Baba Rafi Ekspansi Gila-Gilaan, Buka 50+ Outlet dalam 6 Bulan

- Editor

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semester Pertama 2025, Kebab Turki Baba Rafi Buka Lebih dari 50 Outlet Baru: Siap Jadi Brand F&B Kebanggaan Indonesia

Di tengah persaingan industri kuliner yang semakin dinamis, Kebab Turki Baba Rafi menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang semester pertama tahun 2025. Di bawah naungan PT Baba Rafi Internasional, jaringan waralaba kebab terbesar di Indonesia ini berhasil membuka lebih dari 50 outlet baru di berbagai wilayah Tanah Air.

Ekspansi ini tidak hanya mencerminkan kekuatan brand Baba Rafi yang terus tumbuh, tetapi juga komitmennya untuk semakin dekat dengan para penikmat kuliner di seluruh penjuru negeri. Beberapa kota baru yang kini telah menjadi bagian dari jaringan outlet Baba Rafi antara lain Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, dan yang segera menyusul adalah Bogor.

Baca Juga :  Trio Go Through: Kisah 3 Mahasiswa Ubah Tantangan Desa Leuwimalang Menjadi Inovasi Pengembangan Literasi Digital

“Kami melihat peluang yang sangat besar di kota-kota penyangga dan kawasan berkembang. Ekspansi ini bukan sekadar soal jumlah outlet, tapi juga upaya kami untuk bisa lebih dekat dengan konsumen kami” ujar Hendy Setiono, President Directur PT Baba Rafi Internasional.

Lebih dari dua dekade sejak berdiri, Baba Rafi terus menunjukkan konsistensinya sebagai pelopor makanan cepat saji khas Timur Tengah di Indonesia. Di tahun 2025 ini, semangat Baba Rafi semakin kuat untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan menjadi brand F&B kebanggaan Indonesia.

Baca Juga :  Lebih dari 4.500 Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Belajar Berpikir Kritis di Era AI

“Kami ingin Baba Rafi tidak hanya dikenal sebagai brand kuliner, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan Indonesia. Kami ingin terus tumbuh dan bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” tambah Hendy.

Tak berhenti di kota-kota besar, PT Baba Rafi Internasional juga tengah menyusun rencana strategis untuk outlet-outlet baru di wilayah lain di Indonesia. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan untuk memperluas akses pasar serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ride On Scrubber, Si Kecil Andalan Resclean Buat Lantai Stasiun Bersih
KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake
Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ride On Scrubber, Si Kecil Andalan Resclean Buat Lantai Stasiun Bersih

Senin, 2 Februari 2026 - 09:00 WIB

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Berita Terbaru

Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Senin, 2 Feb 2026 - 07:00 WIB