Stasiun Kertapati, Semakin Melayani Dengan 423.984 Penumpang Hingga 1 November 2025

- Editor

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, 4 November 2025 – Stasiun Kertapati Palembang pada 1 November 2025 genap berusia 110 tahun sejak mulai resmi dioperasikan pada 1 November 1915. Selama perjalanan panjangnya, Stasiun Kertapati ini telah menjadi salah satu simpul utama mobilitas dan perekonomian wilayah. Tercatat dari bulan Januari hingga 1 November 2025 sebanyak 423.984 penumpang telah berangkat dan dilayani melalui Stasiun Kertapati. Stasiun Kertapati merupakan stasiun naik dan turun penumpang dengan volume penumpang yang tertinggi di antara stasiun naik turun penumpang lainnya, yaitu stasiun Payakabung, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Kota Padang dan Lubuklinggau, dengan jumlah total keseluruhan penumpang yang telah menggunakan kereta api di wilayah Divre III sampai dengan 1 November 2025 adalah 907.125 penumpang.

Manager Humas Divre III Palembang Aida Suryanti menjelaskan, bahwa stasiun Kertapati saat ini terus berbenah dan menjadi momentum bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, baik dari sisi fasilitas, keamanan, maupun kenyamanan perjalanan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat KAI ke-80 tahun, yaitu “Semakin Melayani”, yang menekankan peningkatan kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan.

Baca Juga :  Pencurian Baut Rel Ancam Nyawa Ribuan Penumpang, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Ini Kejahatan Serius

“Stasiun Kertapati tidak hanya dicatat sebagai bagian dari sejarah tetapi juga simbol kemajuan transportasi dan pelayanan publik di Sumatera Selatan. Selama lebih dari satu abad, stasiun ini terus hadir melayani masyarakat dengan menghadirkan moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Aida.

Stasiun Kertapati (KPT) merupakan stasiun kelas besar tipe A yang terletak di Kemas Rindo, Kertapati, Palembang, pada ketinggian +2 meter di atas permukaan laut. Stasiun ini dibangun oleh Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen (ZSS), divisi Staatsspoorwegen Belanda, sebagai bagian dari jaringan jalur kereta api Prabumulih–Kertapati yang menghubungkan Palembang dengan wilayah Lampung dan daerah lain di Sumatera Selatan.

Keberadaan Stasiun Kertapati memberikan dampak nyata terhadap perkembangan sosial ekonomi masyarakat di Sumatera Selatan. Tingginya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api menunjukkan bahwa layanan PT KAI semakin dipercaya dan menjadi pilihan utama untuk mobilitas antarkota.

Baca Juga :  2.054 Pelanggan Gunakan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro hari selasa Pada Libur Panjang Waisak 2025

Berikut data jumlah penumpang yang berangkat dan dilayani dari Stasiun Kertapati selama enam tahun terakhir:

• 2019: 629.161 penumpang

• 2020: 156.373 penumpang (terdampak pandemi Covid-19)

• 2021: 90.199 penumpang (masa pembatasan mobilitas)

• 2022: 342.749 penumpang (masa transisi endemi)

• 2023: 465.785 penumpang (pemulihan penuh aktivitas perjalanan)

• 2024: 492.713 penumpang (tren peningkatan berkelanjutan)

• 2025 (hingga 1 November): 423.984 penumpang

Dengan komitmen Semakin Melayani, Stasiun Kertapati dapat terus menjadi pusat aktivitas transportasi yang modern tanpa melupakan nilai sejarahnya. Melalui peningkatan layanan digital, perbaikan fasilitas penumpang, serta penguatan aspek keselamatan perjalanan, KAI bertekad mewujudkan transportasi kereta api yang semakin andal, efisien, dan berkelanjutan sehingga stasiun Kertapati dapat terus menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Sumatera Selatan, serta terus berkontribusi bagi kemajuan transportasi dan perekonomian daerah,” tutup Aida

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Ride On Scrubber, Si Kecil Andalan Resclean Buat Lantai Stasiun Bersih
KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake
Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ride On Scrubber, Si Kecil Andalan Resclean Buat Lantai Stasiun Bersih

Senin, 2 Februari 2026 - 09:00 WIB

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Berita Terbaru

Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Senin, 2 Feb 2026 - 07:00 WIB