Verihubs Kenalkan Teknologi Deepfake Detection untuk e-KYC

- Editor

Rabu, 6 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Verihubs menghadirkan teknologi Deepfake Detection berbasis AI sebagai solusi atas maraknya penipuan identitas digital yang semakin canggih. Dengan kemampuan mendeteksi manipulasi deepfake pada video dan gambar, teknologi ini membantu perusahaan di industri keuangan, marketplace, dan lainnya melindungi keamanan data pelanggan, memastikan proses e-KYC yang lebih aman dan terpercaya di era digital.

Jakarta, 1 November 2024 – Verihubs, perusahaan terkemuka asal Indonesia dalam solusi verifikasi identitas digital, memperkenalkan teknologi terbaru bernama Deepfake Detection dengan berbasis AI untuk memperkuat keamanan proses e-KYC (electronic Know Your Customer). Teknologi ini dirancang untuk membantu perusahaan mencegah berbagai bentuk penipuan identitas yang semakin berkembang di era digital.

Setelah di bulan lalu Verihubs baru saja memperkenalkan inovasi Face Recognition Vending Machine, kini mereka kembali meluncurkan teknologi terbaru yaitu Deepfake Detection. Teknologi ini mampu mendeteksi video atau gambar secara mendalam untuk mengidentifikasi potensi percobaan penipuan menggunakan Deepfake.. 

Baca Juga :  Pesatnya Pertumbuhan Konten Kreator, URALA Indonesia Ajak Masyarakat Waspadai Penipuan

Alasan Verihubs menciptakan teknologi ini adalah adanya ancaman penipuan identitas yang berbasis generative AI (GenAI) dalam beberapa tahun terakhir, seperti penggunaan dokumen palsu atau penyamaran digital, menjadi tantangan yang serius bagi perusahaan dalam menjaga keaslian data pelanggan mereka.

“Deepfake Detection kami menawarkan perlindungan tambahan bagi perusahaan yang memerlukan proses verifikasi identitas yang lebih ketat. Berbagai cara untuk melakukan deepfake dapat ditemukan online, dengan menggunakan macam-macam AI tools. Kami terus melakukan monitoring, riset, dan testing secara internal untuk memastikan bahwa kapabilitas produk kami akan terus berkembang mengikuti teknologi deepfake yang semakin maju.” ujar Brahmastro Kernaraman, Head of AI Verihubs.

Teknologi ini relevan untuk berbagai industri yang melakukan proses e-KYC, mulai dari lembaga keuangan, platform marketplace, hingga aplikasi ride-hailing dan travel. Dengan meningkatnya jumlah pelanggan yang melakukan transaksi digital, menjaga keamanan data dan mencegah penyalahgunaan identitas adalah prioritas bagi setiap perusahaan.

Baca Juga :  Sambut Plastic Free July, LindungiHutan Dorong Aksi Penanaman Pohon

“Verihubs terus berinovasi dalam memberikan solusi verifikasi identitas yang tidak hanya aman tapi juga efisien. Teknologi deepfake detection kami merupakan lompatan besar dalam melindungi bisnis dari ancaman penipuan digital, memastikan kepercayaan di era transformasi digital yang terus berkembang. Dengan Verihubs, Anda tidak hanya siap menghadapi tantangan hari ini, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk masa depan,” tambah Rick Firnando, CEO Verihubs.

Dengan hadirnya Deepfake Detection dari Verihubs, perusahaan-perusahaan kini memiliki alat yang lebih canggih untuk menghadapi perkembangan teknologi AI di jaman sekarang, sambil tetap mempertahankan keamanan & efisiensi perusahaan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal

Berita Terbaru