Obligasi Pemerintah AS (US Treasury) dan Dampaknya di Pasar Global

- Editor

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Obligasi Pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury adalah instrumen keuangan yang dianggap paling aman di dunia karena didukung penuh oleh pemerintah AS. Tidak hanya menjadi tolok ukur bagi pasar keuangan domestik, US Treasury juga berperan penting dalam menentukan arah ekonomi global.

Apa Itu US Treasury?

US Treasury adalah surat utang yang diterbitkan oleh Departemen Keuangan AS untuk membiayai kebutuhan anggaran negara. Instrumen ini terdiri dari Treasury bills (jangka pendek), Treasury notes (jangka menengah), dan Treasury bonds (jangka panjang). Karena dianggap bebas risiko gagal bayar, obligasi ini sering dijadikan patokan dalam menilai instrumen investasi lainnya.

Baca Juga: Obligasi Pemerintah AS (US Treasury) dan Dampaknya di Pasar Global

Peran US Treasury di Pasar Global

US Treasury adalah acuan suku bunga global. Kenaikan imbal hasil (yield) obligasi ini biasanya membuat dolar AS menguat, sementara pasar saham dan emas bisa tertekan. Sebaliknya, penurunan yield sering mendorong minat pada aset berisiko seperti saham dan mata uang emerging markets.

Baca Juga :  Certyxio Mengungkap Tokenomics CRYI: Model Utilitas Deflasi untuk Memberdayakan Ekonomi Pasca-Kebenaran

Selain itu, US Treasury menjadi cadangan devisa utama bagi banyak bank sentral di dunia. Permintaan dari institusi global seperti Bank of Japan atau People’s Bank of China sangat memengaruhi likuiditas pasar obligasi AS dan stabilitas finansial internasional.

Dampak pada Forex, Saham, dan Emas

Perubahan yield US Treasury memiliki efek langsung ke pasar forex. Dolar AS menguat saat yield naik karena investor global mencari return lebih tinggi dari obligasi AS. Di sisi lain, emas sebagai aset non-yield cenderung melemah karena menjadi kurang menarik dibanding US Treasury.

Pasar saham juga sensitif terhadap pergerakan yield. Yield tinggi sering memicu kekhawatiran biaya pinjaman perusahaan meningkat, sehingga bisa menekan valuasi saham.

Strategi Trader Menghadapi Dinamika US Treasury

Trader forex dan komoditas perlu memantau data yield US Treasury secara rutin. Rilis data inflasi AS, kebijakan Federal Reserve, hingga kondisi geopolitik bisa memicu perubahan signifikan pada yield. Dengan memahami hubungan ini, trader dapat mengambil posisi lebih tepat, misalnya dengan memanfaatkan pergerakan EUR/USD atau XAU/USD.

Baca Juga :  Roller Skate Seperti di Luar Angkasa dan Banyak Kejutan di Cosmic Christmas Grand Galaxy Park Bekasi!

Mulai Trading di Platform Aman: Register di KVB Sekarang

KVB Indonesia menyediakan akses ke forex, emas, dan berbagai instrumen global yang terpengaruh oleh dinamika US Treasury. Dengan dukungan analisis pasar harian dan eksekusi cepat, trader bisa menghadapi volatilitas dengan lebih percaya diri.

US Treasury bukan hanya instrumen investasi domestik, tetapi juga jangkar stabilitas finansial dunia. Dampaknya meluas ke forex, saham, hingga emas, sehingga trader dan investor global wajib memperhatikannya sebagai indikator utama arah pasar.

Produk Terkait: Broker Trading – KVB Indonesia

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe
Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026
Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Siap Akomodasi Mobilitas Lebaran 2026, KAI–DJKA Pastikan Seluruh Layanan LRT Jabodebek Siap Operasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 14:01 WIB

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

Siap Akomodasi Mobilitas Lebaran 2026, KAI–DJKA Pastikan Seluruh Layanan LRT Jabodebek Siap Operasi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

OAKHOUSE Berpartisipasi dalam JAPAN EDUCATION FAIR 2026 untuk Mendukung Studi di Jepang bagi Orang Indonesia yang Belajar Bahasa Jepang melalui Hunian

Berita Terbaru