Optimalkan Segmen Kendaraan Bekas, BRI Finance Optimis Targetkan Kontribusi 8% di Tahun 2025

- Editor

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 15 April 2025 – Seiring dengan mobilitas yang semakin tinggi, kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi pun terus meningkat. Di sisi lain, harga mobil baru yang terus naik membuat banyak konsumen beralih ke mobil bekas sebagai pilihan yang lebih rasional. Selain lebih terjangkau, mobil bekas menawarkan nilai depresiasi yang lebih rendah dan ragam model yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup. Oleh karenanya, segmen ini kian diminati oleh generasi muda, keluarga baru, hingga para profesional yang menginginkan kendaraan tanpa membebani keuangan.

Menangkap peluang tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) meluncurkan program pembiayaan MobKas (Mobil Bekas) dengan suku bunga ringan mulai dari 0,66% per bulan. Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas berkualitas melalui proses yang cepat, aman, dan transparan. Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh OJK, BRI Finance terus berkomitmen menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Baca Juga :  CEO SUITE Umumkan Penunjukan Paul MacAndrew sebagai CEO dalam Era Transformasi dan Ekspansi Global

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengungkapkan, “Melalui program MobKas, kami ingin memberikan akses pembiayaan yang ringan dan proses yang efisien bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas. Kendaraan pribadi kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas harian. BRI Finance hadir untuk menjawab kebutuhan ini dengan solusi yang terjangkau dan terpercaya.”

Pada tahun 2024, BRI Finance mencatat pergeseran portofolio strategis, dengan porsi pembiayaan konsumer mencapai 60% dari total pembiayaan. Di tahun 2025, melalui program MobKas, perusahaan menargetkan kontribusi dari segmen mobil bekas bisa menembus angka 8% dari total portofolio pembiayaan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat posisinya di sektor pembiayaan otomotif, khususnya pada segmen kendaraan bekas yang terus tumbuh.

“Harga mobil bekas yang kompetitif, ditambah kemudahan pembiayaan, menjadi kombinasi yang semakin diminati oleh konsumen. Peralihan portofolio ini merupakan bagian dari transformasi bisnis kami untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer yang berkelanjutan,” tambah Wahyudi.

Baca Juga :  Aplikasi Raya Semakin Lengkap, Hadirkan Ragam Fitur Pembayaran, Nasabah Transaksi dalam Satu Genggaman

Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance juga mendapat dukungan penuh dalam membangun ekosistem pembiayaan yang solid dan terintegrasi. Sinergi ini memungkinkan BRI Finance untuk menjangkau lebih banyak nasabah melalui jaringan luas BRI di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing dan kepercayaan pasar. Dukungan tersebut tidak hanya memperkuat struktur pembiayaan, tetapi juga mempercepat pengembangan produk-produk inovatif seperti MobKas, yang menjadi solusi nyata dalam menyediakan akses keuangan yang inklusif dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.

Wahyudi menegaskan, “Ditambah dengan sinergi dalam ekosistem BRI Group, kami optimistis mobil bekas dapat menjadi aset bernilai yang mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat, serta tujuan finansial mereka.”

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah
Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Peran Wilayah Arktik dalam Persaingan Global

Berita Terbaru