Istighosah Bersama Warga Demak, Kementerian PU Bergerak Cepat Atasi Banjir Rob

- Editor

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak – Suara doa dan harapan memenuhi udara Sayung, Demak, dalam sebuah istighosah bersama yang dihadiri para tokoh agama, ulama, dan warga yang selama ini terdampak banjir rob. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo hadir langsung mewakili Presiden Prabowo Subianto untuk bersilaturahmi dan menunjukkan bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang membayangi kawasan pesisir Pantura.

Dalam suasana
penuh keheningan dan kekhidmatan, Menteri Dody menyampaikan bahwa banjir rob
yang melanda Pantura, termasuk Demak, bukan hanya persoalan lokal. Fenomena ini
merupakan bagian dari dampak besar perubahan iklim global, yang dirasakan di
berbagai belahan dunia dari Eropa hingga Asia, dan di Indonesia secara nyata
menghantam kawasan pesisir utara Jawa.

Salah satu
langkah konkret perhatian Presiden, disampaikan Menteri Dody, adalah pernyataan
Presiden empat hari lalu di hadapan publik bahwa Pemerintah akan segera
membentuk Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa sebagai upaya sistemik
dan terintegrasi dalam melindungi wilayah pesisir dari Jakarta hingga Semarang,
termasuk Demak.

Baca Juga :  Integrasi Moda di Stasiun Dukuh Atas BNI Dorong Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek

“Karena kalau
kita bicara rob, tidak hanya Jakarta karena penurunan tanah, tidak hanya
Semarang, tetapi sepanjang pantai utara dengan prioritas Jakarta dan Semarang.
Kalau bicara Semarang otomatis Demak, Jepara, dan Rembang menjadi satu
bagian,”kata Menteri Dody.

“Kita semua tentu
berharap melalui doa-doa yang dipanjatkan oleh warga Demak dan berbagai ikhtiar
baik melalui lahir dan batin. Ikhtiar lahir dengan pembangunan fisik seperti
tanggul laut Giant Sea Wall yang sudah disampaikan Bapak Presiden Prabowo atau dengan
batin melalui doa,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody
menegaskan bahwa pemerintah telah mulai melakukan berbagai penanganan darurat,
termasuk normalisasi Sungai Dombo, serta mengerahkan 4 unit ekskavator dan 10
unit pompa mobile di beberapa titik rawan rob di Sayung dan sekitarnya.

Selain itu,
sejumlah sungai lain di wilayah Sayung dan sekitarnya juga masuk dalam program
normalisasi. Kami juga koordinasi dengan pemerintah daerah untuk penataan ruang
di wilayah hulu, supaya aliran airnya bisa lebih terkendali dan tidak
memperparah banjir di bawah, kata Menteri Dody.

Baca Juga :  Analisa Dampak Perang Timur pada Kurs Bitcoin: Saatnya Beli atau Tunggu?

Meski pemerintah
hadir dan bergerak cepat, Menteri Dody mengakui adanya keterbatasan anggaran
negara.

Tahun ini
pemerintah baru memiliki anggaran terbatas untuk wilayah ini. Tapi kita
sama-sama perjuangkan agar pada pembahasan anggaran perubahan atau di
tahun-tahun berikutnya, kebutuhan-kebutuhan warga bisa lebih mencukupi,
ujarnya.

“Saya setuju
dengan nasihat para kiai bahwa ikhtiar harus diiringi dengan doa. Kita memohon
agar Allah mengampuni, mengganti musibah ini dengan yang lebih baik, dan
mempermudah upaya-upaya pemerintah dalam melayani masyarakat,”kata Menteri
Dody.

Acara istighosah
ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Taj Yasin, Ketua PCNU
Kabupaten Demak KH Muhammad Aminudin Mash’udi, serta jajaran Kementerian PU
dari Ditjen Sumber Daya Air dan Ditjen Bina Marga di wilayah Jawa Tengah.(*)

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terbaru