Tren Positif, Pembiayaan Investasi BRI Finance Capai 10,83% YoY per September 2025

- Editor

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Oktober 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, menunjukkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025. Hingga September, perusahaan berhasil mencatat pertumbuhan pembiayaan investasi sebesar 10,83% secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan porsi investasi yang kini mencapai sekitar 31% dari total portofolio. Tren pertumbuhan ini menegaskan posisi BRI Finance sebagai salah satu pemain kunci di industri multifinance, yang mampu menjaga ekspansi portofolio di tengah kondisi ekonomi global dan domestik masih dinamis.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menjelaskan bahwa permintaan pembiayaan investasi dipengaruhi oleh tingkat suku bunga, stabilitas ekonomi, dan prospek pertumbuhan sektor riil. “Permintaan pembiayaan investasi saat ini sangat dipengaruhi oleh suku bunga, inflasi, dan prospek sektor riil. Ketika tingkat suku bunga dan inflasi terkendali, kepercayaan pelaku usaha meningkat, sehingga mendorong permintaan pembiayaan, terutama di sektor-sektor produktif,” ujar Wahyudi.

Sejauh ini, sektor konstruksi menjadi penyerap utama pembiayaan investasi BRI Finance, dengan objek utama berupa alat berat, kendaraan operasional, dan proyek investasi produktif lainnya. Menurut Wahyudi, permintaan dari sektor ini tetap tinggi seiring berlanjutnya proyek infrastruktur dan pembangunan nasional. “Permintaan dari sektor konstruksi tetap tinggi, mendorong kebutuhan pembiayaan untuk alat berat, kendaraan operasional, serta proyek investasi produktif lainnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Puluhan Penumpang Tertinggal Selama Nataru, KAI Divre IV Tanjungkarang Imbau Datang Lebih Awal

Wahyudi mengungkapkan bahwa ketidakpastian ekonomi, selektivitas debitur, risiko kredit, dinamika suku bunga, dan perlambatan beberapa sektor juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Untuk mengantisipasi hal ini, perusahaan memperkuat analisis kelayakan, manajemen risiko, strategi pembiayaan selektif dan terdiversifikasi, serta mempercepat digitalisasi proses agar penyaluran pembiayaan lebih cepat, efisien, dan tetap prudent.

Sumber data industri menunjukkan bahwa pembiayaan investasi di sektor multifinance nasional per Juni 2025 mencapai Rp177,33 triliun, tumbuh 8,18% YoY, meski secara bulanan terjadi sedikit koreksi sebesar 0,56% dari posisi sebelumnya Rp178,38 triliun. Dengan demikian, pertumbuhan BRI Finance yang mencapai 10,83% YoY menunjukkan performa di atas rata-rata industri, menegaskan posisi perusahaan yang kompetitif di segmen produktif.

Selain fokus pada pembiayaan investasi korporasi, BRI Finance juga memperluas portofolionya ke pembiayaan kendaraan bermotor untuk masyarakat. Produk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) menawarkan tenor fleksibel dan bunga kompetitif, sehingga nasabah dapat memiliki kendaraan andal untuk perjalanan jarak jauh. Bagi mereka yang membutuhkan pencairan cepat, tersedia BRI Flash, solusi pembiayaan dengan pencairan hingga 90% dari nilai kendaraan yang dijaminkan, memungkinkan nasabah fokus menyiapkan perjalanan tanpa terbebani biaya awal besar.

Baca Juga :  Mobil Bekas Impian Kini Mudah Digapai Bersama BRI Finance

Tak hanya itu, BRI Finance menghadirkan promo menarik untuk kendaraan. Bagi mobil baru, tersedia bunga mulai dari 0% dengan tenor 6 dan 12 bulan khusus nasabah BRI. Sementara mobil bekas ditawarkan dengan bunga mulai dari 0,8% per bulan, dan sepeda motor baru dengan bunga 0,7% per bulan. Beragam opsi ini memastikan nasabah dapat memilih pembiayaan sesuai kebutuhan, baik untuk tujuan konsumtif maupun produktif.

Secara keseluruhan, kinerja BRI Finance hingga kuartal ketiga 2025 menunjukkan keseimbangan antara pertumbuhan dan manajemen risiko. Dengan strategi digitalisasi, selektivitas debitur yang ketat, dan fokus pada segmen yang tepat, perusahaan optimistis dapat terus memperkuat posisinya di pasar pembiayaan, sambil memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami ingin menjadi solusi pembiayaan yang komprehensif, tidak hanya bagi pelaku industri dan korporasi, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan akses keuangan mudah, cepat, dan aman,” kata Wahyudi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:00 WIB

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Berita Terbaru