Di Balik Layanan Aman, LRT Jabodebek Pastikan Petugas Dalam Kondisi Prima Lewat Pemeriksaan NAPZA

- Editor

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap hari, ratusan ribu masyarakat mempercayakan perjalanannya bersama LRT Jabodebek. Di balik layanan yang aman, tepat waktu, dan nyaman, ada para petugas yang bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan setiap perjalanan berjalan lancar dan selamat. Untuk menjaga kesiapan dan kondisi petugas, LRT Jabodebek melaksanakan pemeriksaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) bagi para pekerja sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan keselamatan pengguna.

Sepanjang tahun 2025, LRT Jabodebek telah tiga kali melaksanakan pemeriksaan NAPZA, yaitu pada bulan Februari, Mei, dan Oktober. Pemeriksaan ini melibatkan sekitar 600 pegawai LRT Jabodebek yang mencakup unit operasi, sarana, prasarana, dan fungsi pendukung lainnya.

Kegiatan pemeriksaan pada bulan Oktober ini difokuskan kepada petugas yang berperan langsung dalam penyelenggaraan perjalanan LRT Jabodebek, seperti petugas Operation Control Center (OCC), Train Attendant (TA), serta petugas dari unit sarana dan prasarana.

Baca Juga :  Pertamina Hulu Rokan dan SUCOFINDO Perkuat Komitmen Kinerja Berkelanjutan lewat Sertifikasi Sistem Manajemen Terintegrasi

Petugas OCC merupakan pengendali di balik layar yang memantau seluruh perjalanan LRT Jabodebek melalui sistem otomatis berteknologi tinggi Grade of Automation Level 3 (GoA3). Mereka memastikan setiap rangkaian beroperasi sesuai jadwal dan protokol keselamatan yang ketat. Sementara Train Attendant bertugas di dalam rangkaian kereta untuk melayani pengguna, memastikan kenyamanan selama perjalanan, serta siap mengambil alih kendali operasional bila dibutuhkan.

Di sisi lain, petugas sarana berperan dalam memastikan kesiapan dan keandalan rangkaian kereta melalui pemeriksaan rutin, perawatan berkala, serta pemantauan kondisi teknis secara menyeluruh. Adapun petugas prasarana bertanggung jawab menjaga kesiapan jalur, sistem persinyalan, serta infrastruktur pendukung lainnya agar seluruh perjalanan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Seluruh peserta pemeriksaan dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba. Hasil ini menjadi bukti bahwa keselamatan tidak hanya tertanam dalam teknologi dan sistem operasional, tetapi juga dalam integritas, disiplin, dan dedikasi setiap individu yang bekerja di LRT Jabodebek.

Baca Juga :  5 Cara Meningkatkan Kompetensi Karyawan di Era Digital

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik. “Keselamatan bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang peran manusia yang mengoperasikannya. Melalui langkah ini, kami ingin memastikan bahwa setiap petugas bekerja dalam kondisi terbaik demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek,” ujar Purnomosidi.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari budaya keselamatan yang terus dibangun di lingkungan LRT Jabodebek. Dedikasi, kedisiplinan, dan tanggung jawab para petugas menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan layanan dan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang aman dan nyaman.

Melalui berbagai langkah pencegahan, pengawasan, serta pembinaan berkelanjutan, LRT Jabodebek terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang berkualitas dan berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pengguna.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terbaru