Cegah Abrasi Meluas, Kementerian PU Lakukan Penguatan pada Tebing Sungai Krueng Tiro di Pidie

- Editor

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE, 28 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Kementerian PU tengah menyiapkan rencana penanganan darurat pada tebing Sungai Krueng Tiro di Desa Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Langkah penanganan difokuskan pada perkuatan tebing sungai sebagai upaya antisipasi terhadap ancaman abrasi dan longsor yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat serta infrastruktur lain di sekitarnya.

Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa dalam situasi pascabencana, penanganan darurat
merupakan prioritas utama agar aktivitas sosial dan roda perekonomian
masyarakat yang terdampak dapat segera pulih kembali.

“Dalam kondisi
darurat seperti ini, fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin,
mengamankan alur sungai, dan memastikan masyarakat tidak terisolasi.
Kementerian PU bergerak cepat dengan dukungan alat berat dan koordinasi lintas
sektor agar penanganan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,” kata Menteri
Dody.

Baca Juga :  Siap Jadi Master Accurate? Ikuti Pelatihan Accurate Ini dan Rasakan Perbedaannya!

Sementara itu,
terkait penanganan dampak bencana pada Sungai Krueng Tiro, Kepala Balai Wilayah
Sungai (BWS) Sumatera I, Asyari, menjelaskan bahwa stabilitas tebing Sungai
Krueng Tiro telah mengalami penurunan akibat gerusan aliran air deras dan erosi
saat bencana terjadi. Oleh karena itu, penanganan darurat dan bertahap perlu
segera dilakukan guna mencegah kerusakan yang lebih luas, terutama bagi
permukiman warga di sepanjang bantaran sungai.

“BWS Sumatera I
segera melakukan penanganan perkuatan tebing Sungai Krueng Tiro di Desa Tiba
Mesjid sebagai upaya mitigasi risiko abrasi dan longsor. Langkah ini penting
untuk menjaga stabilitas alur sungai sekaligus melindungi masyarakat dari
potensi ancaman bencana susulan,” ujar Asyari.

Adapun lingkup
pekerjaan penanganan meliputi penataan kembali alur sungai, penguatan struktur
tebing menggunakan material yang adaptif dengan kondisi lapangan, serta
pengendalian aliran untuk mereduksi kecepatan arus air. Kementerian PU
memastikan seluruh proses pengerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek
teknis yang ketat, standar keselamatan kerja, serta memantau kondisi cuaca di
lokasi.

Baca Juga :  Tingkatkan Pemahaman Pentingnya Data Pribadi, KAI Services Gelar Sosialisasi Pelindungan Data Pribadi untuk Seluruh Pekerja

Kementerian PU
menekankan bahwa pemulihan fungsi sungai dan perlindungan kawasan sekitar
adalah bagian integral dari mitigasi bencana, khususnya di wilayah rawan banjir
dan erosi seperti Pidie. Perbaikan tebing Sungai Krueng Tiro ini diharapkan
tidak hanya meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, tetapi juga menjaga
keberlanjutan fungsi sungai sebagai sistem pengendali air alami.

Dengan
terealisasinya penanganan ini, Kementerian PU berharap aliran Sungai Krueng
Tiro kembali stabil sehingga risiko bencana dapat ditekan. Tujuan akhirnya
adalah memastikan keamanan dan kenyamanan warga Desa Tiba Mesjid, Kecamatan
Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, kembali terjaga.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru