Kementerian PU Prioritaskan Preservasi Lebih dari 144 Km Jalan untuk Perkuat Konektivitas di Sintang

- Editor

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sintang, 9 Oktober 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan komitmennya dalam memelihara dan meningkatkan konektivitas jalan nasional di seluruh Indonesia. Pada tahun anggaran 2025, Kabupaten Sintang di Kalimantan Barat menjadi salah satu fokus utama dengan alokasi anggaran sebesar Rp13,08 miliar untuk kegiatan preservasi jalan dan jembatan.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa
peningkatan kualitas jalan nasional merupakan bagian penting dari upaya
pemerintah untuk memperkuat konektivitas antar wilayah.

“Kondisi jalan yang mantap dapat mempercepat
waktu tempuh kendaraan, menurunkan biaya logistik, menekan harga barang, serta
mempermudah aktivitas masyarakat,” kata Menteri Dody.

Kegiatan preservasi jalan dan jembatan di
Kabupaten Sintang sendiri mencakup beberapa paket pekerjaan. Di antaranya
adalah Preservasi Jalan dan Jembatan Tebelian–Sintang–Sp. Nanga Silat–Sejiram
dan Jalan Dalam Kota Sintang, serta paket pekerjaan tahap kedua untuk ruas yang
sama. Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan meliputi pemeliharaan rutin jalan
dan jembatan, rehabilitasi jembatan, serta program padat karya rutin di ruas
Tebelian–Sintang–Nanga Silat, dengan total panjang penanganan mencapai lebih dari
144 kilometer.

Baca Juga :  Strategi Digital Marketing 2026: Menjawab Tantangan AI, Social Commerce, dan Perubahan Perilaku Konsumen

“Preservasi jalan dan jembatan adalah bentuk
tanggung jawab kita dalam memastikan infrastruktur yang telah dibangun tetap
dalam kondisi mantap dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jalan nasional berperan vital dalam
menghubungkan sentra ekonomi, kawasan pertanian, dan permukiman,” tambah
Menteri Dody.

Dari
total pagu anggaran sebesar Rp13,08 miliar tersebut, realisasi fisik salah satu
paket pekerjaan menunjukkan capaian yang signifikan. Paket Preservasi Jalan dan
Jembatan Tebelian–Sintang–Sp. Nanga Silat–Sejiram tercatat memiliki progres
fisik mencapai 93,07% dengan progres keuangan sebesar 91,10%. Capaian ini menunjukkan komitmen pelaksanaan
yang efektif dan tepat waktu oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)
Kalimantan Barat.

Kegiatan
preservasi di Kabupaten Sintang pada tahun 2025 tidak hanya berfokus pada
peningkatan kualitas permukaan jalan, tetapi juga menyentuh aspek keselamatan
dan pelayanan. Hal ini diwujudkan melalui perbaikan drainase hingga perkuatan
jembatan yang mengalami kerusakan. Selain itu, program padat karya yang
dilaksanakan di sepanjang ruas jalan nasional turut melibatkan masyarakat
setempat untuk meningkatkan perekonomian sekaligus memperkuat rasa memiliki
terhadap infrastruktur yang dibangun pemerintah.

Baca Juga :  Sebagai Pelopor AI, BINUS University Dorong Ekosistem Kerja Kreatif Berbasis Teknologi untuk Kemajuan Indonesia

“Selain
menjaga kondisi jalan tetap mantap, kami juga memastikan infrastruktur
pendukung seperti jembatan dan sistem drainase berfungsi baik agar pengguna
jalan merasa aman dan nyaman,” jelas Kepala BPJN Kalimantan Barat, Chandra
Syah.

“Dengan
preservasi rutin ini, Kementerian PU berharap infrastruktur jalan nasional di
Kabupaten Sintang dapat semakin mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar
arus distribusi barang serta jasa di wilayah timur Kalimantan Barat,” tambah
Chandra Syah.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru