EVOS Esports Juara Free Fire EWC 2025: Tim Indonesia Ukir Prestasi Dunia

- Editor

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EVOS Esports berhasil menjadi juara Free Fire pada turnamen Esports World Cup (EWC) 2025 di Riyadh, akhiri penantian gelar juara dunia bagi Indonesia sejak 2019.

Tim EVOS Divine mengangkat trofi juara dunia Free Fire EWC 2025 di Riyadh. EVOS Esports (tim EVOS Divine) berhasil menjuarai turnamen Free Fire Esports World Cup (EWC) 2025 di Qiddiya Arena, Riyadh, Arab Saudi, setelah melalui partai final yang dramatis. Prestasi tim Indonesia ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali menjadi kampiun dunia esports Free Fire sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 2019. Kemenangan EVOS Esports di ajang EWC Free Fire 2025 ini disambut sorak sorai penggemar esports Tanah Air, mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di kancah esports dunia.

Drama Final dan Kemenangan Bersejarah EVOS

EVOS Divine menunjukkan performa konsisten sepanjang babak Grand Final yang terdiri dari 10 ronde. Tim macan putih tersebut berhasil mengumpulkan total 170 poin untuk mengunci gelar juara, unggul jauh dari rival terdekatnya, RRQ Kazu di posisi kedua (123 poin) serta Bigetron by Vitality di peringkat ketiga (120 poin). Penentuan juara berlangsung menegangkan hingga gim terakhir; EVOS Divine memastikan Booyah (kemenangan) dramatis pada game ke-10, yang sekaligus mengukuhkan mereka sebagai juara dunia Free Fire EWC 2025. Pada duel final tersebut, EVOS berhadapan dengan Team Vitality dalam situasi winner-takes-all. Momen heroik terjadi ketika Muhammad “Rasyah” Rasyid, pemain termuda EVOS berusia 15 tahun, dengan peran sniper berhasil melumpuhkan FAIZZMKS — pemain terakhir Team Vitality — untuk memastikan EVOS Divine keluar sebagai pemenang.

Turnamen Free Fire di EWC 2025 ini diikuti oleh 18 tim terbaik dunia dengan total hadiah sebesar USD 1.000.000. Sebagai juara pertama, EVOS Divine berhak membawa pulang hadiah utama USD 300.000 serta memastikan tiket lolos ke Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 yang akan digelar di Jakarta pada akhir tahun. Lebih istimewa lagi, Rasyah “The Wonderkid” Rasyid dari EVOS Divine dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) turnamen berkat penampilan luar biasa dan kontribusi krusialnya sepanjang kompetisi.

Baca Juga :  KAI Divre III Palembang Ingatkan Kembali Aturan Syarat dan Ketentuan Naik Kereta Api

Dominasi Indonesia di Panggung Esports Dunia

Capaian EVOS Esports ini menegaskan dominasi Indonesia di turnamen dunia Free Fire EWC 2025. Tiga tim Indonesia berhasil menembus empat besar klasemen akhir (EVOS, RRQ Kazu, dan Bigetron Vitality), menunjukkan bahwa kekuatan regional Asia Tenggara semakin diperhitungkan di level global. Kemenangan EVOS menandai pencapaian besar bagi skena esports Indonesia secara keseluruhan. Gelar juara dunia yang diraih EVOS Esports ini bukan hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga menggeser dominasi tradisional negara lain seperti Brasil dan Thailand di arena Free Fire dunia. Hal ini membuktikan tim Indonesia mampu menjadi juara esports dunia dengan perpaduan strategi matang, disiplin, dan mental juara yang tak kalah dari tim mancanegara.

Komentar Pemain dan Manajemen EVOS

Kemenangan bersejarah ini disambut haru oleh para pemain dan jajaran manajemen EVOS. Aji Apri Wicaksono alias “AIMGod”, anggota EVOS Divine, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung dan tim manajemen atas keberhasilan mereka meraih gelar dunia. “Terima kasih untuk kalian yang sudah bertahan, sudah percaya, dan sudah terus bersama. Terima kasih untuk manajer, tim manajemen, fans, dan semua yang selalu mendukung kami,” ungkap Aji Apri Wicaksono setelah pertandingan. AIMGod juga mengakui bahwa timnya sempat terpuruk pada turnamen sebelumnya, namun berhasil bangkit melalui kerja keras dan perubahan strategi. “Di turnamen sebelumnya performa kami sempat hancur, tapi kami tidak menyerah. Hari ini semua perjuangan terbayar, kemenangan ini untuk semua yang percaya kami bisa bangkit,” tambah AIMGod, mengenang perjalanan timnya bangkit dari kegagalan hingga akhirnya berdiri di podium juara dunia.

Baca Juga :  Kuartal IV 2024 Jadi Titik Balik, Krakatau Steel Bidik Pemulihan Finansial 2025

Pihak manajemen EVOS Divine turut menyampaikan rasa bangga atas prestasi tim. “Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras para pemain, dukungan penggemar, dan solidnya ekosistem EVOS Esports. Saya sangat bangga EVOS Divine berhasil mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia. Semoga prestasi besar ini memotivasi lebih banyak talenta muda Tanah Air untuk berprestasi di esports,” kata Fachrul “Adien”, manajer tim EVOS Divine, dalam kesempatan terpisah. Ia menambahkan bahwa keberhasilan Rasyah di usia yang masih 15 tahun menjadi MVP dunia merupakan bukti potensinya generasi muda Indonesia dapat bersaing dan berprestasi di level tertinggi esports.

Ekosistem EVOS dan Promosi Esports Indonesia

Keberhasilan EVOS Esports menjuarai EWC Free Fire 2025 semakin memperkokoh posisi organisasi tersebut sebagai pionir esports Indonesia. EVOS Esports tak hanya berjaya di arena kompetitif, tetapi juga aktif membangun ekosistem esports yang menyeluruh bagi komunitas. Salah satu inisiatif kebanggaan EVOS adalah platform top-up game resmi mereka, https://topup.evos.gg, yang menawarkan kemudahan top up Free Fire murah dan aman bagi para pemain. Layanan top-up resmi EVOS di https://topup.evos.gg ini merupakan bagian dari ekosistem EVOS yang memanjakan penggemar gim dengan harga terjangkau dan transaksi terpercaya. Dengan dukungan prestasi di level dunia dan ekosistem yang kuat – termasuk top up Free Fire murah di https://topup.evos.gg – EVOS Esports kian mengukuhkan diri sebagai tim Indonesia juara esports dunia yang menjadi kebanggaan negeri serta motor penggerak industri esports nasional.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah
Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal
Peran Wilayah Arktik dalam Persaingan Global
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Peran Wilayah Arktik dalam Persaingan Global

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:01 WIB

Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:00 WIB

LRT Jabodebek: Mengantar Ritme Baru Mobilitas Perkotaan

Berita Terbaru