SPBU Landau Mumbung: “Kami Patuh Aturan, Mohon Media Jangan Asal Memberitakan

- Editor

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Algarinews.com – Melawi, Kalimantan Barat – 1 Juni 2025 Pihak pengelola APMS SPBU Nomor: 6679603 Landau Mumbung, Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menuding adanya pelanggaran dan kebohongan dalam penyaluran BBM kepada masyarakat. Klarifikasi ini disampaikan oleh Juliansyah, selaku pengelola dan manajer SPBU, pada 1 Juni 2025.

Menurut Juliansyah, pihak SPBU telah menjalankan semua prosedur dan aturan yang berlaku dalam pelayanan BBM kepada masyarakat, sub-penyalur, maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu berupaya transparan dan terbuka, siap memberikan penjelasan kepada siapa pun, termasuk jurnalis, asalkan sesuai prosedur dan sopan santun.

> “Seharusnya teman-teman media lebih profesional. Pernahkah rekan-rekan media datang dan bertanya langsung pada masyarakat dan kami selaku pengelola SPBU? Jangan hanya mengambil foto atau video tanpa izin, tanpa bertanya, dan kemudian langsung menyimpulkan tanpa data akurat,” ujar Juliansyah.

Baca Juga :  Sambut Hari Dharma Samudera, Lanal Dumai Laksanakan Ziarah Rombongan Di TMP Kota Dumai

Lebih lanjut, Juliansyah menekankan pentingnya kode etik jurnalistik yang menjadi landasan seorang jurnalis saat bertugas. Menurutnya, prinsip 5W+1H (What, Who, Where, When, Why, How) harus dijalankan secara benar untuk menjaga akurasi dan kebenaran informasi yang disajikan.

> “Jangan sampai membuat masyarakat gaduh karena pemberitaan yang tidak benar. Sampaikan data dan fakta yang akurat. Bangun komunikasi yang baik. Mari kita sama-sama membangun dan memberitakan yang benar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.

Juliansyah juga menyoroti praktik beberapa oknum yang kerap mengambil foto atau gambar dari orang lain, kemudian membuat pemberitaan seolah-olah dirinya hadir langsung di lapangan. Padahal, kata dia, hal tersebut melanggar etika jurnalistik dan dapat merugikan pihak lain.

> “Mohon teman-teman media untuk introspeksi diri. Gunakan etika, sikap saling menghormati, dan budaya yang baik. Jadilah jurnalis yang benar-benar hadir untuk masyarakat, bukan hanya mencari sensasi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Transmigrasi Diprotes Tokoh Adat Kalbar: Pemerintah Dinilai Abai Terhadap Masalah Lama

*CATATAN UNTUK MEDIA*

Dalam penerbitan berita, kode etik jurnalistik dan SOP jurnalis wajib dijalankan, antara lain:

✅ Verifikasi Data

Data dan fakta harus diverifikasi dengan narasumber utama (pihak SPBU dan masyarakat pengguna BBM).

Hindari pemberitaan sepihak yang belum diuji kebenarannya.

✅ Mengutamakan Kepentingan Publik

Tujuan pemberitaan adalah untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan.

✅ Prinsip 5W+1H

Setiap laporan harus menjawab: Apa (What), Siapa (Who), Di mana (Where), Kapan (When), Mengapa (Why), dan Bagaimana (How).

✅ Menghargai Privasi dan Izin

Pengambilan gambar/video harus dengan izin, terutama di area-area terbatas.

✅ Hak Jawab dan Klarifikasi

Beri ruang bagi pihak yang diberitakan untuk memberikan klarifikasi (seperti yang dilakukan pihak SPBU Juliansyah).

✅ Menghindari Hoaks dan Fitnah

Jangan mempublikasikan konten yang tidak akurat atau berpotensi memicu kegaduhan.

Sumber: Juliansyah, Pengelola APMS SPBU Landau Mumbung

Berita Terkait

HUT BRI Ke-130 : Fokus Pada Pemulihan dan Kemanusiaan
HUT Bank BRI Ke- 130 : BRI BO Fatmawati Fokus Pada Pemberdayaan UMKM
Nenek Pelaku Percobaan Tindak Pidana Yang Tidak Mampu Berharap Keadilan Kebijaksanaan Serta Penilaian APH Berdasarkan Fakta Dan Hati Nurani
Presiden Pastikan Pangan Aman dan Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh
Hebat Arifin/Aseng kayu dan RB Rizal back Bandar Judi Togel Diduga Dilindungi Kapolres Deliserdang
Diduga Ada Pungli Tak Terima Diberitakan Kordinator Penyuluhan Pertanian Kota Bandar Lampung Inisial Ds Provokasi Warga Poktan Hingga Mengintimidasi Wartawan
Wo Peraturan Kapolri Yang Di Keluarkan Sendiri Oleh INSTITUSI POLRI: Namun Tidak Pernah Di Jalankan
King Badak: Minta Ketua SPN DPC Lebak Agar Belajar Lagi Tentang Hak Ormas Dan LSM
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 09:50 WIB

HUT BRI Ke-130 : Fokus Pada Pemulihan dan Kemanusiaan

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:35 WIB

HUT Bank BRI Ke- 130 : BRI BO Fatmawati Fokus Pada Pemberdayaan UMKM

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:32 WIB

Nenek Pelaku Percobaan Tindak Pidana Yang Tidak Mampu Berharap Keadilan Kebijaksanaan Serta Penilaian APH Berdasarkan Fakta Dan Hati Nurani

Senin, 8 Desember 2025 - 07:36 WIB

Presiden Pastikan Pangan Aman dan Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh

Minggu, 7 Desember 2025 - 00:31 WIB

Hebat Arifin/Aseng kayu dan RB Rizal back Bandar Judi Togel Diduga Dilindungi Kapolres Deliserdang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:50 WIB

Diduga Ada Pungli Tak Terima Diberitakan Kordinator Penyuluhan Pertanian Kota Bandar Lampung Inisial Ds Provokasi Warga Poktan Hingga Mengintimidasi Wartawan

Senin, 1 Desember 2025 - 21:39 WIB

Wo Peraturan Kapolri Yang Di Keluarkan Sendiri Oleh INSTITUSI POLRI: Namun Tidak Pernah Di Jalankan

Rabu, 26 November 2025 - 09:36 WIB

King Badak: Minta Ketua SPN DPC Lebak Agar Belajar Lagi Tentang Hak Ormas Dan LSM

Berita Terbaru