Waspadai Ciri-Ciri Penyakit Sifilis pada Wanita

- Editor

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, termasuk wanita, dan memiliki tahapan perkembangan yang berbeda dengan gejala yang bervariasi. Penting untuk mengenali ciri-ciri penyakit sifilis pada wanita agar penanganan bisa dilakukan lebih dini dan komplikasi yang serius dapat dihindari.

Tahapan dan Ciri-Ciri Penyakit Sifilis pada Wanita

Berikut tahapan dan ciri-ciri penyakit sifilis pada wanita:

Sifilis Primer

Muncul luka kecil yang biasanya tidak terasa sakit. Luka sering ditemukan di area genital, anus, mulut, atau bibir dan akan sembuh sendiri dalam beberapa minggu, tetapi infeksi tetap ada dalam tubuh.

Sifilis Sekunder

Ruam kulit yang biasanya muncul di telapak tangan dan kaki, tetapi bisa juga di bagian tubuh lainnya. Gejala lain meliputi demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, rambut rontok, nyeri otot, dan kelelahan.

Baca Juga :  Ketidakpastian Ekonomi dan Pengeluaran Pasca Lebaran, Karyawan Butuh Dukungan Finansial yang Aman

Meski begitu, gejala ini sering hilang tanpa pengobatan, tetapi penyakit bisa berlanjut ke tahap berikutnya.

Sifilis Laten (Tersembunyi)

Tidak ada gejala yang jelas pada tahap ini. Infeksi tetap ada dan bisa berlangsung selama bertahun-tahun jika tidak diobati.

Sifilis Tersier

Tahap ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada organ tubuh, seperti otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi.

Gejala meliputi kelumpuhan, kebutaan, demensia, atau kerusakan organ lainnya.

Penyebab dan Penularan Sifilis

Sifilis dapat menular melalui kontak langsung dengan luka sifilis selama aktivitas seksual, melalui cairan tubuh, seperti darah, hingga dari ibu yang terinfeksi kepada janin selama kehamilan, yang disebut sifilis kongenital.

Pencegahan Sifilis

Setelah mengetahui penyebab dan penularannya, berikut langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

Gunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mengurangi risiko penularan.

Hindari berganti-ganti pasangan seksual tanpa mengetahui status kesehatan mereka.

Baca Juga :  Freelancer jadi kunci transformasi bisnis di Indonesia

Lakukan tes IMS secara rutin, terutama jika Anda aktif secara seksual atau memiliki pasangan baru.

Hindari kontak langsung dengan luka atau ruam yang mencurigakan pada tubuh pasangan.

Wanita hamil harus menjalani pemeriksaan rutin untuk mendeteksi sifilis dini.

Seperti Apa Pengobatannya?

Sifilis dapat diobati dengan antibiotik, terutama penisilin. Semakin dini penyakit ini didiagnosis dan diobati, semakin kecil risiko komplikasi jangka panjang. Penting untuk mengikuti pengobatan sesuai anjuran dokter dan menghindari kontak seksual sampai pengobatan selesai.

Segera temui dokter jika melihat gejala seperti luka atau ruam yang tidak biasa di tubuh, memiliki riwayat kontak dengan pasangan yang terdiagnosis sifilis atau IMS lainnya, hingga merasa cemas dengan kesehatan reproduksi.

Temukan informasi seputar kesehatan wanita lainnya di blog Yoona atau temukan produk kewanitaan yang aman untuk kesehatan di Yoona Shop.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:00 WIB

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:01 WIB

Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:01 WIB

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:00 WIB

Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Pemesanan Tiket KA Angkutan Lebaran 1447 H, Hingga H-4 Sudah Dapat Dipesan, Daop 7 Madiun Tembus 19.110 Pelanggan

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:00 WIB

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:01 WIB

Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:00 WIB

Lindungi Pekerja Operasional, KAI Divre III Gandeng PJK3 Pastikan Standar K3 Optimal

Berita Terbaru