Periksa.id Berhasil Membantu RS DKT Lahat Menerapkan TTE BSrE

- Editor

Jumat, 25 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keberhasilan RS DKT Lahat dalam mengimplementasikan Tanda Tangan Elektronik (TTE) BSrE adalah bukti bahwa transformasi digital di bidang kesehatan dapat dicapai dengan dukungan teknologi yang tepat. periksa.id sebagai penyedia SIMRS terdepan, siap membantu rumah sakit di seluruh Indonesia untuk mengadopsi teknologi serupa.

Transformasi digital di sektor kesehatan semakin pesat dengan hadirnya teknologi Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang diakui secara hukum di Indonesia. Salah satu pencapaian terbaru adalah keberhasilan RS DKT Lahat dalam mengimplementasikan TTE dari BSrE (Balai Sertifikasi Elektronik) dengan dukungan penuh dari periksa.id (SIMRS). Inovasi ini menjadi bukti nyata komitmen rumah sakit dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kecepatan layanan administrasi kesehatan.

Mengapa Tanda Tangan Elektronik (TTE) Penting?

Di era digital, dokumen fisik mulai ditinggalkan karena memerlukan proses panjang, biaya cetak, serta rawan manipulasi. Dengan TTE, rumah sakit dapat:

1. Meningkatkan Efisiensi: Dokumen dapat ditandatangani secara digital tanpa harus dicetak.

Baca Juga :  Desa Energi Berdikari Mukti Sari Teguhkan Komitmen Kemandirian Energi di Peringatan Hari Bumi

2. Mempercepat Proses Administrasi: Persetujuan dokter, kepala instalasi, maupun manajemen dapat dilakukan dari mana saja.

3. Keamanan Terjamin: TTE yang diterbitkan BSrE memiliki keabsahan hukum sesuai UU ITE.

4. Mendukung Green Hospital: Mengurangi penggunaan kertas untuk mendukung lingkungan yang lebih hijau.

Kolaborasi RS DKT Lahat dan periksa.id

Periksa.id telah lama dikenal sebagai penyedia Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang modern, fleksibel, dan mudah diintegrasikan. Dalam implementasi TTE di RS DKT Lahat, periksa.id:

1. Menghadirkan modul tanda tangan elektronik yang terhubung langsung dengan layanan BSrE.

2. Melakukan uji penerapan modul TTE untuk memastikan kepatuhan dengan standar nasional.

3. Memberikan dukungan teknis penuh agar integrasi berjalan lancar.

Sertifikasi Resmi dari BSSN

Berdasarkan uji penerapan modul TTE pada tanggal 08 Juli 2025, aplikasi SIMRS periksa.id dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan BSrE. Hal ini diperkuat dengan diterbitkannya Surat Pengesahan Sistem bernomor 4162/BSSN/BS/SE.02.01/07/2025 dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSSN).

Baca Juga :  Bohopanna Turut Meriahkan Ajang The Star is Born dengan Hadirkan Koleksi Baru untuk Semua Momen Anak

Manfaat yang Dirasakan RS DKT Lahat

Setelah mengimplementasikan TTE BSrE melalui periksa.id, RS DKT Lahat merasakan manfaat nyata:

1. Proses administrasi lebih cepat hingga 70%.

2. Keamanan dokumen meningkat, karena setiap tanda tangan dilindungi oleh infrastruktur keamanan BSrE.

3. Pencatatan digital lebih efisien dan ramah lingkungan.

4. Integrasi penuh dengan SIMRS periksa.id, sehingga tidak ada lagi duplikasi pekerjaan antara tanda tangan manual dan digital.

Keberhasilan RS DKT Lahat dalam mengimplementasikan Tanda Tangan Elektronik (TTE) BSrE adalah bukti bahwa transformasi digital di bidang kesehatan dapat dicapai dengan dukungan teknologi yang tepat. periksa.id sebagai penyedia SIMRS terdepan, siap membantu rumah sakit di seluruh Indonesia untuk mengadopsi teknologi serupa.

Ingin rumah sakit Anda memiliki TTE dengan sertifikasi resmi BSrE? Hubungi periksa.id sekarang dan mulai perjalanan digitalisasi Anda.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru