Kementerian PU Tangani Konektivitas Jalan Provinsi Sicincin-Bukittinggi, Pemasangan Jembatan Darurat Ditargetkan Rampung Awal Januari

- Editor

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA 22 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat telah bekerja menangani kondisi putus pada jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Upaya penanganan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Menteri PU, Dody Hanggodo, saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi bencana.

Fokus utama
penanganan saat ini adalah percepatan pembangunan jembatan darurat di KM 74+800
di lokasi Jembatan Malalak yang terputus total akibat terjangan banjir bandang
Sungai Batang Aia Malalak.

Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas pascabencana adalah
prioritas utama pemerintah. Hal ini mengingat konektivitas jalan di wilayah
Sumatera Barat memiliki peran strategis sebagai penghubung mobilitas
antardaerah.

“Kementerian PU
terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan
jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,”
ujar Menteri Dody.

Guna
mempercepat proses pemulihan, Kementerian PU bersama Hutama Karya Infrastruktur
(HKI) dan pemerintah daerah setempat telah menjalin kerja sama dan mobilisasi
sejumlah alat berat ke lokasi terdampak. Tercatat sebanyak 8 unit excavator, 1 unit loader, dan 12 unit dump truck telah beroperasi di lapangan. Selain
itu, akan ada 7 unit alat berat tambahan yang saat ini sedang dalam perjalanan
menuju lokasi untuk memperkuat penanganan darurat.

Baca Juga :  Mahasiswa Program Japanese Popular Culture BINUS University Tunjukkan Inovasi Bisnis di YUME PRO x KAJI Pitching Event

Terkait teknis
penanganan jembatan putus, Kementerian PU akan membangun jembatan darurat tipe
Armco (bailey). Material jembatan yang sedang dalam proses pengiriman
langsung dari Palembang, Sumatera Selatan, dan dijadwalkan tiba di lokasi pada
hari Senin (22/12/2025). Proses pemasangan jembatan darurat ini diperkirakan
berlangsung selama dua minggu, dan dapat dilewati pada awal Januari 2026.
Jembatan darurat diharapkan dapat segera mengembalikan akses dasar masyarakat
sembari menunggu penanganan permanen.

“Saat ini
sedang dilakukan penanganan pascalongsor di KM 74+800 ruas Sicincin–Malalak.
Lokasi ini merupakan jembatan yang terputus akibat banjir bandang dan
ditargetkan dapat kembali fungsional dalam waktu sekitar maksimal dua minggu
dengan pembangunan jembatan darurat Armco,” jelas Rio Andika, Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK) 1.2 BPJN Sumatera Barat.

Selain jembatan
putus, ruas Sicincin–Malalak juga mengalami kerusakan parah akibat longsor di
sedikitnya 8 titik. Material longsor telah menutup badan jalan sepanjang kurang
lebih 4 kilometer pada segmen KM 78 hingga KM 82. Kondisi ini menyebabkan akses
dari arah Bukittinggi terputus hingga KM 85, sementara dari arah Malalak hanya
dapat dilalui sampai KM 78.

Data sementara
menunjukkan bencana banjir dan longsor telah berdampak pada 9 titik jalan
provinsi dan 5 titik jalan kabupaten di Kabupaten Agam.

Baca Juga :  KAI Hadirkan Livery Tematik dan Ornamen Stasiun, Meriahkan Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Ruas jalan
Sicincin–Bukittinggi melalui Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam memiliki peran
vital sebagai jalur alternatif penghubung antara Kabupaten Agam, Kota
Bukittinggi, dan Kota Padang, selain melalui Jalan Nasional Padang-Bukittinggi
via ruas Lembah Anai. Terputusnya jalur ini sangat memengaruhi mobilitas warga,
distribusi hasil pertanian, dan kegiatan ekonomi lokal.

Jalur Malalak
dikenal sebagai jalan tembus Bukittinggi yang dibuka sejak 2014 dan menjadi
salah satu urat nadi konektivitas di Sumatera Barat. Langkah pemerintah pusat
menangani perbaikan jalur ini direspons positif dari masyarakat setempat.

Zulfikar (45),
warga Nagari Malalak Selatan, menyambut baik dimulainya penanganan jembatan
putus tersebut dengan harapan agar akses segera pulih. “Sejak jalan dan
jembatan putus, aktivitas kami sangat terganggu. Sekarang alat berat sudah
masuk. Katanya jembatan darurat mulai dipersiapkan, tentu kami sangat terbantu
dan berharap jalan ini bisa segera dibuka kembali,” ungkapnya.

Melalui
penanganan intensif yang dilakukan BPJN Sumatera Barat, Kementerian PU
berkomitmen dapat segera memulihkan akses Sicincin–Simpang Balingka demi
keberlangsungan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi CPCL 2026
BINUS UNIVERSITY Perkuat Ekosistem Talenta Teknologi Indonesia melalui Beasiswa 100%, “StarTech Scholarship”
Sumatera Selatan Percepat Pembangunan Flyover untuk Mendukung Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Tekanan Global Masih Dominan, XAU/USD Berisiko Lanjutkan Koreksi
Ride On Scrubber, Si Kecil Andalan Resclean Buat Lantai Stasiun Bersih
KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake
Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 12:00 WIB

Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur

Senin, 2 Februari 2026 - 12:00 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi CPCL 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 12:00 WIB

BINUS UNIVERSITY Perkuat Ekosistem Talenta Teknologi Indonesia melalui Beasiswa 100%, “StarTech Scholarship”

Senin, 2 Februari 2026 - 12:00 WIB

Sumatera Selatan Percepat Pembangunan Flyover untuk Mendukung Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Senin, 2 Februari 2026 - 11:00 WIB

Tekanan Global Masih Dominan, XAU/USD Berisiko Lanjutkan Koreksi

Senin, 2 Februari 2026 - 09:00 WIB

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Berita Terbaru