Mengapa Bisnis Besar Pilih Ticketing System Barantum? Ini Faktanya

- Editor

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cari tahu mengapa bisnis besar memilih ticketing system Barantum! Tingkatkan produktivitas, efisiensi, dan hemat biaya dengan solusi AI yang cerdas.

Ketika bisnis tumbuh pesat, tantangan terbesar bukan hanya soal mendapatkan pelanggan baru—melainkan menjaga agar pelanggan lama tidak pindah ke kompetitor. Di balik layar, sistem pelayanan Anda bisa jadi penyebab utama kenapa pelanggan merasa kecewa. Banyak bisnis besar akhirnya memilih ticketing system Barantum karena satu alasan utama: mereka tak ingin kehilangan kepercayaan yang sudah dibangun bertahun-tahun hanya karena respons yang lambat atau tim yang kewalahan.

“Kami Kehilangan Pelanggan Besar Hanya Karena Telat Merespons”

Bayangkan Anda baru saja mendapatkan klien besar. Mereka antusias, bertanya ini-itu, dan berharap layanan cepat. Tapi pesan mereka baru dibalas 2 hari kemudian. Sayangnya, mereka sudah memutuskan pindah ke kompetitor yang merespons dalam 30 menit.

Situasi ini bukan sekadar cerita. Banyak perusahaan mengalami kerugian hanya karena tidak punya sistem pencatatan tiket yang terintegrasi. Tanpa sistem helpdesk yang solid, setiap pertanyaan bisa tercecer di email, WhatsApp, atau sosial media.

Baca Juga :  Outfit Kembali ke Sekolah dengan Bodypack

Dengan ticketing system dari Barantum, semua interaksi pelanggan langsung tercatat, diberi nomor tiket, dan bisa di-tracking real-time. Anda tak lagi kehilangan kendali.

“Dulu Ribet, Sekarang Semua Terpantau dalam Satu Dashboard”

Sebelum menggunakan Barantum, banyak perusahaan besar mengeluh tentang channel layanan yang berantakan. Tim harus membuka email, WhatsApp, Instagram, dan CRM secara terpisah—menguras energi dan fokus.

Barantum mengubah itu semua dengan satu dashboard terpadu. Tiket dari semua kanal layanan pelanggan terintegrasi otomatis, sehingga tim Anda bisa menyelesaikan permintaan tanpa kebingungan. Hasilnya? Peningkatan produktivitas yang signifikan karena waktu tidak lagi terbuang hanya untuk mencari data yang tercecer.

Lebih dari itu, sistem ini juga mendukung service management yang menyeluruh. Tim Anda bisa tahu status setiap tiket, siapa yang bertanggung jawab, dan deadline penyelesaiannya. Transparan, cepat, dan efisien.

“Kami Tak Lagi Boros Tenaga dan Biaya, AI Chatbot Ambil Alih”

Salah satu rahasia menghemat biaya operasional adalah otomatisasi. Di sinilah fitur chatbot AI dari Barantum menjadi game-changer.

Berapa banyak waktu yang tim Anda habiskan untuk menjawab pertanyaan yang sama setiap hari? Dengan chatbot cerdas, pelanggan bisa mendapatkan jawaban instan tanpa harus menunggu tim Anda online. Anda bisa fokus ke permintaan yang lebih kompleks, sementara chatbot menyelesaikan tugas-tugas repetitif.

Baca Juga :  Cash Flow vs Profit: Mana yang Lebih Penting bagi Investor Pemula?

Hasilnya? Beban kerja berkurang, biaya SDM menurun, dan pelanggan tetap puas. Penghematan ini terasa nyata dalam hitungan minggu.

“Kami Baru Sadar Selama Ini Operasional Kami Bocor Waktu dan Uang”

Tanpa sistem yang rapi, laporan layanan bisa hilang, tiket bisa terlewat, dan pelanggan merasa diabaikan. Kebocoran ini sering tidak terlihat hingga muncul komplain serius yang merusak reputasi bisnis.

Dengan helpdesk software dari Barantum, semua proses operasional menjadi terukur dan terdokumentasi. Anda bisa melihat performa tim, waktu penyelesaian rata-rata, dan memetakan area mana yang perlu ditingkatkan.

Tak hanya itu, sistem Barantum menyediakan laporan otomatis dan dashboard yang bisa Anda sesuaikan sesuai kebutuhan bisnis. Pengambilan keputusan pun jadi lebih cepat dan berbasis data.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Berita Terbaru