250 Ribuan Orang Gunakan KA Jarak Jauh di Daop 6 pada Periode Libur Panjang Idul Adha 1446 H

- Editor

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama enam hari tersebut, tercatat total volume keberangkatan dan kedatangan penumpang kereta api (KA) jarak jauh di Daop 6 Yogyakarta mencapai 250.570 penumpang. Rinciannya adalah jumlah kedatangan penumpang KA jarak jauh sebanyak 126.449 penumpang dan keberangkatan sebanyak 124.121 penumpang.

KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat pergerakan penumpang yang signifikan selama periode libur panjang Idul Adha 1446 H/ 2025, yakni dari Kamis (5/6) hingga Selasa (10/6).

Selama enam hari tersebut, tercatat total volume keberangkatan dan kedatangan penumpang kereta api (KA) jarak jauh di Daop 6 Yogyakarta mencapai 250.570 penumpang. Rinciannya adalah jumlah kedatangan penumpang KA jarak jauh sebanyak 126.449 penumpang dan keberangkatan sebanyak 124.121 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 14% dibanding periode yang sama pada pekan sebelumnya dimana terdapat libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus. Periode yang sama pekan sebelumnya yaitu Kamis (29/5) hingga Selasa (3/6), tercatat volume total penumpang KA jarak jauh sebanyak 220.225 penumpang.

“Peningkatan ini menunjukkan tren positif mobilitas masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi andalan selama masa libur panjang. Selain itu, hal ini juga menjadi indikator kepercayaan pelanggan terhadap peningkatan layanan perkeretaapian di Indonesia,” ujar Feni.

Baca Juga :  Kuliah di Bandung: Panduan Memilih Kampus Terbaik untuk Masa Depan Cemerlang

Feni melanjutkan, stasiun dengan volume kedatangan tertinggi yaitu Stasiun Yogyakarta sebanyak 56.330 penumpang, kemudian Stasiun Lempuyangan sebanyak 26.712 penumpang, Stasiun Solo Balapan sebanyak 23.962 penumpang, dan Stasiun Klaten sebanyak 6.273 penumpang.

Kemudian, stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi yaitu Stasiun Yogyakarta sebanyak 55.155 penumpang, kemudian Stasiun Lempuyangan sebanyak 25.493 penumpang, Stasiun Solo Balapan sebanyak 21.931 penumpang, dan Stasiun Klaten sebanyak 7.108 penumpang.

Puncak arus keberangkatan terjadi pada Kamis (5/6) yakni sebanyak 28.592 penumpang. Menariknya jumlah keberangkatan yang hampir sama juga terjadi pada Senin (9/6) sebanyak 27.345 penumpang. Sedangkan pada arus kedatangan juga terdapat 2 gelombang yaitu tertinggi Senin (9/6) kemarin sebanyak 27.461 penumpang, dan kedua pada Kamis (5/6) sebelumnya sebanyak 25.784 penumpang.

“Polanya cukup menarik, karena terjadi dua gelombang besar keberangkatan dan kedatangan, baik di awal maupun akhir periode libur. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan libur panjang tidak hanya untuk mudik atau berlibur ke kampung halaman untuk momen berkumpul dengan keluarga, tetapi juga untuk perjalanan wisata ke wilayah Daop 6 seperti Yogyakarta dan sekitarnya,” jelas Feni.

Baca Juga :  Vale Indonesia Perkuat Komitmen Pertambangan Berkelanjutan

Ia menambahkan bahwa tingginya arus kedatangan dan keberangkatan dalam dua waktu berbeda menjadi indikasi bahwa Daop 6 tidak hanya menjadi daerah asal penumpang, tetapi juga destinasi favorit untuk berwisata selama libur panjang Idul Adha.

“Hal ini sekaligus memperkuat posisi kota Yogyakarta, Klaten, Solo, dan sekitarnya sebagai salah satu destinasi unggulan nasional, dan KAI siap mendukung konektivitasnya melalui layanan kereta api yang andal,” tutup Feni.

Feni menambahkan bahwa KAI Daop 6 senantiasa melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan, khususnya pada periode peak season seperti libur panjang.

Dengan tren pergerakan penumpang yang terus meningkat, KAI Daop 6 akan terus berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memastikan operasional berjalan aman, lancar, dan sesuai harapan pelanggan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama. KAI Daop 6 terus berinovasi agar perjalanan tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman bertransportasi masyarakat,” tutup Feni.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Cara Membaca Pergerakan Sideways dalam Analisis Teknikal
Geely Mengungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026
PTPP Optimis Rampungkan Proyek Sekolah Rakyat Aceh Tepat Waktu, Capaian Progres Lampaui Target
Satukan Leadership dan Personal Branding Dalam Pengembangan SDM, KLTC Melakukan MoA Dengan Pamoraya Agency
Konsistensi yang Dijaga: BINUS University Kembali Jadi PTS Nomor 1 di Indonesia versi THE Asia University Rankings 2026
Emas Turun, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Likuiditas Tanpa Menjual Aset
Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari
Harga Emas Tertekan, Risiko Turun ke 4.480 Masih Terbuka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:01 WIB

Cara Membaca Pergerakan Sideways dalam Analisis Teknikal

Selasa, 28 April 2026 - 14:01 WIB

Geely Mengungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026

Selasa, 28 April 2026 - 14:01 WIB

PTPP Optimis Rampungkan Proyek Sekolah Rakyat Aceh Tepat Waktu, Capaian Progres Lampaui Target

Selasa, 28 April 2026 - 13:00 WIB

Konsistensi yang Dijaga: BINUS University Kembali Jadi PTS Nomor 1 di Indonesia versi THE Asia University Rankings 2026

Selasa, 28 April 2026 - 12:01 WIB

Emas Turun, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Likuiditas Tanpa Menjual Aset

Selasa, 28 April 2026 - 12:00 WIB

Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari

Selasa, 28 April 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Tertekan, Risiko Turun ke 4.480 Masih Terbuka

Selasa, 28 April 2026 - 11:00 WIB

Resilien di Tengah Koreksi Harga Batubara, Pembiayaan Alat Berat BRI Finance Tetap Ekspansif

Berita Terbaru

Bisnis

Cara Membaca Pergerakan Sideways dalam Analisis Teknikal

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:01 WIB