BPOM Tancap Gas! Dukung PPJAI Bawa Jamu Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Amerika Serikat

- Editor

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 20 Januari 2026 – Industri jamu nasional
resmi memasuki era baru. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan dukungan
penuh kepada Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI) dalam pengembangan
Obat Herbal Terstandar (OHT) sekaligus membuka jalan ekspor jamu Indonesia ke
Amerika Serikat. Langkah ini menegaskan bahwa jamu kini bukan sekadar warisan
budaya, tetapi siap bersaing sebagai produk kesehatan global. 

Dukungan tersebut muncul
dalam audiensi resmi BPOM dengan delegasi PPJAI yang dipimpin Ketua Dewan
Pembina Mukit Hendrayatno dan Ketua Umum Heri Susanto. Pertemuan
ini menjadi kelanjutan dari misi dagang PPJAI ke Amerika Serikat pada November
2025, yang telah menjajaki kerja sama dengan Amazon Fulfillment Center
dan melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar RI. 

Prof. Dr. Taruna Ikrar,
Kepala BPOM, menegaskan
, “Kami apresiasi langkah PPJAI yang
serius mempersiapkan ekspor jamu dengan standar internasional. BPOM siap
memberikan pendampingan teknis untuk pengembangan obat herbal terstandar hingga
memenuhi persyaratan FDA (Food and Drug Administration).” 

Audiensi ini menjadi kabar
baik bagi industri jamu. Pasar Amerika Serikat dikenal ketat dan selektif,
terutama soal keamanan, mutu, dan bukti ilmiah. Dukungan BPOM bukan sekadar
simbolik, tetapi menjadi kunci percepatan transformasi jamu Indonesia dari pasar
domestik ke global. 

Baca Juga :  Direktur Utama KAI bersama Menhub RI Cek Kesiapan Angkutan Nataru di Semarang Tawang dan Jalur KA Wilayah Daop 4 Semarang

Pertemuan dihadiri jajaran
strategis BPOM, termasuk Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen
Kesehatan, dan Kosmetik (OTSK) Dian Putri Anggraweni
serta Direktur
Registrasi OTSK Imelda Ester Riana P.
, dan delapan pengurus inti PPJAI
termasuk Dewan Pakar, menunjukkan keseriusan dalam menyusun peta jalan ekspor
jamu secara sistematis. 

Dalam audiensi, PPJAI
menyampaikan lima agenda strategis, memaparkan perkembangan organisasi sebagai
wadah konsolidasi pelaku jamu alami, meminta pendampingan teknis BPOM untuk
pengembangan OHT, mendorong Banyumas Raya sebagai pusat hilirisasi susu
kambing, meminta asistensi perizinan FDA, dan mengundang Kepala BPOM dalam
Musyawarah Nasional PPJAI mendatang.

Heri Susanto, Ketua Umum PPJAI, menegaskan, “Agenda ekspor
jamu ke Amerika Serikat kami susun secara bertahap dan berbasis pengalaman
langsung di pasar tujuan. Setelah memahami mekanisme distribusi melalui Fulfillment
by Amazon
serta koordinasi dengan KBRI Washington, fokus berikutnya adalah
memastikan seluruh produk memenuhi ketentuan FDA. Upaya ini ditempuh dengan
meningkatkan level obat bahan alam menuju obat herbal terstandar agar memiliki
nilai tambah dan daya saing global.“

Baca Juga :  Hati-Hati Terkecoh Harga Murah, Begini Cara Cek Apakah Anda Beli Jasa Sosmed di Tangan Pertama

Sementara
itu, Mukit Hendrayatno, Ketua
Pembina PPJAI
, menambahkan, “Sejumlah anggota
PPJAI telah berada pada level produksi yang memadai dengan penerapan standar Good
Manufacturing Practice
. Dukungan dan pendampingan BPOM akan mempercepat
proses sertifikasi, meminimalkan hambatan regulasi, dan memastikan rencana
ekspor perdana ke Amerika Serikat dapat segera terwujud.”

Dukungan
BPOM menandai titik balik strategis bagi jamu Indonesia. Dari produk
tradisional berbasis kearifan lokal, jamu kini bergerak menuju produk kesehatan
berstandar ilmiah dan regulasi internasional. Sinergi antara regulator dan
pelaku usaha menegaskan kehadiran negara sebagai penggerak industri, membuka
jalan jamu menembus pasar global, dan menjadikannya komoditas strategis
bangsa yang kompetitif, terpercaya, dan membanggakan di panggung dunia
.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Berita Terbaru

Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Senin, 2 Feb 2026 - 07:00 WIB