WIB

Tips Jual Mobil Bekas di Internet Agar Cepat Laku

Berita Terbaru