Wujudkan Melek Finansial Digital Bagi Perempuan, BRI Finance Dukung Program Literasi Bersama PIISEI

- Editor

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 23 Mei 2025 – Di tengah pesatnya transformasi digital, literasi keuangan menjadi kunci utama dalam membentuk masyarakat yang cerdas secara finansial. Melalui kegiatan edukatif bertajuk “Cerdas Berinvestasi & Bertransaksi di Era Digital”, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) bersama Perkumpulan Ikatan Istri Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) berupaya memperluas jangkauan edukasi keuangan bagi masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan aman di era digital, tetapi juga memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama dalam ketahanan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.000 peserta, baik secara daring maupun luring, dan berlangsung di Menara Radius Prawiro, Gedung OJK, Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Mei 2025. Acara turut dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, Ketua Bidang Pendidikan PIISEI Pusat Isma Firdaus Djaelani, serta Ketua Dewan Pembina Ikatan Istri Pegawai OJK, Hornita M. Siregar.

Isma Firdaus Djaelani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PIISEI dalam mendukung program literasi keuangan nasional. “Kami percaya bahwa ibu yang cerdas secara finansial dapat membangun keluarga yang kuat dan masyarakat yang sejahtera. Kami ingin mengajak para ibu untuk terus belajar, meningkatkan pengetahuan, dan menjadi agen perubahan yang aktif dalam membangun kesejahteraan di mana pun berada,” ungkapnya.

Baca Juga :  Vishnu, Perjalanan dari Penjaga Pos Parkir hingga Peraih Penghargaan Personal Development di JCI Badung Bali

Di era digital saat ini, akses terhadap produk keuangan menjadi semakin mudah dan cepat. Hanya dengan sentuhan jari, siapa pun dapat berinvestasi atau melakukan transaksi. Namun, di balik kemudahan tersebut, masih banyak masyarakat yang belum memiliki pemahaman yang memadai tentang risiko keuangan digital, seperti penipuan online, investasi ilegal, atau pengelolaan keuangan yang kurang tepat. Oleh karena itu, edukasi tentang cara kerja produk keuangan digital, identifikasi entitas legal, serta pemahaman atas manfaat dan resikonya sangat penting, terutama bagi perempuan yang memegang peran strategis dalam mengelola keuangan keluarga.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan literasi keuangan. “Literasi keuangan adalah fondasi kemandirian. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan membantu mereka mengambil keputusan finansial yang cerdas. Kolaborasi semacam ini akan terus kami dukung dan galakkan sebagai bagian dari komitmen BRI Finance dalam mendampingi masyarakat modern.”

Baca Juga :  RS Agro Medika Nusantara Subang, Jejak Sejarah Perkebunan yang Kini Jadi Pusat Layanan Kesehatan Modern Holding Perkebunan Nusantara

Sebagai bagian dari rangkaian acara, digelar pula sesi talkshow yang menghadirkan beragam perspektif. Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Cecep Setiawan, menyampaikan materi mengenai peran OJK dan pentingnya kewaspadaan terhadap entitas keuangan ilegal. Perencana keuangan Prita Ghozie membagikan tips praktis perencanaan keuangan dan strategi investasi yang sesuai, sementara aktris dan pelaku UMKM Asri Welas berbagi pengalaman pribadi mengenai modus penipuan keuangan yang pernah ia alami.

Menutup kegiatan, Wahyudi menambahkan, “Edukasi keuangan bukan hanya soal angka, tapi juga tentang membangun kesadaran dan kepercayaan diri dalam mengelola keuangan. BRI Finance sebagai mitra pembiayaan multiguna berkomitmen untuk terus mendukung terbentuknya ekosistem keuangan digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.”

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Maraton Kreativitas 48 Jam Global Game Jam Makassar 2026 Lahirkan 10 Gim Karya Talenta Lokal
Di Tengah Volatilitas Pasar, Bittime Buka Waitlist Beta Futures dengan Trial Funds hingga $1.500 USDT
Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe
Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025
Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026
Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026
Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

Maraton Kreativitas 48 Jam Global Game Jam Makassar 2026 Lahirkan 10 Gim Karya Talenta Lokal

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

Di Tengah Volatilitas Pasar, Bittime Buka Waitlist Beta Futures dengan Trial Funds hingga $1.500 USDT

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Alcavella Gelar “Harmoni dalam Kebersamaan” Bersama BM Boutiqe

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Tembus 598 Ribu di Januari 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh, Menteri PU Pastikan Konstruksi Cepat, Tepat, dan Berkualitas

Senin, 2 Februari 2026 - 14:01 WIB

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru