Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Ekonomi Desa, PTPN I Sukses Gelar Pelatihan UMKM di Minahasa

- Editor

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minahasa – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Marinsow, Kabupaten Minahasa, mengikuti rangkaian Pelatihan Penguatan Kapasitas UMKM yang diselenggarakan oleh PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari, dari tanggal 30 Juni hingga 6 Juli 2024, dan menjadi wadah pengembangan kompetensi serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Pelatihan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Kepala Desa Marinsow dan Camat Likupang Timur, dan menghadirkan narasumber ahli dari berbagai bidang. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis dalam mengembangkan usaha, memperkuat kelembagaan desa, dan memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

Hari pertama diawali dengan sesi inspiratif bersama Dr. Aries Muftie, SE., SH., MH., yang mengulas tentang Perjalanan Pembangunan Pedesaan dan praktik baik dari Gerakan Saemaul Undong Korea Selatan. Para peserta diajak berpikir kreatif melalui pendekatan Creative Technopreneur dan Appreciative Inquiry, menggali potensi usaha berbasis kekayaan lokal. “Kami baru menyadari betapa besar peluang bisnis di Sulawesi Utara jika dikelola dengan baik,” ungkap salah satu peserta usai sesi.

Baca Juga :  Peta Penyebaran Buah Premium di Indonesia: Dari Jakarta hingga Bali dalam Waktu Singkat

Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya kesehatan mental pelaku usaha. Melalui sesi Mental Health & Positive Mindset yang dipandu oleh Donny S. Danaatamadja, peserta diajak berdiskusi tentang cara mengelola stres dan membangun pola pikir positif dalam berwirausaha.

Materi selanjutnya mencakup filosofi Monozukuri dan Hitozukuri, penyusunan Business Model Canvas (9M), serta pemahaman peran strategis Koperasi dan BUMDes yang disampaikan oleh Hery Wahyudianto. Diskusi tentang Peta Jalan Industri Perdesaan (5 Pilar) yang dipaparkan oleh Eric Firmansyah juga memicu antusiasme tinggi peserta terhadap strategi pengembangan ekonomi lokal.

Kegiatan juga mencakup pelatihan Teamwork & Communication, simulasi peran berbasis kondisi lapangan, serta pemahaman konsep Komite Pembangunan Desa (KPD) dan perencanaan berbasis BIG Dream-Small Step-High Impact. “Kami belajar bahwa perubahan besar harus dimulai dari langkah kecil yang terukur,” ujar salah satu peserta yang aktif berdiskusi.

Baca Juga :  Mulai 1 Juli 2025, KA Pangrango Gunakan Sarana Baru Ekonomi New Generation untuk Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan

Pelatihan turut memperluas wawasan peserta terkait potensi digitalisasi dan pariwisata desa. Materi tentang Digitalisasi Perdesaan oleh Dani Ramdani, serta Prospek Pariwisata Maritim dan Agro Digital oleh Alfons, disambut antusias oleh peserta. Implementasi konsep Industri DeDi-DeWi-Ammara yang dibawakan oleh Ali Mastari juga membuka ruang eksplorasi untuk pengembangan desa berbasis ekonomi hijau dan biru.

Sesi terakhir ditutup dengan Presentasi Kelompok, di mana para peserta menunjukkan pemahaman mendalam dalam merancang rencana bisnis berbasis potensi lokal. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi Growth Mindset dan Communication Skill yang difasilitasi oleh ACT Consulting.

Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, namun juga membangkitkan semangat kolaborasi dan inovasi bagi pelaku UMKM Marinsow. Dengan bekal keterampilan dan jejaring yang lebih kuat, diharapkan para pelaku usaha lokal mampu tumbuh lebih kompetitif secara offline maupun digital, serta menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi desa.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Berita Terbaru

Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Senin, 2 Feb 2026 - 07:00 WIB