BRI Finance Gandeng RS PON, Tingkatkan Kepedulian Pekerja terhadap Stroke dan Influenza

- Editor

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Oktober 2025 – Sebagai bagian dari komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) bekerja sama dengan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (“RS PON”) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stroke serta Vaksinasi Influenza di Menara BRILiaN, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (24/10) ini dihadiri oleh seluruh pekerja kantor pusat beserta jajaran Direksi BRI Finance dengan total peserta mencapai 270 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sardiana Salam, Sp.S, M.Kes, selaku Direktur Layanan Operasional RS PON, hadir sebagai narasumber utama yang memberikan edukasi komprehensif mengenai pentingnya menjaga kesehatan otak serta mengenali gejala dan faktor risiko stroke sejak dini. Stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dirilis Kementerian Kesehatan (“Kemenkes”) RI, prevalensi stroke nasional tercatat sebesar 8,3 per 1.000 penduduk. Kemenkes menegaskan bahwa sebagian besar kasus stroke sebenarnya dapat dicegah melalui pengendalian faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, dan kurangnya aktivitas fisik. Oleh karena itu, edukasi dan deteksi dini menjadi langkah penting untuk menekan angka kejadian stroke di masyarakat.

Baca Juga :  DIWALI MEWAH, KEDUTAAN BESAR INDIA GELAR PERAYAAN MEGAH!

Kesadaran akan kesehatan otak dan gaya hidup aktif menjadi semakin relevan di lingkungan kerja modern, terutama bagi pekerja kantoran yang kerap menghadapi tekanan, stres, dan minim aktivitas fisik. Melalui kegiatan ini, BRI Finance mengajak seluruh insan BRILiaN BRI Finance untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan seimbang sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi produktivitas. Salah satu sesi yang paling diminati peserta adalah Senam Otak, serangkaian gerakan sederhana yang bermanfaat untuk menstimulasi fungsi kognitif, meningkatkan konsentrasi, dan memperlancar aliran darah ke otak, sehingga membantu menjaga daya fokus serta performa kerja sehari-hari.

Selain edukasi dan aktivitas fisik, kegiatan ini turut menghadirkan program vaksinasi influenza massal bagi seluruh peserta serta skrining risiko stroke bagi 26 pekerja yang memenuhi kriteria tertentu, seperti berusia di atas 45 tahun atau memiliki riwayat penyakit tidak menular. Program vaksinasi ini menjadi wujud nyata komitmen BRI Finance dalam menjaga kesehatan dan ketahanan produktivitas pekerja terhadap penyakit musiman. 

Baca Juga :  Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata penerapan prinsip Employee Well-Being dalam budaya kerja perusahaan. Wahyudi mengungkapkan, “Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari kinerja finansial, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu menjaga kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan karyawannya. Melalui kolaborasi bersama RS PON, kami ingin meningkatkan kesadaran bahwa pencegahan penyakit harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan kerja. Karyawan yang sehat secara fisik dan mental akan menjadi fondasi bagi keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan.”

Melalui kolaborasi dengan RS PON, BRI Finance menunjukkan peran aktif sektor korporasi dalam mendukung kampanye nasional pencegahan penyakit tidak menular dan vaksinasi. Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program promotif dan preventif yang tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan kolektif seluruh insan BRI Finance. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi budaya baru yang mengakar di lingkungan kerja kami, bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama,” tambah Wahyudi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terbaru