Apa yang Harus Dilakukan Jika Rumah Bocor Mendadak?

- Editor

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musim hujan sering kali membawa kejutan yang tidak menyenangkan, salah satunya kebocoran rumah secara mendadak. Kadang air mulai merembes dari atap, menetes di langit-langit, bahkan merusak dinding dan perabotan. Situasi seperti ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga bisa menimbulkan kerusakan serius kalau tidak segera ditangani.

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan saat menghadapi kondisi darurat seperti ini?

Langkah Penting Saat Rumah Bocor Mendadak

Musim hujan bisa jadi ujian kecil bagi rumahmu. Kadang, tiba-tiba air menetes dari langit-langit, merembes ke dinding, bahkan membuat perabotan basah. Panik? Wajar. Tapi tenang dulu — masalah ini bisa diatasi dengan langkah yang tepat dan cepat.

Berikut 4 hal penting yang perlu kamu lakukan ketika rumah bocor mendadak:

1. Cari sumber kebocoran secara teliti

Langkah pertama jangan terburu-buru menambal sebelum tahu sumbernya. Sering kali orang langsung menutup bagian yang terlihat lembap, padahal titik bocornya bisa berada beberapa meter dari area yang basah.

Gunakan senter atau lampu sorot kecil untuk mengecek area plafon, sudut atap, ventilasi, dan sekitar sambungan genteng. Jika air menetes dari titik tertentu, tandai area itu dengan lakban atau spidol.

Setelah hujan reda, lanjutkan pengecekan dari bagian luar atap. Mungkin ada genteng yang retak, bergeser, atau ada lapisan waterproofing yang mengelupas.

Menemukan sumber bocor dengan akurat akan mempercepat proses perbaikan dan menghindari kerusakan lebih luas, terutama di area yang tidak terlihat seperti rangka kayu, isolasi plafon, atau kabel listrik di langit-langit.

Banyak pemilik rumah baru panik karena plafon menetes, padahal penyebabnya bukan atap, melainkan talang air yang mampet oleh daun. Jadi, cek menyeluruh lebih penting daripada menebak-nebak.

2. Lindungi barang dan perabotan di sekitar area bocor

Begitu tahu area yang bocor, amankan semua barang di sekitarnya.Pindahkan perabot kayu, matikan stop kontak listrik di area tersebut, dan gulung karpet agar tidak lembab. Letakkan ember atau wadah besar di bawah titik bocor untuk menampung air.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Premium, BRI Finance Hadirkan Program Eksklusif Selama Periode GJAW 2025

Kalau kamu punya kain pel atau lap microfiber, gunakan untuk menyerap air yang sudah menggenang agar tidak merusak lantai.

Langkah ini terlihat sederhana, tapi sering diabaikan. Padahal, kerugian terbesar dari rumah bocor justru datang dari kerusakan perabotan, bukan atapnya. Bayangkan kalau air menetes di atas TV, speaker, atau laptop. Biaya ganti bisa jauh lebih besar daripada sekadar memperbaiki genteng.

3. Lakukan perbaikan sementara jika hujan belum berhenti

Ketika hujan belum reda dan kamu belum bisa memanggil tukang, lakukan perbaikan sementara.

Beberapa cara yang bisa kamu coba:

– Gunakan plastik terpal untuk menutupi area bocor dari dalam rumah.

– Lapisi area rembesan dengan lem anti bocor atau sealant sementara.

– Gunakan semen instan (waterproof cement) untuk menutup retakan kecil pada genteng atau sambungan atap.

Meskipun sifatnya sementara, langkah ini bisa mencegah air masuk lebih banyak sebelum dilakukan perbaikan permanen. Kuncinya adalah cepat bertindak. Air yang dibiarkan menetes terus-menerus bisa membuat plafon jebol atau cat dinding mengelupas.

4. Hubungi tukang untuk perbaikan permanen

Begitu cuaca membaik, jangan menunda untuk memanggil tukang atau jasa perbaikan atap profesional. Tukang berpengalaman biasanya akan memeriksa:

– Kondisi genteng atau material dan sambungan antar-genteng

– Talang air dan pembuangan

– Lapisan waterproofing atau pelapis anti bocor yang sudah aus

Selain itu, mereka juga bisa membantu memperkuat struktur atap agar lebih tahan lama, misalnya dengan mengganti lapisan bawah atap atau menambah pelindung atap ganda (underlayer).

Baca Juga :  BINUS UNIVERSITY Kukuhkan Guru Besar Bidang Ilmu Budaya Visual, Bukti Komitmen BINUS dalam Dunia Seni, Budaya dan Kreatif.

Jangan tunggu sampai kebocoran kecil berubah jadi kerusakan besar yang memakan biaya tinggi. Air bisa merembes ke kayu penopang, menyebabkan jamur, bahkan membuat plafon runtuh.

5. Jika terkendala biaya, jangan panik

Masalah kebocoran memang tidak bisa ditunda. Tapi, perbaikan atap seringkali membutuhkan biaya tak terduga dari pembelian genteng baru, bahan pelapis anti bocor, hingga jasa tukang. Kalau kamu sedang tidak punya dana darurat, solusi cepatnya adalah dengan mengajukan pinjaman online cair dalam hitungan menit.

Sekarang sudah ada layanan seperti Neo Pinjam, yang memungkinkan kamu mendapatkan dana perbaikan rumah dengan cepat langsung dari aplikasi, tanpa proses rumit, dan aman.

Jika kamu membutuhkan pinjaman cepat cair tanpa agunan untuk biaya memperbaiki atap rumah bocor, kamu bisa menggunakan Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce. Pinjaman cepat cair ini punya kelebihan, yaitu: 

– Tenor minimal 3 bulan – maksimal 24 bulan

– Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

– Bunga mulai dari 0,06% flat per hari (setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun)

– Tidak ada biaya tersembunyi atau penalti pelunasan lebih awal

Ditambah, di Neo Pinjam juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan pinjaman legal di Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah
Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal
Peran Wilayah Arktik dalam Persaingan Global
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Peran Wilayah Arktik dalam Persaingan Global

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:01 WIB

Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terbaru