Fatwa Syariah Perkuat Landasan ETF Emas, BRI-MI Kian Dekat Hadirkan Produk Perdana

- Editor

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah menyusun Peraturan OJK (POJK) terkait Exchange Traded Fund (ETF) Emas sebagai bagian dari upaya memperkuat kepastian regulasi dan tata kelola instrumen berbasis komoditas di pasar modal Indonesia.

Jakarta, 15 Desember 2025 — Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) saat ini tengah menyusun Peraturan OJK (POJK) terkait Exchange
Traded Fund (ETF) Emas sebagai bagian dari upaya memperkuat kepastian regulasi
dan tata kelola instrumen berbasis komoditas di pasar modal Indonesia.

Sejalan dengan penggodokan tersebut, Ketua Dewan
Pengawas Syariah BRI Manajemen Investasi (BRI-MI), Dr. Ir. H. Muhamad
Nadratuzzaman Hosen, MS, Mec, Ph.D, atau lebih akrab dengan panggilan Prof.
Nadra mengatakan bahwa aspek kesesuaian syariah turut menjadi fondasi penting
dalam pengembangan ETF Emas.

Baca Juga :  Mengurangi Rugi-Rugi Daya dengan Desain Trafo Ramah Lingkungan

“Terbitnya Fatwa DSN–MUI No. 163/DSN-MUI/X/2025
memberikan kerangka yang lebih jelas bagi penyusunan struktur dan mekanisme ETF
Emas yang selaras dengan prinsip syariah,” ujar Prof. Nadra.

Sebagai catatan, Fatwa DSN–MUI tersebut
memberikan ketentuan menyeluruh terkait penyusunan struktur dan mekanisme ETF
Emas, termasuk underlying emas, proses penciptaan dan pelunasan unit
penyertaan, hingga akad yang digunakan.

Dengan demikian, pedoman tersebut dapat menjadi
pijakan utama bagi BRI-MI dan mitra strategis dalam merampungkan desain produk
secara konsisten dengan prinsip syariah serta tata kelola pasar modal.

“Dukungan ekosistem yang telah terbentuk bersama
tiga perusahaan besar dalam ekosistem ETF dan Bullion, landasan fatwa ini
membawa kami lebih dekat dalam menyediakan pilihan investasi yang relevan bagi
kebutuhan Masyarakat,” tambah Prof. Nadra.

Baca Juga :  Face Recognition Attendance App, Inovasi AI dari Dua Siswa BINUS SCHOOL Simprug

Adapun dalam pengembangannya, BRI-MI juga bekerja
sama dengan sejumlah mitra strategis, antara lain PT Pegadaian sebagai penyedia
dan kustodian emas, PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai bank kustodian, serta PT
Mandiri Sekuritas sebagai dealer partisipan. Seluruh pihak saat ini memasuki
tahap harmonisasi lanjutan dengan regulator dan Self-Regulatory Organization
(SRO) guna memastikan kesiapan operasional dan kepatuhan regulasi.

“Dengan landasan syariah yang telah ditetapkan,
proses finalisasi produk diharapkan dapat berlangsung lebih solid sehingga ETF
Emas dapat diperkenalkan kepada publik secara tepat dan berkelanjutan,” tutup
Prof. Nadra.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terbaru