Membangun Profesionalitas di Atas Rel, KAI Daop 1 Jakarta Gelar Pembinaan Pekerja Operasional

- Editor

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 23 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan dan profesionalitas, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1 Jakarta) menggelar pembinaan bagi para pekerja operasional di Stasiun Rangkasbitung, Kamis (23/10).

Kegiatan ini dipimpin oleh Executive Vice President (EVP) Daop 1 Jakarta, Yuskal Setiawan, bersama Manager Jalan Rel dan Jembatan, Zulfan Suhendra, serta Manager Sinyal dan Telekomunikasi, Prapto Utomo. Pembinaan diikuti oleh Quality Control (QC) dari berbagai bidang, meliputi Jalan Rel & Jembatan, Sinyal & Telekomunikasi, Operasi, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis wilayah Rangkasbitung.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan profesionalitas pekerja di lintas, melalui proses evaluasi menyeluruh terhadap aspek operasional, keselamatan, dan perawatan sarana maupun prasarana.

Baca Juga :  Sambut Libur Panjang Juni 2025, KAI Daop 1 Jakarta Jalankan 9 KA Tambahan

“Pembinaan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud komitmen KAI dalam memastikan setiap pekerja memahami dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan disiplin dan konsisten. Profesionalitas di atas rel hanya bisa terwujud jika seluruh unsur bekerja dengan penuh tanggung jawab dan berorientasi pada keselamatan,” ujar Ixfan.

Menurutnya, kegiatan ini berfokus pada peningkatan kompetensi teknis dan kesiapsiagaan pekerja operasional dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Peserta dibekali dengan pengetahuan dan penguatan kembali terkait prosedur kerja, mekanisme tanggap darurat, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

“Setiap tindakan di lapangan harus berlandaskan prosedur dan prinsip keselamatan. Petugas wajib mampu bertindak cepat, tepat, dan aman dalam situasi apapun, baik itu bencana alam, gangguan keamanan, maupun kendala operasional,” tambahnya.

Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga dikemas dalam bentuk sharing session antara manajemen dan peserta. Melalui dialog terbuka, para pekerja dapat menyampaikan tantangan di lapangan, kondisi terkini lintas, serta upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Catat 59 Ribuan Penumpang KA di Stasiun Pekalongan dan Pemalang Selama Tiga Hari Masa Angkutan Nataru 2025/2026

Adapun beberapa poin penting yang menjadi penekanan dalam pembinaan antara lain:

1. Meningkatkan pengawasan pekerjaan secara teliti dan berkelanjutan;

2. Melakukan pengukuran sebelum setiap perubahan kecepatan perjalanan KA;

3. Memastikan kondisi kesehatan pekerja sebelum berdinas;

4. Mengawasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai ketentuan;

5. Melaksanakan briefing keselamatan secara rutin dan disiplin;

6. Menjaga lingkungan kerja yang aman, bersih, dan kondusif;

7. Melaporkan setiap potensi bahaya atau kejadian tidak aman secepatnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan tumbuh budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi keselamatan, sejalan dengan semangat KAI dalam mewujudkan layanan transportasi publik yang selamat, aman, dan handal bagi seluruh pelanggan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terbaru