“Gorengan Bureau” – Kolaborasi Seni dari Dosen DKV School of Design BINUS UNIVERSITY di Museum Macan

- Editor

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 Juni 2025 – Museum Macan dengan bangga mempersembahkan pameran Gorengan Bureau, yang mengajak masyarakat untuk mengeksplorasi seni dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Pameran ini bertujuan untuk menggali bagaimana seni dapat mempengaruhi dan membentuk identitas sosial dalam masyarakat. Gorengan Bureau mengusung konsep ruang seni yang menggabungkan elemen interaktif dan partisipatif. Pengunjung diberikan kesempatan untuk menuliskan gagasan dan visi mereka pada bungkus gorengan, merancang tata peta kota, serta membuat kartu identitas mereka sendiri, yang mencerminkan pandangan sosial dan budaya mereka.

Pameran ini tidak hanya bertujuan untuk menyajikan karya seni, tetapi juga untuk menciptakan interaksi antara seni dan pengunjung, dengan mendorong mereka untuk berpikir kritis tentang bagaimana masyarakat berperan dalam membangun lingkungan mereka. Untuk mewujudkan pameran ini, Museum Macan mengundang Adi Sundoro (Mas Asun), dosen dari DKV New Media BINUS University, untuk berkolaborasi dalam membawa ide-ide kreatif serta teknik seni yang lebih mendalam.

Pameran ini juga bertepatan dengan penyelenggaraan program Nongkrong Pop: Printmaking Sablon, yang merupakan bagian dari School of Design BINUS University. Dalam program ini, Adi Sundoro turut berperan dalam memandu workshop mengenai teknik printmaking dan desain visual. Workshop ini berfokus pada teknik seni cetak dan desain visual, memberikan pengalaman seni yang mendalam serta mengembangkan kreativitas peserta. 

Baca Juga :  BINUS UNIVERSITY Gelar “Future Reflection”: Perayaan Karya Tugas Akhir Mahasiswa Fashion Program

 Bersama dengan Sebastian Advent, dosen lain dari DKV BINUS University, mereka berbagi pengetahuan tentang teknik printmaking dan bagaimana media seni dapat digunakan untuk menyampaikan pesan sosial dan budaya. Selain itu, pameran ini juga mencakup workshop Zine, di mana Karin Josephine, alumni School of Design BINUS University, turut berperan dalam berbagi keterampilan dan wawasan mengenai seni zine.

“Gorengan Bureau bukan hanya sebuah ruang seni, tetapi juga merupakan sarana untuk menciptakan kesadaran sosial mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam merancang kota dan kehidupan sehari-hari kita. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat mengedukasi pengunjung, khususnya anak-anak dan orangtua, untuk lebih memahami pentingnya peran mereka dalam pembangunan masyarakat,” ujar Adi Sundoro, seniman dan dosen DKV BINUS University.

Baca Juga :  Dogecoin Diramal Bakal Meroket, Analis Klaim Peluang Reli 100%: Ini Alasannya!

Harapan dari Gorengan Bureau adalah untuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya visi kota yang inklusif dan berkelanjutan. Pameran ini juga bertujuan untuk mengajak keluarga, terutama anak-anak, untuk berpartisipasi dalam merancang kota mereka sendiri. Inisiatif ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang untuk bermain, tetapi juga sebagai sarana untuk belajar dan 

berinteraksi dengan komunitas melalui seni, memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai peran mereka dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

Melalui kolaborasi ini, BINUS University berharap dapat terus mendorong mahasiswa dan masyarakat luas untuk lebih kritis, kreatif, dan peduli terhadap peran mereka dalam membangun sebuah komunitas yang lebih baik. BINUS University percaya bahwa melalui seni, kita dapat menciptakan ruang untuk berdialog, berpikir lebih dalam, dan membentuk masyarakat yang lebih berempati dan inklusif.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil
Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan
Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00 WIB

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Sabtu, 25 April 2026 - 15:01 WIB

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00 WIB

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 11:01 WIB

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Nyeri Lutut Sering Diabaikan Perempuan, Ini Resiko yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 25 April 2026 - 09:01 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Berita Terbaru