Japanese Popular Culture BINUS University Buka Jalan Mahasiswa Magang di Jepang

- Editor

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 September 2025 –
Kesempatan emas untuk merasakan langsung budaya kerja Jepang kini nyata bagi mahasiswa BINUS University. Jesslyn Claudia Suprato, Binusian 2026 semester 7 dari Japanese Popular Culture (JPC) Program, tengah menjalani internship bergengsi di Suginoi Hotel, Beppu, Jepang.

Dalam perannya, Jesslyn dipercaya menjadi penghubung antara tamu dan staf hotel, mulai dari translator (Inggris–Jepang), front desk, hingga memastikan kenyamanan tamu selama menginap. Pekerjaan sehari-harinya mencakup layanan penitipan barang, pengantaran kebutuhan tamu ke kamar, menjawab pertanyaan terkait hotel, hingga memfasilitasi shuttle bus antar-gedung.

“Peran saya bukan hanya sekadar melayani, tetapi juga menjaga komunikasi yang baik dan membawa nama baik diri sendiri maupun Suginoi Hotel,” ungkap Jesslyn.

Bekal dari Japanese Popular Culture BINUS University

Sebelum berangkat, Jesslyn dibekali pemahaman mendalam tentang bahasa dan budaya Jepang, yang kini terbukti menjadi modal penting dalam menghadapi dunia kerja. Ia menerapkan konsep wa (harmoni), disiplin hourensou (laporan, komunikasi, konsultasi), serta penggunaan keigo (bahasa formal Jepang) dalam interaksi dengan tamu maupun senior.

Baca Juga :  Keunggulan Sistem Manajemen Dokumen Digital untuk Perusahaan Modern

Belajar di Japanese Popular Culture BINUS University sangat membantu saya dalam memahami tidak hanya bahasa, tetapi juga filosofi budaya Jepang. Dari kelas, saya belajar bagaimana budaya Jepang menekankan harmoni, disiplin, dan rasa hormat. Semua itu saya rasakan manfaatnya ketika berinteraksi langsung dengan tamu maupun senior di hotel,” jelas Jesslyn.

Budaya kerja Jepang sangat khas dan berbeda dengan Indonesia. Pembekalan dari Japanese Popular Culture, BINUS University membantu saya beradaptasi lebih cepat,” tambahnya.

Momen Berkesan dan Harapan ke Depan

Selain pengalaman profesional, Jesslyn menemukan momen berkesan saat bertemu rekan internship asal Indonesia lainnya di Beppu dan Oita. “Rasanya menenangkan ketika tahu ada teman senegara yang mengalami hal sama. Kami saling mendukung dan bertukar informasi sehari-hari,” kenangnya.

Baca Juga :  Akses Wisata Lebih Nyaman dan Aman, Ruas Tol Batang–Semarang Dukung Pariwisata dan UMKM Jawa Tengah

Bagi Jesslyn, internship ini tidak hanya memperkuat keterampilan hospitality, komunikasi, dan bahasa, tetapi juga menjadi pijakan untuk mewujudkan mimpinya berkarier di Jepang. “Saya ingin bekerja di Jepang di masa depan. Internship ini adalah langkah awal yang berharga,” ujarnya penuh keyakinan.

Tentang Japanese Popular Culture (JPC) BINUS University

Program Japanese Popular Culture BINUS University membuka peluang luas bagi mahasiswa yang mencintai budaya Jepang. Tidak hanya belajar bahasa dan budaya, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan internship di Jepang, berinteraksi langsung dengan masyarakat, sekaligus memahami etos kerja khas Jepang yang sangat dihargai di dunia industri.

Dengan pengalaman nyata seperti yang dialami Jesslyn, BINUS University menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan yang memiliki global employability, siap bersaing di tingkat internasional, sekaligus menjadi duta budaya Indonesia di dunia.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru