Surfaktan pada Pasta Gigi: Peran SLS dan SDS dalam Membersihkan Gigi

- Editor

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surfaktan pada pasta gigi, terutama Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Dodecyl Sulfate (SDS), memainkan peran penting dalam membersihkan gigi dengan efektif. Keduanya membantu membentuk busa, meningkatkan daya sebar pasta gigi, dan mengangkat kotoran dengan lebih baik.

Namun, bagi individu dengan gusi sensitif atau rentan terhadap iritasi, sebaiknya memilih pasta gigi dengan surfaktan yang lebih lembut untuk menghindari efek samping seperti mulut kering atau sariawan.

Dengan memahami peran surfaktan dalam pasta gigi, Anda dapat memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan kesehatan mulut Anda.

Surfaktan pada pasta gigi berperan penting dalam membantu membersihkan plak, sisa makanan, dan minyak di rongga mulut. Surfaktan bekerja dengan menurunkan tegangan permukaan air, sehingga dapat menyebar lebih merata, membentuk busa, dan membantu mengangkat kotoran dengan lebih efektif. 

Dua surfaktan anionik yang umum digunakan dalam pasta gigi adalah Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Dodecyl Sulfate (SDS). Keduanya berfungsi untuk menangkap kotoran minyak dan lemak, membuatnya lebih mudah dibilas saat menyikat gigi. 

Baca Juga :  Lintasarta Perkuat Ekosistem Talenta Digital Bangsa

Fungsi SLS dan SDS sebagai Surfaktan pada Pasta Gigi 

Fungsi Surfaktan SLS dan SDS pada Pasta Gigi

SLS dan SDS bekerja dengan cara membentuk misel, yaitu struktur molekul yang dapat menangkap minyak dan kotoran, lalu mengangkatnya saat berkumur. 

Dampak SLS dan SDS dalam Pasta Gigi 

Keuntungan Penggunaan SLS dan SDS 

1. Membersihkan gigi dengan efektif karena daya emulsi yang kuat terhadap kotoran dan lemak. 

2. Membantu pembentukan busa yang membuat pasta gigi lebih menyebar dengan baik di mulut. 

3. Meningkatkan daya sebar pasta gigi, memastikan bahan aktif lain seperti fluoride terdistribusi merata. 

Efek Samping Penggunaan SLS dan SDS 

1. Dapat menyebabkan iritasi pada orang dengan gusi sensitif atau yang rentan terhadap sariawan. 

Baca Juga :  Executive Business Forum: Indonesia Dapat Menjadi Peringkat 7 GDP Tertinggi Dunia Melalui Adaptasi AI

2. Bisa menghilangkan kelembapan alami mulut, menyebabkan sensasi kering setelah menyikat gigi. 

3. Beberapa orang mengalami reaksi alergi ringan, seperti perasaan terbakar atau ketidaknyamanan di mulut. 

Untuk mengatasi efek samping ini, beberapa merek pasta gigi kini menawarkan formula bebas SLS, menggunakan surfaktan yang lebih lembut seperti Cocamidopropyl Betaine atau Sodium Lauroyl Sarcosinate. 

Tempat Membeli Surfaktan untuk Pasta Gigi 

Jika Anda mencari surfaktan berkualitas tinggi untuk formulasi pasta gigi, Bahtera Adi Jaya menyediakan berbagai jenis surfaktan. Produk ini telah banyak digunakan dalam industri perawatan mulut karena efektivitasnya dalam membersihkan dan menghasilkan busa. Anda dapat memperoleh surfaktan ini melalui Bahtera Adi Jaya sebagai distributor bahan kimia terpercaya untuk industri kosmetik dan perawatan pribadi. 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe
Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026
Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Siap Akomodasi Mobilitas Lebaran 2026, KAI–DJKA Pastikan Seluruh Layanan LRT Jabodebek Siap Operasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 14:01 WIB

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

Siap Akomodasi Mobilitas Lebaran 2026, KAI–DJKA Pastikan Seluruh Layanan LRT Jabodebek Siap Operasi

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

OAKHOUSE Berpartisipasi dalam JAPAN EDUCATION FAIR 2026 untuk Mendukung Studi di Jepang bagi Orang Indonesia yang Belajar Bahasa Jepang melalui Hunian

Berita Terbaru