Sinergi TNI AD dan Krakatau Steel Group Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional

- Editor

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon (28/11) – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat menggelar drilling anti teror pengamanan di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, pada Jumat (28/11). Latihan ini dilaksanakan sebagai upaya negara untuk memastikan keamanan dan kesiapsiagaan pada kawasan industri strategis yang berstatus Objek Vital Nasional, termasuk industri baja nasional yang dikelola oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel (IDX: KRAS).

Objek vital
nasional merupakan kawasan, tempat, bangunan, atau usaha yang menyangkut hajat
hidup orang banyak, kepentingan negara, dan/atau sumber pendapatan negara yang
bersifat strategis. Sehingga, penyelenggaraan kegiatan ini menegaskan kehadiran
negara dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap aset-aset strategis yang
menjadi tulang punggung kemandirian industri dan pertahanan nasional. Dalam hal
ini, keamanan Kawasan Industri Krakatau bukan hanya kepentingan bisnis,
tetapi merupakan bagian dari mandat negara dalam menjaga stabilitas nasional.

Sinergitas Penguatan Industri Strategis Nasional

Pelaksanaan
drilling anti teror ini menjadi bukti nyata sinergi dan kolaborasi antara
Kopassus TNI AD dan Krakatau Steel sebagai Industri Strategis Nasional.
Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung pengembangan
sistem pertahanan negara yang kuat dan modern. Keamanan kawasan industri tidak
hanya memberikan kepastian bagi operasional bisnis, tetapi juga memegang peran
fundamental bagi penguatan sistem pertahanan nasional.

Baca Juga :  Dorong Transformasi Digital Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Resmi Luncurkan Dashboard DESY

Sebagai
produsen baja terbesar di Indonesia, Krakatau Steel memegang peran penting
dalam rantai pasok pertahanan negara, mulai dari penyediaan material dasar
hingga komponen pendukung alutsista dan infrastruktur strategis. Dengan
pengamanan yang kuat, operasional industri baja dapat berjalan optimal sehingga
berkontribusi langsung terhadap ketahanan nasional. Melalui peningkatan sistem
pengamanan, kawasan industri dapat beroperasi secara optimal, selaras dengan
kebutuhan pertahanan negara yang modern, responsif, dan berkelanjutan.

Industri Baja: Urat Nadi
Pertahanan Negara

Industri
baja berperan sebagai urat nadi pertahanan yang menopang kemandirian industri
nasional. Penguatan pengamanan Kawasan Industri Krakatau merupakan langkah
strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi baja nasional yang menjadi
fondasi pembangunan infrastruktur, sistem logistik nasional, dan kebutuhan
pertahanan negara.

Kegiatan
drilling lintas sektoral ini menegaskan bahwa ketahanan keamanan dan ketahanan
industri saling terhubung dan tidak dapat dipisahkan. Keduanya menjadi fondasi
Indonesia sebagai negara industri maju yang kuat, tangguh, dan berdaya saing
tinggi.

Adapun
pelaksanaan drilling anti teror ini juga selaras dengan Asta Cita Presiden RI, Prabowo
Subianto, khususnya agenda prioritas untuk memperkuat stabilitas politik dan
keamanan nasional, membangun pertahanan negara yang responsif dan modern, serta
mendorong kemandirian industri nasional yang berdaya saing global. Melalui
peningkatan kesiapsiagaan dan pengamanan objek vital nasional, kegiatan ini
mendukung visi Pemerintah untuk membangun Indonesia yang aman, mandiri, dan
berdaulat dalam pertahanan serta pembangunan ekonomi.

Baca Juga :  Mahasiswa BINUS @Malang Wujudkan Inovasi Digital Technopreneur: Dari Kesehatan hingga Desain Interior

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, memberikan apresiasi
kepada Kopassus dan seluruh jajaran TNI AD atas pelaksanaan drilling pengamanan
ini. Menurutnya, keamanan
Kawasan Industri Krakatau
merupakan faktor kunci keberlanjutan operasional Perseroan sebagai Industri Strategis
Nasional.

“Baja
bukan sekadar komoditas, tetapi fondasi kemandirian bangsa dan bagian dari
sistem pertahanan negara. Melalui sinergi ini, kami semakin yakin bahwa
Krakatau Steel dan Group dapat terus berkontribusi lebih besar bagi Indonesia yang
kuat, modern, dan berdaulat,” jelas Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA)
dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Berita Terbaru

Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Senin, 2 Feb 2026 - 07:00 WIB