Wapres Gibran Tinjau Panen Raya Tebu dan Program Swasembada Gula di Kebun Jolondoro Banyuwangi

- Editor

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan Kunjungan Kerja ke Kebun Tebu Jolondoro di Banyuwangi, Jawa Timur, milik PTPN Group, pada 23 Juni 2025. Kunjungan bertajuk “Menuju Swasembada Gula Nasional & Ketahanan Energi” ini bertujuan mendukung program swasembada gula nasional.

Kebun Tebu Jolondoro dikelola oleh Manajemen KSO antara PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan PTPN I. Di area seluas 802,89 hektare tersebut, dilaksanakan Panen Raya Tebu Bersama dan Tanam Tebu Perdana Masa Tanam 2025/2026. Wakil Presiden juga menyapa petani tebu dari seluruh Indonesia secara daring dan menyalurkan bantuan simbolis berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus petani tebu, serta bantuan pompa air Irigasi Manis.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan bahwa peningkatan kinerja produktivitas dan keterlibatan petani dalam sistem kemitraan adalah bentuk nyata transformasi bisnis perkebunan yang lebih inklusif dan berbasis keberlanjutan. “Kami terus berupaya memperkuat model kemitraan yang adil dan terukur, agar petani rakyat tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga bagian dari rantai nilai industri yang sehat dan efisien,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Logistik Wujudkan Komitmen Green Logistics Melalui Transparansi Jejak Karbon di Invoice Pelanggan

Ia menambahkan bahwa langkah-langkah integratif yang dilakukan oleh PTPN melalui SGN di Banyuwangi ini mencerminkan pendekatan transformasi yang tengah dijalankan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) secara menyeluruh. “Kami tidak hanya berbicara soal on-farm productivity, tapi juga konsolidasi tata kelola, efisiensi biaya produksi, serta jaminan kontinuitas pasokan dari hulu ke hilir,” jelas Denaldy.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas kebun Jolondoro menjadi bukti konkret keberhasilan kolaborasi antara perusahaan dan petani. “Kebun Jolondoro telah menunjukkan peningkatan produktivitas yang signifikan, dari 69 ton per hektare pada 2023, naik menjadi 97 ton per hektare pada 2024, dan ditargetkan mencapai 114 ton per hektare pada 2025,” ujarnya.

Mahmudi menambahkan bahwa pembinaan kepada petani tebu dilakukan melalui program Irigasi Manis, fasilitasi akses pupuk, penyaluran KUR Klaster Glenmore, serta kegiatan pelatihan dan kunjungan lapangan (LAKU). Total kontribusi petani rakyat terhadap bahan baku tebu (BBT) di Pabrik Gula Glenmore terus meningkat dari 9,9% pada 2023 menjadi prediksi 12% di tahun 2025, dengan total lahan kemitraan petani seluas 1.307,48 hektare yang tersebar di Banyuwangi dan Jember.

Baca Juga :  Barantum CRM AI: Tingkatkan Produktivitas Tim Customer Service Anda

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Wapres Gibran turut didampingi oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna, dan Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi. Turut hadir pula, antara lain perwakilan Forkopimda Jawa Timur, Himbara (Himpunan Bank Negara), para petani, planters SGN, dan agripreneur dari wilayah sekitar.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek
Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan
Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 26% di Januari 2026, Tunjukkan Pergeseran Mobilitas Perkotaan di Jabodebek

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Transformasi Digital Perkuat Kinerja Operasional IPCC Terminal Kendaraan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:00 WIB

Dinamika Awal Tahun, BRI Finance Terapkan Strategi Pembiayaan Kompetitif

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:01 WIB

Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:01 WIB

Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025

Berita Terbaru