Perkuat Komitmen Implementasi ESG, PT SGN, Subholding PTPN III (Persero) Raih Silver Rank di ASRRAT 2025

- Editor

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penguatan kualitas pelaporan keberlanjutan di seluruh entitas usaha. Komitmen tersebut kembali memperoleh pengakuan pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP).

Memasuki tahun ke-21 penyelenggaraan, ASSRRAT 2025 diikuti oleh 82 perusahaan dan organisasi, terdiri dari 78 entitas asal Indonesia, termasuk tiga entitas sektor publik, serta empat entitas dari Bangladesh dan Filipina. Penganugerahan penghargaan dilaksanakan pada Jumat (28/11) di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali.

Dalam sambutannya, Chairman Board of Trustee NCCR, Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, menekankan pentingnya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global. Ia menyoroti perkembangan berbagai kerangka dan regulasi internasional, seperti IFRS S1–S2, TCFD, GRI Standards, serta ASEAN Taxonomy, yang mendorong perusahaan untuk menyajikan laporan keberlanjutan yang semakin terukur, dapat diperbandingkan, dan relevan bagi para pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Catat 172 Barang Penumpang Tertinggal, KAI Daop 4 Imbau Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik pada Penghujung Libur Nataru

Sejalan dengan arah kebijakan Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat tata kelola dan transparansi ESG, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), sebagai subholding dari Holding Perkebunan Nusantara berhasil meraih Silver Rank untuk Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2024. Capaian ini mencerminkan konsistensi holding dalam mendorong standardisasi pelaporan keberlanjutan yang mengacu pada praktik terbaik dan standar global.

Sekretaris Perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara, Yunianta, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan perusahaan dalam mengimplementasikan agenda keberlanjutan yang selaras dengan kebijakan holding.

“Alhamdulillah, pada ASSRRAT tahun buku 2024 PT Sinergi Gula Nusantara meraih Silver Rank. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Sustainability Report kami telah disusun sesuai standar GRI dan mencerminkan komitmen perusahaan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan. Capaian ini adalah hasil kerja seluruh insan SGN dalam memperkuat implementasi ESG, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan air, pengurangan emisi, hingga pemberdayaan petani tebu. Kami bersyukur atas pencapaian ini, dan semoga tahun depan peringkat tersebut dapat kami tingkatkan melalui peningkatan kualitas data dan penguatan program keberlanjutan perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Terungkap! Ini Akar Masalah Kebocoran Dana Bank DKI

ASSRRAT 2025 juga menjadi ruang strategis bagi perusahaan-perusahaan di Asia untuk meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan melalui mekanisme penilaian komprehensif dan pemberian umpan balik dalam bentuk scorecard. Melalui ajang ini, NCCR dan ICSP mendorong praktik pelaporan keberlanjutan yang semakin transparan, kredibel, dan selaras dengan kebutuhan pemangku kepentingan.

Bagi Holding Perkebunan Nusantara, capaian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab, memperkuat transparansi, serta memastikan bahwa agenda keberlanjutan terintegrasi dalam strategi bisnis jangka panjang di seluruh lini usaha.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru