Berkesempatan untuk Study Abroad ke Jepang? Mahasiswi Japanese Popular Culture BINUS University Sukses Meraihnya!

- Editor

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,10 April — Carlene Felicia, mahasiswi Program Japanese Popular Culture (JPC) dari BINUS University, saat ini sedang menjalani program study abroad di Wakayama University, Jepang, melalui jalur beasiswa MEXT (University to University). Dalam program ini, Carlene menjalani kegiatan penelitian dan pendalaman terhadap bahasa dan budaya Jepang selama satu tahun penuh.

Carlene mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di Jepang telah memberinya banyak pelajaran berharga, baik dari segi akademik maupun pengembangan diri.

 “Kemampuan berbahasa Jepang saya menjadi jauh lebih natural dan peka terhadap penggunaan bahasa sehari-hari oleh penutur asli. Saya juga semakin memahami cara berpikir dan bertindak orang Jepang, yang pastinya sangat berguna jika suatu hari nanti saya bekerja di perusahaan Jepang,” ujar Carlene.

Membangun Networking melalui Program Enrichment Study Abroad

Sebelum memulai program study abroad, Carlene telah membangun hubungan yang baik dengan mahasiswa Wakayama University melalui berbagai kegiatan salah satunya yaitu volunteering (Community Development). Hal ini membuat proses adaptasi menjadi lebih mudah, karena Carlene disambut hangat oleh teman-teman Jepang saat pertama kali tiba di sana. Tidak hanya itu, Carlene juga aktif mengikuti kegiatan internasional dan sempat meraih penghargaan dalam lomba pidato bahasa Jepang (Japanese Speech Contest). Ia juga memanfaatkan waktunya di Jepang untuk menjelajahi budaya lokal dan menghadiri konser idola favoritnya. Carlene menyebutkan bahwa pengalaman study abroadnya di Jepang merupakan pengalaman yang sangat berkesan. 

Baca Juga :  Optimalkan Setiap Interaksi Pelanggan dengan Kecerdasan CRM Barantum

Bekal dari Japase Popular Culture 

Sebagai mahasiswa Japanese Popular Culture, BINUS University, Carlene mengaku telah mendapatkan bekal kuat dalam memahami bahasa dan budaya Jepang. Ia tidak hanya mempelajari bahasa dan percakapan, tetapi juga tentang nilai-nilai budaya dan cara komunikasi khas masyarakat Jepang, seperti penggunaan aizuchi (respon dalam percakapan). Bekal inilah yang membantunya beradaptasi lebih cepat dan efektif saat berinteraksi dengan masyarakat lokal di Jepang.

Baca Juga :  Optimalkan Penjualan Bisnis dengan CRM dan Tim Sales

Program Japanese Popular Culture benar-benar memberikan fondasi yang solid. Apa yang diajarkan oleh para dosen di kampus sangat relevan dan terasa manfaatnya ketika diterapkan langsung di Jepang,” tambah Carlene.

Pesan untuk para calon binusian

Carlene juga memberikan saran kepada para calon mahasiswa/mahasiswi yang ingin memiliki pengalaman study abroad ke Jepang 

Kalau kamu punya ketertarikan terhadap budaya Jepang, mulai aja dulu dari hal-hal kecil seperti nonton anime, film, atau belajar sedikit bahasanya. Dari situ bisa tumbuh minat yang lebih besar,” ujarnya.

Pengalaman Carlene mendapatkan beasiswa ke Jepang menjadi contoh nyata bagaimana program Japanese Popular Culture BINUS University membuka peluang global dan mendorong mahasiswa/mahasiswi untuk berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara pribadi dan profesional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terbaru