Konsisten Jaga Kualitas Layanan, JTT Pastikan Keberlanjutan Layanan Empat Ruas Tol Utama Trans Jawa

- Editor

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi (02/10) – Sejumlah ruas tol utama di Pulau Jawa telah hadir sejak puluhan tahun lalu dan terus menjadi andalan dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik antarkawasan. Empat di antaranya, yaitu Tol Jakarta–Cikampek, Palimanan–Kanci, Semarang Seksi A, B, C, dan Surabaya–Gempol, saat ini dikelola oleh PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang telah mengemban amanah pengelolaan sejak delapan tahun terakhir.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa keberadaan keempat ruas tol tersebut memainkan peran penting dalam menjaga konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah yang dilaluinya.

“Setiap ruas memiliki karakteristik dan peran strategis. Jakarta–Cikampek menjadi akses utama dari dan menuju Ibu Kota, Palimanan–Kanci menghubungkan simpul penting Jawa Barat dan Jawa Tengah, Semarang Seksi A, B, C membantu mengurai kepadatan di pusat kota, dan Surabaya–Gempol menopang pergerakan logistik dan industri di Jawa Timur,” jelas Ria.

Tol Jakarta–Cikampek yang beroperasi sejak tahun 1988 menjadi urat nadi logistik menuju kawasan industri terbesar di Indonesia. Ruas ini menjadi jalur vital distribusi barang dari pelabuhan dan pusat produksi menuju pasar konsumen di Jabodetabek dan Jawa Barat.

Baca Juga :  Apa yang akan Terjadi pada Harga HBAR di 2025? Analisis Harga dan Prospeknya

Tol Palimanan–Kanci yang mulai beroperasi pada 1998, memperkuat konektivitas antara Jawa Barat bagian timur dan Jawa Tengah. Selain memperlancar arus wisata ke wilayah seperti Cirebon dan Kuningan, kehadiran ruas ini juga memberikan akses lebih cepat bagi produk-produk lokal menjangkau pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Tol Semarang Seksi A, B, C yang telah beroperasi sejak 1983, berperan penting sebagai jalan lingkar kota yang membantu mengurai kepadatan di pusat Kota Semarang. Ruas ini menghubungkan kawasan seperti Ungaran, Tembalang, dan Kaligawe, sekaligus menunjang konektivitas menuju pelabuhan, kawasan industri, dan pusat logistik di Jawa Tengah.

Tol Surabaya–Gempol yang beroperasi sejak 1986 juga memegang peran krusial dalam pergerakan barang dan orang di Jawa Timur. Ruas ini menghubungkan kawasan industri di Sidoarjo, Porong, hingga Pasuruan ke Pelabuhan Tanjung Perak, serta mendukung mobilitas harian masyarakat di wilayah penyangga Surabaya.

Baca Juga :  Discovery Ancol Hotel Sambut Festive Season Dengan Tree Lighting Ceremony

Seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan dan meningkatnya aktivitas masyarakat, PT JTT terus memastikan keempat ruas tol ini berada dalam kondisi optimal melalui pemeliharaan rutin dan peningkatan layanan. Keberadaan jalan tol terbukti mampu menekan biaya logistik, mempercepat waktu tempuh, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Setiap musim libur panjang atau periode arus mudik, keberadaan tol-tol ini menjadi penopang utama kelancaran lalu lintas. Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar layanan, agar kehadiran jalan tol benar-benar menjadi solusi mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” tutup Ria.

Sebagai bentuk pelayanan berkelanjutan, JTT juga menyediakan akses informasi lalu lintas yang dapat diakses 24 jam melalui One Call Center di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 4.5 yang tersedia di perangkat iOS maupun Android. Melalui platform ini, pengguna jalan bisa mendapatkan informasi terkini terkait kondisi lalu lintas, lokasi rest area, serta rekayasa lalu lintas secara real-time, guna memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru