KAI Salurkan Rp14,89 Miliar untuk Program Sosial: Hadirkan Dampak Nyata di Balik Laju Roda Kereta Api

- Editor

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di balik laju kereta api yang tak pernah berhenti menyusuri rel, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus bergerak menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Tak sekadar membawa penumpang dan barang, KAI juga menjalankan misi sosial yang menyentuh berbagai lapisan kehidupan di sepanjang jalur operasionalnya.

Dari Januari – 19 Juni 2025, KAI telah menyalurkan total dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp14.896.794.802. Dana ini digunakan untuk mendukung berbagai program yang menyentuh aspek sosial, ekonomi, hingga lingkungan, sejalan dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Sebesar Rp10.354.293.380 kami alokasikan untuk program bina lingkungan. Salah satunya melalui KAI Quick Respon, program cepat tanggap yang hadir di tengah situasi darurat seperti bencana alam dan krisis sosial. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan sesegera mungkin, KAI hadir sebagai bagian dari solusi,” ujar EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji.

Di bidang kesehatan KAI menggelar KAI Sehat Sejahtera, yang menjadi ujung tombak layanan kesehatan bagi masyarakat. Mulai dari pengobatan gratis menggunakan Rail Clinic, penyuluhan kesehatan, hingga pembangunan fasilitas sanitasi di wilayah pelosok, semua dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  VRITIMES Umumkan Kerjasama dengan PostSumatera.id untuk Penerbitan Siaran Pers di Sumatera

Untuk pendidikan, KAI menjalankan program KAI EduFriend yang menyasar anak-anak di sekitar jalur rel maupun wilayah binaan. Program ini memberikan pendampingan dan bantuan pendidikan sebagai bentuk komitmen nyata mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas.

Di sisi keselamatan dan kenyamanan, KAI mengedukasi masyarakat melalui Sosialisasi Keselamatan PERKA serta kampanye anti pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan di atas KA. Inisiatif yang masuk dalam kategori community relations ini telah menyerap dana sebesar Rp1.859.843.873, dan mendukung terciptanya transportasi publik yang aman, ramah, dan inklusif.

Pada aspek penguatan sosial, KAI menghadirkan KAI DungMas dan KAI Pling sebagai jembatan hubungan dengan komunitas di sekitar operasional. Tak hanya itu, KAI juga mendorong branding desa binaan sebagai bentuk nyata pemberdayaan potensi lokal.

Baca Juga :  Bukan Siapa-Siapa, Tapi Dipercaya: Cara Yohannes Hengky 25 Tahun Jadi Kontraktor Sukses Tanpa Orang Dalam

Sementara itu, dukungan terhadap ekonomi kerakyatan diwujudkan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) senilai Rp2.682.657.549. Bantuan ini tidak sekadar pendanaan, tapi juga disertai pendampingan usaha dan pembukaan akses pasar agar UMK binaan KAI bisa naik kelas.

Melalui program payung MiKA (Mitra KAI), KAI menjalankan subprogram seperti MiKA Hasanah, MiKA Next Class, MiKA Go Global, MiKA Creative Space, hingga MiKA Exhibition. Semua dirancang untuk memperluas kapasitas UMK agar mampu bersaing di pasar lokal maupun internasional.

“Melalui berbagai program TJSL ini, KAI ingin menjadi lebih dari sekadar penyedia transportasi. Kami ingin berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Kami percaya, keberlanjutan itu bukan hanya tentang kami, tapi tentang bagaimana kita bisa tumbuh bersama,” tutup Agus.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Berita Terbaru

Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Senin, 2 Feb 2026 - 07:00 WIB