Revolusi Kesehatan: Implementasi Teknologi AI di Sektor Medis

- Editor

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fajar teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah terbit. Di berbagai tempat, orang membicarakan kemampuan dan potensi teknologi ini. Jika sebelumnya revolusi teknologi menggantikan tenaga manusia, maka AI mampu menggantikan kemampuan kognitif manusia. Hampir semua aspek kehidupan dapat memanfaatkan teknologi AI, mulai dari membersihkan rumah, kendaraan otonom, hingga analisis cuaca. Sektor kesehatan, yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan manusia untuk tetap sehat dan tampil prima, juga tidak luput dari sentuhan AI. Berbagai layanan kesehatan kini dapat ditingkatkan dengan teknologi AI, membuka cakrawala baru dalam sektor kesehatan. Berikut adalah berbagai implementasi teknologi AI di sektor kesehatan.

AI dan Diagnosa Pasien: Kolaborasi Teknologi dan Sentuhan Manusia

Mendiagnosis keluhan pasien bukanlah tugas yang mudah bagi seorang dokter profesional. Meskipun setiap hari menghadapi kasus serupa, seorang dokter tidak bisa langsung menentukan jenis penyakit yang diderita pasien serta pengobatan yang tepat. Revolusi AI mampu memberikan diagnosa yang tepat dan cepat dibandingkan dengan dokter pada umumnya. Di masa depan, hanya dengan foto ruam kulit, mengisi data pasien, dan serangkaian tes, AI dapat mengidentifikasi penyakit yang diderita pasien lengkap dengan rencana pengobatan. AI juga dapat mengukur efektivitas pengobatan pasien terhadap demografi tertentu. Selain itu, AI mampu memperbarui kemampuannya dalam mendiagnosis dengan data medis terbaru. AI mengubah layanan kesehatan menjadi lebih cepat, akurat, dan personal bagi setiap pasien. Namun, sentuhan manusia tetap penting dalam perawatan pasien, sehingga diagnosa AI akan tetap diawasi oleh dokter. Beberapa perusahaan yang menggunakan teknologi AI untuk mendiagnosis pasien antara lain: Dexcom (DXCM), Tenet Healthcare (THC), Novartis (NVS), Medtronic (MDT), Tempus AI (TEM), dan Novo Nordisk (NVO). Saham perusahaan-perusahaan tersebut bisa kamu temukan dan miliki melalui aplikasi Nanovest.

Mempercepat Penemuan Obat Ampuh dan Aman

Tantangan zaman modern saat ini adalah menciptakan obat yang bukan saja manjur tetapi dengan efek samping yang minimal. Dua faktor tadi membuat perlombaan untuk membuat obat bagaikan mencari jarum dalam tumpukan jerami segudang. Begitu banyak data, struktur kimia rantai genetika dan entah apa lagi yang harus diteliti oleh peneliti suatu produsen obat-obatan. Antara campuran senyawa yang satu dengan senyawa yang lain, dosis, temperatur dan berbagai faktor harus dipertimbangkan. Kombinasi dari berbagai faktor ini sangat melelahkan untuk diteliti bahkan oleh sekelompok ilmuwan yang berpengalaman. Teknologi AI mampu melakukan simulasi terhadap semua kombinasi tersebut sehingga proses mencari obat yang manjur dan aman dapat dipangkas waktunya. Beberapa perusahaan yang menggunakan teknologi AI untuk penelitian ini antara lain: Eli Lilly (LLY), Merck (MRK), Gilead Sciences (GILD), dan Biogen (BIIB).

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang Terus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

AI di Dunia Bedah: Akurasi Tinggi Tanpa Kelelahan

Ada anggapan yang dipercaya oleh khalayak umum bahwa jika ingin menjadi seorang dokter bedah maka seorang mahasiswa kedokteran harus mempunyai tangan yang stabil, tidak bergetar sekalipun. Entah apa anggapan ini benar atau tidak namun yang pasti menjadi dokter bedah tidak mentolerir kesalahan sekecil apapun. Proses menjadi seorang dokter bedah tidak mudah sehingga jumlah dokter bedah saat ini sangat kurang padahal permintaan sangat banyak. Masuklah teknologi AI yang dibekali dengan lengan kompleks untuk melakukan irisan yang bersih dan tepat di tubuh pasien, kira-kira lebih akurat dari seniman pembuat jam tangan di Swiss. Robot bedah ini mampu bekerja dalam jangka waktu yang lama tanpa kehilangan ketelitiannya sama sekali. Hal ini berbeda dengan dokter bedah pada umumnya yang memiliki sifat fatigue atau kelelahan. Ketelitian robot bedah ini sudah teruji ketika melakukan semacam pembedahan jantung di dalam kendaraan yang sedang bergerak kencang. Pada uji coba tersebut robot bedah mampu bekerja dengan stabil, tepat dan cepat. Walaupun demikian robot bedah ini harus di bawah pengawasan satu atau beberapa orang dokter bedah. Salah satu perusahaan yang sudah lebih dulu menggunakan bedah robotika antara lain: Intuitive Surgical Inc (ISRG).

Baca Juga :  Solusi Pengendalian Polusi Udara Thermax Dukung Industri Indonesia Menuju Operasi Berkelanjutan

Dokter Pribadi AI: Layanan Kesehatan 24/7 untuk Para Pekerja Sibuk

Kesehatan itu penting, namun kegiatan sehari-hari itu juga penting. Seorang pekerja melakukan janji bertemu dengan dokter di akhir pekan agar tidak mengganggu pekerjaannya, namun ketika di akhir pekan pasien dokter tersebut membludak. Para pasien rupanya memiliki alasan yang sama dengan pekerja tadi, tidak ingin mengganggu waktu kerja. Ketika melakukan penjadwalan ulang ternyata harus mengambil waktu setengah hari akibat masih adanya antrian di dokter tersebut. Teknologi AI mampu menjawab masalah pekerja tersebut dengan menjadi dokter pribadi yang siap 24 jam sehari 7 hari seminggu. Dokter robot pribadi bahkan mampu melakukan pemesanan obat yang tepat untuk mengatasi keluhan pekerja tersebut. Singkatnya dokter pribadi ini mampu melayani kebutuhan pasien tanpa harus mengorbankan rutinitas keseharian pasien tersebut. Nantinya data dokter robot pribadi ini akan tetap dipantau oleh seorang dokter profesional. HCA Healthcare (HCA), Universal Health Services (UNH).

Pergerakan harga Aset kripto, saham amerika serikat, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah
Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal
Peran Wilayah Arktik dalam Persaingan Global
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Peran Wilayah Arktik dalam Persaingan Global

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:01 WIB

Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terbaru