Holding Perkebunan Nusantara Hadirkan Inovasi Gula Nasional melalui Partisipasi RPN di Sugarex 2025

- Editor

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Pameran gula internasional Sugarex Indonesia 2025 kembali digelar di Dyandra Convention Centre Surabaya pada 12–13 November 2025. Ajang bertaraf global yang dihadiri delegasi dari berbagai negara, termasuk India, Australia, dan Spanyol, ini menjadi momentum penting bagi PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan di bawah Holding Perkebunan Nusantara, untuk menampilkan terobosan terbaru dalam industri gula dan perkebunan.

Partisipasi RPN melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) mendapat perhatian luas pengunjung, terutama melalui kolaborasi strategis bersama PT Equiva Ligand Indonesia, distributor resmi Sucromat dan Refraktometer Indonesia. Sebagai mitra utama, perusahaan pemasok alat laboratorium terbesar di Indonesia untuk perangkat ukur industri makanan dan minuman ini mendukung demonstrasi langsung teknologi analisis modern.

Pengunjung dapat menyaksikan demo penggunaan alat laboratorium berteknologi tinggi milik PT Equiva Ligand Indonesia dengan memanfaatkan bahan analisis dari P3GI. Respons positif dari pengunjung menggambarkan tingginya minat industri terhadap teknologi analisis yang relevan dan sesuai standar laboratorium skala besar.

Baca Juga :  Customer Service Tak Perlu Ribet Lagi dengan Teknologi AI dari Barantum

Selain menampilkan teknologi analisis, P3GI memperkuat kontribusi edukasi sektor gula melalui kehadiran Kepala Bagian Usaha P3GI, Risvan Kuswurjanto, sebagai pembicara pada hari pertama. Ia membawakan materi berjudul “The Role of Smart Agriculture In Accelerating Indonesia’s Sugar Self-Sufficiency Goals”. “Kami ingin menunjukkan bahwa riset yang tepat dapat mempercepat langkah menuju swasembada gula,” ujarnya.

Selama pameran, P3GI memperkenalkan berbagai produk unggulan, mulai dari bahan tanam seperti bibit tebu, lonjoran, dan budset, hingga produk nonbahan tanam seperti clearpol, penapol, Fondanseed, serta layanan pelatihan, analisis laboratorium, kalibrasi, dan wisata edukasi. Salah satu daya tarik utama adalah Segarcane, minuman sari tebu alami hasil riset P3GI, yang dibagikan gratis kepada pengunjung. “Melalui pameran ini, masyarakat dapat merasakan langsung kualitas produk tebu hasil penelitian kami,” ungkap salah satu perwakilan P3GI.

Baca Juga :  5 Tips Trading XAUUSD Saat Harga Emas Sedang Menguat

Keikutsertaan P3GI dalam Sugarex Indonesia 2025 tidak hanya berfokus pada promosi produk dan teknologi, tetapi juga menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri, lembaga riset, hingga mitra internasional. Ajang ini diharapkan membuka peluang riset bersama, memperluas penerapan teknologi pergulaan modern, serta melahirkan inovasi hilir yang lebih kompetitif.

Melalui partisipasi pada pameran internasional ini, Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi modernisasi industri gula sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan potensi besar dalam pengembangan tebu dan produk turunannya.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru