Gadget Rusak? Ini yang Harus Diperhatikan Saat Ingin Mengganti HP

- Editor

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Smartphone sudah jadi bagian penting dari hidup kita. Dari urusan kerja, hiburan, sampai belanja, hampir semuanya bisa dilakukan lewat layar kecil ini. Namun, bagaimana kalau gadget kesayanganmu mulai bermasalah? Misalnya baterai cepat habis, layar retak, atau performa yang makin lemot.

Sebelum buru-buru mengganti dengan model terbaru, ada baiknya kamu mempertimbangkan beberapa hal berikut.

1. Apakah HP masih bisa diperbaiki?

Kadang, kerusakan kecil seperti layar retak, tombol macet, atau baterai drop masih bisa diatasi dengan servis. Biayanya jauh lebih murah dibanding beli HP baru. Coba cek dulu berapa estimasi biaya perbaikan di service center. Kalau biaya servis lebih dari separuh harga HP baru, barulah kamu bisa mulai mikir ganti gadget.

2. Kebutuhan atau keinginan?

Banyak orang tergoda upgrade HP hanya karena model baru terlihat keren. Padahal, pertanyaannya, apakah fitur HP baru itu benar-benar kamu butuhkan? Misalnya kamera dengan zoom super tinggi mungkin menarik, tapi kalau sehari-hari kamu hanya pakai kamera untuk foto makanan atau selfie sederhana, fitur itu bisa jadi berlebihan.

3. Sesuaikan dengan budget

Harga smartphone sekarang sangat bervariasi. Dari yang Rp2 jutaan hingga puluhan juta rupiah. Jangan sampai keinginan memiliki HP flagship malah bikin dompet kering. Buatlah range harga yang sesuai dengan kemampuan finansialmu.

Baca Juga :  15 Ribu Pohon Ditanam di Jabungan, Warga Masih Menanti Manfaat Ekonomi

4. Pertimbangkan umur pakai

Saat memilih HP baru, lihat juga daya tahan dan update software yang ditawarkan. HP dengan support pembaruan OS hingga 4–5 tahun tentu lebih worth it daripada yang cepat usang. Ingat, beli gadget itu bukan hanya soal keren di awal, tapi juga investasi penggunaan jangka panjang.

5. Jangan lupa faktor ekosistem

Apakah kamu pengguna Android atau iOS? Biasanya orang lebih nyaman bertahan di ekosistem yang sama karena sinkronisasi data lebih mulus. Misalnya, kamu sudah punya smartwatch, tablet, atau laptop dari brand tertentu. Kalau ganti ke merek lain, bisa jadi tidak sepraktis sebelumnya.

6. Solusi finansial kalau budget terbatas

Kadang, kebutuhan mengganti HP memang mendesak, misalnya karena dipakai untuk kerja remote, bisnis online, atau keperluan belajar. Kalau kondisi ini terjadi tapi tabungan belum cukup, kamu bisa mempertimbangkan opsi pinjaman online dengan cicilan yang sesuai kemampuan.

Baca Juga :  BRI Finance Tangkap Potensi Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Baru Dari Ajang Pameran GIIAS 2025

Dengan pinjaman, kamu bisa segera mendapatkan HP baru tanpa harus menguras seluruh tabungan sekaligus. Namun, pastikan pilih lembaga resmi. 

Bagi yang membutuhkan pinjaman bunga rendah untuk beli HP baru, kamu bisa menggunakan Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce. Cara mengajukan pinjaman bunga rendah di neobank juga mudah karena bisa langsung dari HP. Neo Pinjam punya limit hingga Rp100 juta dengan tenor bervariasi sampai 24 bulan. 

Ditambah, pinjaman online proses cepat di Neo Pinjam juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan pinjaman di Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru