Perkuat Ekosistem Digital Malang, Indigo Hadirkan Dialog Ekosistem Inspiratif

- Editor

Selasa, 26 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo berkolaborasi dengan komunitas Malang untuk memperkuat ekosistem startup dan teknologi lokal, melalui acara yang dihadiri pelaku industri dan mahasiswa.

Indigo kembali sukses menggelar Ecosystem Dialogue pada Sabtu, 9 November 2024, bertempat di Amphitheater 2, Malang Creative Center (MCC). Talk show kolaboratif bersama Startup Singo Edan (STASION) dan Malang Design Wave (MDW) merupakan inisiasi Indigo dalam memfasilitasi pelaku industri kreatif dan teknologi di Malang dalam memperluas wawasan dan koneksi di industri ini. 

Pada kesempatan ini Indigo menghadirkan beberapa pembicara dari pemangku kepentingan masing-masing industri kreatif dan teknologi untuk membahas masa depan bisnis kreatif dan teknologi di Malang. Talk show dimulai pada sekitar pukul 13:45 hingga 17:15 dan dibagi menjadi 2 sesi menarik yang menghadirkan pembicara yang berbeda di tiap sesinya.

Sesi pertama bertajuk “Malang Digital Ecosystem Dialogue” yang menyoroti tantangan dan peluang startup di era digital, serta bagaimana ekosistem digital di Kota Malang. Dalam sesi ini melibatkan beberapa narasumber berikut: Deny Aryanto (GM Telkom Witel Jatim Barat), Pandu Yanuar Sulistyo (Kabid APTIKA Kominfo Kota Malang), Dimas Fakhrudin (Ketua ADGI Chapter Malang), Misbakhul Mustofin (Koordinator AGILE Malang), dan M Ziaelfikar Albaba (Business Community Lead IndigoSpace Malang) sebagai moderator.

Image

“Ekosistem itu maknanya tiap anggota di dalamnya dapat bertukar resources dengan sharing ilmu, pengalaman, dan lain-lain, yang tujuannya biar ekosistemnya dapat berjalan,” ungkap Misbakhul Mustofin. “Sepengamatan saya, di Malang sendiri sudah termasuk ‘agile’, dalam artian Malang sudah punya ekosistem ini yang adaptif dan people oriented,” lanjutnya.

Sesi kedua dilanjut dengan pembahasan tentang trend desain dan teknologi terkini dalam industri kreatif yang bertajuk “Wave of Industries 2024” dengan menghadirkan pembicara sebagai berikut: Anggi Krisna (Koordinator Malang Creative Author), Tony Midi (Ilustrator & Founder Wolfwordeer), Akhlufnie Ramadhan (Business Development DOT Indonesia), dan Fariz Rizky Wijaya (Co-Founder & Design Lead Indiekraf Indonesia) sebagai moderator.

Baca Juga :  INTERNATIONAL MEDICAL WELLNESS TOURISM EXPO & IVF FESTIVAL 2025

Dalam talk show ini juga mengundang interaksi bersama audiens dalam sesi tanya-jawab yang disambut dengan antusias. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah mengenai bagaimana caranya mempertahankan fokus di industri, utamanya industri desain.

“Bisa dengan membangun personal branding dan stay dengan karakter atau style sendiri,” ucap Tony Midi. “Industri sekarang di tahun 2024 juga masih winter tech, belum tahu ke depannya akan seperti apa, intinya tetap dijalankan saja projek maupun pekerjaannya. Apalagi sekarang sudah ada AI, sudah ada teknologi yang bisa membantu pekerjaan, tinggal bagaimana kita bijak memanfaatkannya,” sambung Akhlufnie Ramadhan.

Sesi talk show kemudian ditutup dengan pemaparan informasi singkat mengenai event MDW yang masih selaras dengan materi sesi kedua karena merayakan bulan desain di Malang Raya. Event tersebut terbuka untuk umum dengan sistem open collaborator yang dapat diikuti oleh pelaku industri kreatif se-Malang Raya, utamanya pada industri desain.

Image

Acara ini disambut baik oleh peserta, mulai dari pelaku startup, studio, hingga mahasiswa. Dengan kolaborasi yang kuat antara Indigo dengan STASION, MDW, hingga Festival Mbois, ADGI Malang, Malang Creative Author, Agile Malang, MCC, dan Indiekraf, diharapkan acara ini mampu membuka wawasan baru bagi pelaku industri kreatif dan digital di Kota Malang.

Lebih lanjut, Indigo juga membuka program-program inkubasi yang dapat mendukung startup di Indonesia, termasuk di Malang, dalam mengembangkan bisnisnya. Kolaborasi antar stakeholder mulai dari pemerintah hingga komunitas kreatif di Kota Malang, diharapkan dapat menjadi wadah untuk mendukung dan memperkuat ekosistem digital di kota ini. 

“Saya yakin dengan kegiatan seperti ini nantinya akan banyak ruang kolaborasi, dari Indigo, pemerintah kota, startup, atau pun komunitas di Kota Malang, untuk nantinya saling memperkuat dan bertukar informasi, saling menjajaki kemungkinan pengembangan untuk mendukung ekosistem digital di Kota Malang. Harapannya dengan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, seperti sekarang di acara indigo dan FMIX (read. Festival Mbois 9), bisa terus berlanjut dengan format-format berikutnya, entah itu FM 1o ataupun event lainnya.” terang Pandu Yanuar Sulistyo perwakilan dari Dinas Kominfo Kota Malang saat ditemui pada Sabtu (7/11/2024).

Baca Juga :  Kolaborasi Paragon dan MiiTel: Ubah Call Center Jadi Value Center dengan AI

“Saya pikir ini penting sekali sebagai pendorong Kota Malang yang punya cita-cita sebagai kota kreatif kelas dunia, sehingga dengan kegiatan serupa ini kita dapat memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya bagi Kota Malang, tetapi juga Indonesia dan dunia,” tutupnya.

“Indigo diharapkan dapat membantu menghadirkan talenta kreatif yang mampu memberikan solusi-solusi bagi ekosistem berbasis digital, melihat saat ini salah satu pilar pertumbuhan ekonomi adalah bagaimana kita bisa memberikan pertumbuhan yang berdaya saing. Besar harapan kami dengan event seperti ini dapat dilanjutkan secara terstruktur dan terukur agar hasil yang diperoleh hari ini dapat dilanjutkan secara berkesinambungan dengan konsep beriringan, baik dari pengambil keputusan, penyelenggara industri maupun lembaga yang menaungi untuk dapat berkiprah jauh lebih baik lagi,” tutup  Deny Aryanto, GM Telkom Witel Jatim Barat.

Dimulai pada tahun 2013, program inkubasi Indigo telah membawa semangat untuk mengakselerasi startup digital Indonesia agar dapat melahirkan berbagai inovasi hasil karya anak bangsa dari berbagai sektor. Program Indigo telah berhasil membina lebih dari 200 startup dari berbagai industri di Indonesia, dengan memberikan pembinaan berupa mentoring, dukungan pendanaan, hingga akses ke jaringan investor, dan membuka jalan bagi startup untuk berkolaborasi dengan Telkom.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru