ASUENE Gandeng Living Lab Ventures dari Sinar Mas Group Lewat Program International Landing Pad untuk Mempercepat Dekarbonisasi di Asia Tenggara

- Editor

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASUENE Inc., melalui anak perusahaannya ASUENE APAC Pte. Ltd., secara resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital dari salah satu konglomerasi besar Indonesia, Sinar Mas Land, untuk mendorong ekspansi dan mempercepat inisiatif dekarbonisasi di Indonesia serta kawasan Asia Pasifik (APAC).

Melalui kemitraan ini, ASUENE akan memanfaatkan jaringan dukungan startup LLV melalui International Landing Pad Program untuk memperkuat kehadiran serta pengembangan bisnisnya di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik (APAC).

Latar Belakang Kemitraan

ASUENE memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan carbon accounting dan platform manajemen rantai pasok berbasis cloud terkemuka di Asia. Layanan unggulannya, ASUENE dan ASUENE SUPPLY CHAIN, tercatat memiliki jumlah instalasi tertinggi di Jepang. Sejak pembukaan kantor regional di Singapura pada 2022, ASUENE terus memperluas jangkauan dan pengaruhnya di seluruh Asia Pasifik.

MoU ini menjadi tindak lanjut dari keberhasilan ASUENE dalam program akselerator oleh PETRONAS, yang menegaskan kualitas teknologi dan kesiapan ASUENE untuk mendukung transisi energi di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga :  Investor Institusional Kini Pertimbangkan ESG, Apakah Indonesia Siap?

Indonesia sendiri menargetkan netral karbon pada tahun 2060, namun masih menghadapi tantangan ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis batu bara dan gas. Dalam konteks tersebut, Living Lab Ventures (LLV), bagian dari konglomerasi besar Indonesia, Sinar Mas Land, memainkan peran penting dalam mendorong inovasi melalui jaringan dukungan startup yang luas, International Landing Pad Program. Melalui penandatanganan MoU ini, ASUENE bertujuan untuk semakin mempercepat upaya dekarbonisasi di kawasan Asia Pasifik (APAC).

Melalui kemitraan ini, ASUENE dan LLV akan memperkuat kolaborasi lintas industri untuk mempercepat adopsi teknologi rendah karbon serta mendukung target dekarbonisasi Indonesia dan Asia Pasifik.

Tentang International Landing Pad Program oleh LLV

International Landing Pad Program merupakan program dukungan dari LLV yang dirancang untuk membantu startup masuk dan berkembang di pasar Indonesia. Dengan memanfaatkan BSD City sebagai lokasi uji coba nyata, salah satu kawasan pengembangan perkotaan terbesar di Indonesia, program ini memberikan dukungan mulai dari eksplorasi peluang bisnis, penghubung dengan calon mitra, hingga insight pasar dan akses ruang kerja. Melalui ekosistem inovasi LLV, perusahaan dapat menjalankan proyek percontohan, membangun kolaborasi, dan mempercepat ekspansi di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga :  Lonjakan Transaksi ETH: Apakah Ini Sinyal Pertumbuhan di Masa Depan?

Tentang Living Lab Ventures

 Living Lab Ventures (LLV) adalah organisasi pendukung startup yang beroperasi sebagai corporate venture capital dari Sinar Mas Land, perusahaan pengembang properti di bawah konglomerat Sinar Mas Group. Dengan memanfaatkan BSD City, salah satu pengembangan kota terpadu terbesar di Indonesia, sebagai area uji inovasi, LLV menyediakan dukungan menyeluruh bagi perusahaan domestik dan internasional, termasuk akses pasar, business matching, serta fasilitas untuk proyek percontohan dan pengujian inovasi.

Profil Perusahaan ASUENE

 ASUENE Inc. adalah perusahaan Climate Tech terkemuka di Jepang dengan misi “Mengubah dunia untuk generasi berikutnya”. ASUENE menyediakan platform akuntansi karbon untuk membantu perusahaan mengukur, melaporkan, dan menurunkan emisi karbon, sekaligus mendukung tercapainya target net zero di masyarakat.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru