INDICO DFE & SMK Telkom Malang Jalin Inovasi Sensor IoT untuk Kandang Ayam Broiler

- Editor

Jumat, 27 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDICO melalui portofolionya, DFE (Digital Food Ecosystem), menjalin kolaborasi riset dan pengembangan (Join Research & Development) bersama SMK Telkom Malang untuk menciptakan inovasi teknologi sensor Internet of Things (IoT) di kandang ayam broiler. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kandang melalui otomatisasi dan pemantauan berbasis data, sekaligus menghadirkan perangkat IoT dengan harga terjangkau yang dapat direplikasi di kandang-kandang kemitraan INDICO.

Jakarta – INDICO melalui portofolionya, DFE (Digital
Food Ecosystem), menjalin kolaborasi riset dan pengembangan (Join Research
& Development
) bersama SMK Telkom Malang untuk menciptakan inovasi
teknologi sensor Internet of Things (IoT) di kandang ayam broiler. Proyek ini
bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kandang melalui otomatisasi dan
pemantauan berbasis data, sekaligus menghadirkan perangkat IoT dengan harga
terjangkau yang dapat direplikasi di kandang-kandang kemitraan INDICO.

Sensor IoT hasil kolaborasi ini dirancang untuk
mengukur empat variabel penting dalam lingkungan kandang ayam: suhu,
kelembapan, kadar amonia, dan kecepatan angin. Data yang dikumpulkan digunakan
untuk membantu menentukan keputusan operasional secara presisi, seperti kapan
menyalakan kipas atau pemanas, sehingga mendukung kenyamanan dan kesehatan ayam
broiler secara optimal.

Baca Juga :  Pastikan semua Fasilitas Kereta selalu Bersih, Yuk intip Pekerjaan Petugas OTC KAI Services di Kereta

“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat
INDICO dalam mengembangkan inovasi teknologi berdampak bagi sektor agrikultur
Indonesia. Kami percaya, solusi digital tidak harus mahal atau kompleks—yang
penting adalah relevansi, keberlanjutan, dan keterlibatan talenta lokal,” ujar
Andi Kristianto, CEO INDICO. “Kami juga bangga bisa berkolaborasi dengan
generasi muda dari SMK Telkom Malang yang menunjukkan semangat dan kompetensi
luar biasa.”

Berbeda dari solusi sebelumnya, perangkat ini
dikembangkan secara mandiri oleh tim Research & Development DFE,
memungkinkan penyesuaian penuh terhadap kebutuhan spesifik kandang. Proyek ini
menjadi tonggak penting dalam upaya INDICO untuk membangun kemampuan in-house
dalam pengembangan perangkat keras berbasis IoT. Para siswa SMK Telkom Malang
berperan aktif dalam proses perakitan sensor serta uji coba perangkat keras,
dengan dukungan penuh dari tim teknis INDICO.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini
karena siswa kami dapat belajar langsung dari kasus nyata berskala industri.
Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman teknis, tetapi juga pengalaman
berharga bekerja dalam ekosistem profesional,” ujar Rahmat Dwi Djatmiko, S.Kom,
Kepala SMK Telkom Malang.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Angkat Koperasi Merah Putih sebagai Contoh Perubahan di Era Ekonomi Digital

Selain memberikan dampak langsung bagi
peningkatan efisiensi dan produktivitas peternakan DFE, proyek ini juga
memperkaya kapabilitas internal INDICO dalam merancang dan membangun perangkat
IoT secara independen. Ke depannya, teknologi ini akan terus dikembangkan ke
versi lanjutan serta direncanakan untuk diterapkan di sektor agrikultur lainnya
seperti perkebunan aren.

Proyek ini melibatkan berbagai pihak dari kedua
institusi, termasuk tim kandang DFE dan tim Research & Development
SMK Telkom Malang. Kolaborasi lintas institusi ini menjadi contoh nyata sinergi
antara dunia industri dan pendidikan vokasi dalam mendorong inovasi lokal yang
relevan dan aplikatif.

Dengan keberhasilan tahap awal ini, INDICO
menegaskan kembali komitmennya untuk terus menghadirkan solusi digital
berdampak di sektor agrikultur Indonesia—dari kandang hingga kebun, dari riset
hingga realisasi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Berita Terbaru

Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Senin, 2 Feb 2026 - 07:00 WIB