Capaian Positif 2025: Ketepatan Waktu KA di Daop 7 Madiun Melampaui Target, Volume Penumpang Nataru Terus Meningkat

- Editor

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatatkan performa ketepatan waktu perjalanan kereta api atau On Time Performance (OTP) yang sangat impresif sepanjang tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang andal dan terpercaya bagi masyarakat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatatkan performa ketepatan waktu perjalanan kereta api atau On Time Performance (OTP) yang sangat impresif sepanjang tahun 2025. Capaian ini menjadi bukti komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang andal dan terpercaya bagi masyarakat.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa angka ketepatan waktu keberangkatan KA penumpang di wilayah Daop 7 mencapai 99,47%, melebihi target program sebesar 99,40%. Sementara itu, untuk ketepatan waktu kedatangan mencapai 97,77%, jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar 94,28%.

“Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan KAI, dukungan penuh dari pemerintah, serta peningkatan frekuensi perjalanan yang dikelola dengan manajemen operasional yang efektif. Kami terus berupaya meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama,” ujar Tohari.

Baca Juga :  Daop 2 Bandung Batalkan 4 Perjalanan KA Keberangkatan Hari ini

Imbauan Kedisiplinan Waktu bagi Pelanggan Tohari menekankan bahwa ketepatan waktu adalah keunggulan utama transportasi kereta api. Oleh karena itu, kereta api tidak dapat menunggu pelanggan yang terlambat tiba di stasiun.

“Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memperhitungkan waktu tempuh menuju stasiun, serta proses antrean boarding. Perlu kami informasikan bahwa pelanggan yang tertinggal kereta api tidak akan mendapatkan pengembalian bea tiket (refund),” imbuh Tohari.

Untuk mempercepat proses, KAI telah menyediakan fasilitas Face Recognition di sejumlah stasiun. Untuk Daop 7 Madiun sendiri saat ini sementara ada di Stasiun madiun, kedepan diharapkan stasiun dengan okupansi penumpang cukup tinggi diharapkan terdapat fasilitas FR ini. Selain itu, pelanggan disarankan melakukan boarding melalui aplikasi Access by KAI untuk kemudahan tanpa perlu mencetak tiket fisik.

Update Angkutan Nataru: Penumpang Naik 8 Persen menjelang berakhirnya masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, volume penumpang di wilayah Daop 7 Madiun menunjukkan tren peningkatan. Pada Jumat, 2 Januari 2026, tercatat sebanyak 10.151 penumpang berangkat dari wilayah Daop 7, naik 8% dibandingkan hari sebelumnya, Kamis, 1 Januari 2026 sebanyak 9.366 penumpang.

Baca Juga :  Selamatkan Masa Tanam, Kementerian PU Pulihkan Irigasi Batang Anai Terdampak Longsor di Sumatera

Secara akumulatif, sejak dimulainya masa Angkutan Nataru pada 18 Desember 2025 hingga hari ke-16 (2 Januari 2026), Daop 7 Madiun telah melayani total 319.330 penumpang yang terdiri dari 153.181 penumpang keberangkatan penumpang dan 166.149 untuk kedatangan penumpang.

Ketersediaan Tiket: Meskipun tiket untuk KA-KA keberangkatan awal dari Daop 7 Madiun telah banyak terjual habis, Tohari meminta masyarakat tidak perlu khawatir.

“Masyarakat masih bisa melakukan pemesanan tiket untuk KA-KA yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun. Tiket menuju kota-kota tujuan seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, maupun Malang masih tersedia melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya,” pungkas Tohari.

KAI berkomitmen untuk terus “Semakin Melayani” dengan menjaga performa operasional demi kenyamanan pelanggan, meski tetap waspada terhadap faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi perjalanan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Maraton Kreativitas 48 Jam Global Game Jam Makassar 2026 Lahirkan 10 Gim Karya Talenta Lokal
Di Tengah Volatilitas Pasar, Bittime Buka Waitlist Beta Futures dengan Trial Funds hingga $1.500 USDT
Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe
Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026
Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

Maraton Kreativitas 48 Jam Global Game Jam Makassar 2026 Lahirkan 10 Gim Karya Talenta Lokal

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

Di Tengah Volatilitas Pasar, Bittime Buka Waitlist Beta Futures dengan Trial Funds hingga $1.500 USDT

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas

Senin, 2 Februari 2026 - 14:01 WIB

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru