Tanggap Darurat Banjir Maluku Utara, Kementerian PU Identifikasi Titik Kritis dan Siagakan Alat Berat

- Editor

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 15 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons bencana banjir yang melanda Provinsi Maluku Utara pada Januari 2026 dengan melakukan upaya tanggap darurat. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Kementerian PU telah melakukan identifikasi lapangan pada Selasa (13/1/2026) dan menyiagakan alat berat untuk menangani dampak kerusakan infrastruktur sumber daya air (SDA) di dua lokasi.

Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan keberlanjutan fungsi
infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah dalam masa tanggap darurat
ini.

“Kementerian PU
berkomitmen hadir cepat di lokasi terdampak bencana. Identifikasi dan survei
lapangan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk
pengerahan alat berat agar risiko banjir susulan dapat diminimalkan,” ujar
Menteri Dody.

Berdasarkan
hasil identifikasi, penanganan darurat akan dilakukan di dua lokasi terdampak
cukup parah, yakni Sungai Ake Aru di Kecamatan Galela Utara, Kabupaten
Halmahera Utara, dan Sungai Ibu di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Jelaskan, Pelanggan Masih Dapat Melakukan Pemesanan Tiket Kereta Api Meskipun KTPnya Hilang

Di Kabupaten
Halmahera Utara, tepatnya di Sungai Ake Aru, tim melakukan pemetaan lokasi dan
pengecekan kondisi infrastruktur sungai serta jembatan terdampak banjir. Hasil
identifikasi teknis menunjukkan adanya perubahan alur sungai dan sedimentasi
yang berpotensi mengganggu kapasitas tampung sungai, sehingga memerlukan
penanganan teknis segera.

Sementara itu,
di Sungai Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, telah terjadi kerusakan pada tebing
sungai dan muara anak sungai yang memicu genangan di permukiman warga. Tim BWS
Maluku Utara telah memetakan titik-titik kritis, terutama pada bagian tebing
sungai yang mengalami longsor, guna mencegah dampak yang lebih luas.

Kepala BWS
Maluku Utara, M. Saleh Talib, menyampaikan bahwa hasil survei lapangan tersebut
digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan teknis, baik untuk penanganan
darurat maupun rekonstruksi lanjutan. Guna mendukung upaya tersebut,
Kementerian PU memastikan kesiapan alat berat di lokasi bencana.

Baca Juga :  Jadwal Imunisasi IDAI Terbaru, Yuk Catat!

“Dalam masa
tanggap darurat, alat berat kami siagakan untuk pekerjaan pembersihan material
sedimen, perbaikan alur sungai, serta pengamanan tebing dan infrastruktur
sungai agar fungsi sungai dapat segera pulih dan risiko banjir berulang dapat
ditekan,” tegas Saleh.

Saleh
menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan
pemerintah daerah dan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan
penanganan banjir berjalan efektif, terintegrasi, serta menjamin keamanan
permukiman warga dan infrastruktur publik.

Kementerian PU
akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah
penanganan lanjutan berdasarkan evaluasi teknis. Langkah ini merupakan wujud
nyata komitmen Kementerian PU dalam menjaga ketahanan infrastruktur sumber daya
air dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake
Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 09:00 WIB

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

Senin, 2 Februari 2026 - 07:00 WIB

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Berita Terbaru

Bisnis

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Senin, 2 Feb 2026 - 07:00 WIB