PTPN III (Persero) dan FSPBUN Tandatangani PKB Induk 2026–2027, Wujudkan Hubungan Industrial Harmonis

- Editor

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) bersama Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Induk Periode 2026–2027. Agenda tersebut dilaksanakan di Agro Plaza, Lantai 18, Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-2 No.1, Jakarta Selatan, pada Kamis (28/08/2025).

Penandatanganan PKB Induk merupakan payung hukum hubungan industrial antara FSPBUN dan PTPN III (Persero) yang mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak secara berimbang. Perjanjian ini sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di lingkungan perusahaan perkebunan negara.

Acara penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D.,. Dalam kesempatan itu ia memberikan apresiasi atas sinergi antara perusahaan dan serikat pekerja dalam menjaga stabilitas hubungan industrial di sektor perkebunan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, bersama jajaran manajemen, serta unsur Pengurus Harian FSPBUN.

Ketua Umum FSPBUN, Asmanuddin Sinaga, mengapresiasi kehadiran Menteri Ketenagakerjaan RI serta dukungan penuh manajemen dalam proses perundingan PKB Induk 2026–2027. “Perundingan berjalan dinamis namun tetap dalam semangat kemitraan. FSPBUN selalu memperjuangkan hak pekerja dengan memperhatikan keberlanjutan perusahaan, karena keseimbangan inilah kunci keberhasilan bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen FSPBUN untuk terus mendorong peningkatan kinerja, menjaga komunikasi, serta memastikan seluruh kesepakatan dalam PKB Induk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga :  5 Tips Memilih Tas Sekolah Bodypack yang Tahan Lama dan Nyaman

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara manajemen dan serikat pekerja sebagai kunci keberhasilan perusahaan. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) yang selama ini telah menjaga hubungan industrial tetap harmonis dan produktif.

“Atas nama manajemen PTPN III (Persero), kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada FSPBUN yang senantiasa mengedepankan komunikasi terbuka, sehat, dan konstruktif dalam menjalin kemitraan. Sinergi ini telah menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas hubungan industrial, meningkatkan produktivitas, sekaligus mendorong kesejahteraan pekerja serta keberlanjutan perusahaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Denaldy menekankan bahwa semangat kebersamaan antara manajemen dan serikat pekerja bukan hanya menjadi kekuatan untuk menghadapi tantangan, tetapi juga modal besar dalam membawa PTPN menuju transformasi yang lebih maju. “Kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin baik ini dapat terus dipertahankan dan bahkan semakin kuat di masa mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., menegaskan pentingnya peran strategis serikat pekerja dalam mendukung keberlangsungan usaha sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan.

Menurutnya, serikat pekerja bukan hanya sekadar mitra dalam dialog sosial, melainkan juga bagian dari kekuatan yang memiliki tujuan sejalan dengan perusahaan, yaitu memastikan usaha dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan keuntungan, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Baca Juga :  Digitalisasi KAI Divre III Palembang, Perkuat Keberlangsungan Proses Bisnis Perkeretaapian

“Keberlangsungan usaha hanya bisa terwujud apabila pekerja dan pengusaha memiliki komitmen yang sama untuk mencapai cita-cita bersama. Oleh karena itu, saya menekankan agar peran serikat pekerja tidak hanya terbatas pada fungsi advokasi, tetapi juga diarahkan untuk mendorong produktivitas, melahirkan inovasi, dan menciptakan ekosistem kerja yang sehat serta adaptif. Harus kita ingat, produktivitas perusahaan selalu diawali dari produktivitas pekerjanya,” ujar Prof. Yassierli.

Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penyerahan cendera mata dari Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (FSPBUN) kepada Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., dan kepada Direktur Utama PTPN III (Persero), Bapak Denaldy Mulino Mauna. Penyerahan cendera mata dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum FSPBUN, Asmanuddin Sinaga, sebagai ungkapan penghargaan dan simbol sinergi yang terus terjalin antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah.

Dengan ditandatanganinya PKB Induk 2026–2027, FSPBUN dan PTPN III (Persero) meneguhkan komitmen bersama dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta memperkuat daya saing BUMN Perkebunan untuk Indonesia Maju. Perkebunan dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional melalui peningkatan kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan usaha.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru