NIO Kembangkan Jaringan Global, Indonesia Masuk Radar Ekspansi Berikutnya

- Editor

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denia Samad, CEO Garuda Ventrue Capital dan Wakil Komisaris Utama LBP Enterprises, melakukan kunjungan strategis ke kantor pusat dan flagship showroom NIO di Shanghai untuk membahas peluang kolaborasi jangka panjang dengan Vice President NIO, Mr. Bagrin Angelov. Pertemuan ini membahas kesiapan Indonesia sebagai pasar kendaraan listrik masa depan dan potensi ekspansi NIO yang telah sukses membangun reputasi global di Eropa dan Timur Tengah melalui teknologi seperti battery swap, autonomous driving, serta model-model unggulan seperti ET5, ES6, dan ET9. Denia juga mendapat kesempatan eksklusif menjajal langsung NIO ET9 — simbol mobilitas eksekutif masa depan yang mewah dan berkelanjutan — sebagai bagian dari upaya Garuda Ventrue menjembatani kemitraan transnasional di sektor kendaraan listrik dan energi hijau.

Shanghai, Tiongkok – 1 Agustus 2025

CEO Garuda Ventrue Capital sekaligus Wakil Komisaris Utama LBP Enterprises, Denia Samad, melakukan kunjungan strategis ke kantor pusat dan flagship showroom NIO Inc. di Shanghai. Dalam kunjungan ini, Denia bertemu langsung dengan Mr. Bagrin Angelov, Vice President, Corporate Development and Investor Relations – Capital Markets, untuk membahas peluang kolaborasi jangka panjang, khususnya terkait rencana ekspansi NIO ke pasar kendaraan listrik Indonesia.

Pertemuan ini menyoroti kesiapan Indonesia sebagai pasar kendaraan listrik masa depan di Asia Tenggara, serta membahas kekuatan brand NIO yang telah dikenal secara global sebagai pelopor kendaraan listrik mewah dan berteknologi tinggi. Dengan lini produk unggulan seperti ET5, ES6, dan ET9, NIO sukses memperluas pengaruhnya di Tiongkok dan Eropa, serta mengukuhkan posisi di segmen EV premium dunia. 

Baca Juga :  Mau Hold XLM? Ini Analisis untuk Jangka Panjang

Diskusi juga menyinggung potensi sinergi antara pendekatan teknologi NIO dan kebutuhan pasar Indonesia yang tengah berkembang pesat dalam adopsi kendaraan listrik berbasis ekosistem pintar.

“Indonesia adalah pasar EV terbesar yang belum tergarap optimal di Asia Tenggara. Dengan populasi besar, komitmen transisi energi, serta dukungan kebijakan, kami melihat NIO memiliki peluang besar untuk tumbuh bersama di kawasan ini,” ujar Denia Samad.

Usai pertemuan, Denia mendapat kesempatan eksklusif untuk menjajal langsung NIO ET9, kendaraan flagship terbaru yang dirancang khusus untuk kalangan eksekutif dan pemimpin global. Kabin belakang ET9 menawarkan kenyamanan setara suite first-class, lengkap dengan captain seat individual, layar digital ganda, serta sistem kendali personal untuk suhu dan hiburan.

Fitur Unggulan NIO ET9:

Teknologi battery swap generasi ke-4

Sistem SkyRide intelligent suspension

Kemampuan autonomous level 4 (L4-ready)

Jangkauan hingga 1.000 km dengan baterai semi-solid state 150 kWh

“NIO ET9 bukan sekadar kendaraan, tetapi representasi bagaimana Tiongkok mendefinisikan ulang standar mobilitas masa depan — berkelas, cerdas, dan berkelanjutan,” tambah Denia.

Kiprah Global NIO

NIO telah hadir secara resmi di Norwegia, Jerman, Belanda, Swedia, dan Denmark sejak 2021 hingga 2023. Produk seperti ET5, ET7, dan ES6 mendapatkan sambutan luar biasa dari konsumen Eropa yang menginginkan kendaraan listrik dengan desain elegan, performa tinggi, dan fitur teknologi mutakhir.

Baca Juga :  Mengenal Berbagai Tunjangan Karyawan dan Cara Mengelolanya

NIO juga menjadi satu-satunya produsen EV yang menghadirkan Battery Swap Station (BSS) di Eropa — memungkinkan penggantian baterai dalam waktu kurang dari 5 menit. Selain itu, model langganan fleksibel (subscription) yang diterapkan NIO menjawab kebutuhan konsumen urban yang modern dan dinamis.

Daya Tarik di Timur Tengah

Di kawasan Teluk, NIO mulai menarik perhatian investor dan pembuat kebijakan yang tengah mendorong transformasi mobilitas dan energi berkelanjutan. Produk seperti ET9, serta teknologi BaaS dan autonomous driving, sangat cocok untuk inisiatif seperti Saudi Vision 2030 dan proyek kota pintar seperti NEOM dan Dubai Smart City.

Brand NIO dipandang sejalan dengan visi kawasan dalam menghadirkan solusi transportasi yang mewah, canggih, dan ramah lingkungan. Delegasi Timur Tengah telah menjalin komunikasi strategis dengan NIO dalam forum-forum internasional seperti Future Investment Initiative (Riyadh) dan World Future Energy Summit (Abu Dhabi).

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis Garuda Ventrue Capital dalam menjembatani kolaborasi transnasional antara Indonesia dan Tiongkok di sektor kendaraan listrik, teknologi hijau, dan transformasi transportasi berkelanjutan.

Tentang NIO Inc.

NIO Inc. adalah perusahaan kendaraan listrik pintar asal Tiongkok yang saat ini mengembangkan tiga brand utama:

NIO – EV premium berteknologi tinggi

ONVO – kendaraan listrik keluarga modern

Firefly – city EV kompak dan ekonomis untuk generasi muda

NIO dikenal luas atas inovasinya dalam battery-as-a-service (BaaS), jaringan battery swap station, dan teknologi autonomous driving (NAD) yang terus berkembang secara global.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:01 WIB

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

BINUS University @Semarang Perluas Ekosistem Pembelajaran Pasar Modal melalui Galeri Investasi BEI

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Pemesanan Tiket H-1 Lebaran Tembus 22.494, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Masyarakat Mudik Lebih Awal

Berita Terbaru